- Sekelompok orang berpakaian sipil bubarkan paksa massa aksi di depan Polda DIY.
- Massa aksi Polda DIY kocar-kacir dipukul mundur kelompok tak dikenal.
- Jalur Ring Road Utara kembali lancar usai pembubaran massa di Polda DIY.
Suara.com - Sekelompok orang memukul mundur massa aksi yang bertahan di depan Markas Kepolisian Daerah (Polda) DIY pada Selasa (24/2/2026) malam. Akibat tindakan tersebut, para pengunjuk rasa dilaporkan berhamburan menyelamatkan diri ke berbagai arah.
Berdasarkan pantauan reporter Suara.com di lokasi, massa mulai dipukul mundur sekitar pukul 20.05 WIB. Belum diketahui secara pasti identitas kelompok tersebut, tapi mereka bergerak secara simultan dari dua arah, yakni sisi barat dan timur.
Ketegangan sempat memuncak kembali saat massa yang bertahan dipaksa menjauh dari reruntuhan gerbang timur yang sebelumnya telah mereka robohkan.
Kelompok yang membubarkan aksi tersebut terlihat hanya mengenakan pakaian sipil tanpa atribut kepolisian. Mereka terus meneriaki massa agar segera meninggalkan lokasi.
"Bubar! Bubar! Bubar!" teriak salah seorang anggota dari kelompok tersebut di tengah kerumunan.
Setelah area depan Mapolda DIY steril dari massa, sejumlah petugas kepolisian langsung bergerak cepat untuk menyingkirkan sisa-sisa blokade serta material reruntuhan yang menghalangi jalan.
Pada pukul 20.22 WIB, arus lalu lintas di jalur Ring Road Utara yang sebelumnya sempat lumpuh total terpantau mulai kembali lancar. Kendaraan dari arah barat maupun timur kini sudah dapat melintasi jalan di depan Mapolda DIY secara normal.
Berita Terkait
Terpopuler
- 4 HP Terbaru 2026 Harga Rp2 Jutaan, Kamera Bagus dan Baterai Besar hingga 7000 mAh
- Silsilah Keluarga Lim Xin Rui yang Resmi Jadi Menantu Hasto Kristiyanto
- Lirik Lagu 'MBG Mas Bahlil Ganteng' yang Viral, Lengkap Asal Usulnya
- 3 Klub Pemain Timnas Indonesia Berhasil Raih Tiket Promosi Musim Ini
- 5 Sunscreen Wardah Terlaris di Shopee Mulai Rp30 Ribuan, Ini Kandungan dan Manfaatnya
Pilihan
-
BREAKING NEWS! Persija Resmi Tidak Perpanjang Kontrak Mauricio Souza
-
Eks Wamenaker Noel Ebenezer: Hukum Mati Saja Saya!
-
Staf Ahli Gubernur Kaltim Bawa-Bawa Status 'Cucu Nabi' demi Redam Demo Massa
-
Cara Buka Tabungan Pesirah Bank Sumsel Babel dari HP, Tak Perlu Antre di Bank
-
Nathalie Holshcer Sebut Pengawal Pribadinya Ditembak Polisi, Minta Tanggung Jawab Polri
Terkini
-
Bocoran Der Spiegel: AS Berencana Pangkas Drastis Kontribusi Militer untuk NATO
-
Misteri CCTV 'Gaib' di Kasus Andrie Yunus: Muncul Saat Rilis, Lenyap di Meja Hijau
-
Fleksibilitas Kerja ASN Perkuat Budaya Kerja Profesional dan Berbasis Kinerja
-
Gagah! Sapi Kurban 'Kelas Berat' 1 Ton Milik Prabowo Tiba di Masjid Istiqlal
-
Siapa Prihatini Cs? Peneliti yang Diduga Tipu Pakar Dunia di Denmark Ternyata Bukan Dosen Lokal
-
Skandal Riset Palsu Demi Travel Grant, UNY Benarkan Rivaldy dan Prihantini Adalah Alumni
-
Pemkab Mojokerto Kucurkan Dana Rp7,5 Miliar untuk Insentif 6 Ribu Guru TPQ
-
Jalur KRL Tangerang Kembali Normal Setelah Tiga Jam Gangguan
-
DPR Setujui RUU Aceh: Zakat Kurangi Pajak, Bandara Dikelola Daerah
-
PMJ Ungkap Peran Obat Keras di Balik Aksi Anarko, Nyali Massa Demo Muncul dari Pil Koplo?