Suara.com - Dea Annisa pernah mendapat beasiswa kelas memasak di Korea Selatan pada 2016. Tahun ini, Dea Annisa pun diajak oleh Korea Tourism Organization (KTO) untuk kembali ke Negeri Ginseng tersebut.
Tujuannya untuk memperkenalkan Glocal Korea ke masyarakat. Konsep tersebut merupakan gabungan dari dua kata global dan lokal, dimana keunikan budaya suatu tempat dapat tersebar ke berbagai komunitas internasional.
"Senang akhirnya bisa kembali ke Korea bersama KTO, setelah sekian lama aku enggak ke sana kali ini ikut Glocal ," kata Dea Annisa ketika ditemui di acara 'Aku dan Korea', di kawasan Thamrin, Jakarta Pusat, baru-baru ini.
Perempuan berusia 26 tahun itu berencana akan ke Korea Selatan bersama KTO akhir tahun ini. Kali ini untuk menikmati destinasi wisata serta budaya-budaya di sana.
"Ke sana kali ini tuh dalam rangka memang buat experience lagi semua hal di sana," ucapnya.
Dea Annisa mengaku antusias karena tahu Korea Selatan dikenal dengan festival budaya yang beragam. Ia pun berencana akan datangi wisata-wisata lokal yang menarik.
"Aku lebih milih ke lokalnya, kayak ke Gapyeong, pengin ngerasain festival-festivalnya mereka, banyak banget. Sama kayak kita sebenarnya culturenya kan banyak jadi aku pengin," jelasnya.
Khususnya, Dea Imut sapaannya ingin menikmati Festival Summer. Ia pun tak sabar untuk menjalaninya.
"Festival Summer itu kayak ada festival main air, jatuhnya kayak water sport dan itu seru banget lihat experience orang-orang yang udah ke sana, gue pengin ngerasain kayak gitu," tuturnya.
Baca Juga: Selamat, Adik Maudy Ayunda Resmi Dilamar Pacar Bulenya
“Seoul memang memesona tetapi Korea Selatan juga memiliki pesona-pesona unik lainnya di Korea seperti yang disebut Dea tadi. Lalu misalnya, Andong atau Gyeongju," kata Irma Maulida, PR & Media Manager KTO Jakarta.
Rencananya, Dea Annisa akan mengelilingi Korea Selatan menikmati wisata lokal, seperti Incheon, Gangwon-do, Daejeon, Chungcheongnam-do, Chungxheongbuk-do, Daegu, Jeollabuk-do, Jeollanam-do dan Gyeongsangnam-do.
Berita Terkait
-
Gokil! Kreator Konten Waldi Sempurna Konsisten Berbagi Puluhan Nasi Kotak Setiap Gajian
-
Givri Taj Cerita Transformasi Lewat Operasi Plastik di Vietnam, Sedot Lemak hingga Fat Grafting
-
Dari Kreator Konten ke Pebisnis, Begini Perjalanan Karier Acil Bintangnya Parfum
-
Kisah TikToker Kiki Jupe, dari Guru Honorer Kini Jadi Pengusaha Kuliner Sukses
-
Pintu Didobrak Hingga Dibentak Oknum Pejabat, Choky Sitohang Alami Intimidasi
Terpopuler
- 10 HP Murah Memori 128 GB dan Kamera Bening di Bawah Rp1,5 Juta untuk Multitasking
- Dicukur Timnas Indonesia 5-1, Pemain Naturalisasi Kamboja Jadi Sasaran Kemarahan Fans
- 7 HP Murah Spesifikasi Terbaik di Bawah Rp2 Juta, Kamera 108 MP hingga NFC
- Bukan Sekadar Urusan Nasi Uduk di Matraman, 'Waspada Skenario Kerusuhan Agustus 2026'
- 9 Rekomendasi Lipstik Tahan Lama yang Cocok untuk Kulit Sawo Matang
Pilihan
-
Hukum Tak Mampu Meyakinkan Publik, Main Hakim Sendiri Jadi Jalan Pintas
-
Rupiah Jebol ke Rp18.083 per Dolar AS, Terpuruk Paling Dalam di Asia usai Perry Warjiyo Mundur
-
Adik Kim Jong un ke Indonesia Cs: Hei Antek-antek Asing, Stop Jadi Corong Bayaran AS
-
Melania Trump Hendak Dibunuh saat Belanja Baju, Ada 'Orang Dalam' Berkhianat
-
Bayi 'Putri Duyung' Lahir di OKI, Apa Itu Sirenomelia yang Membuat Kakinya Menyatu?
Terkini
-
Pertamina EP Adera Sambung Harapan Anak Putus Sekolah Lewat Program Sekolah Kembali
-
Apa Itu Aplikasi AMPERA 24/7? Kini Warga Palembang Bisa Akses Layanan Polisi dari Ponsel
-
Murid Mengeluh Sepatunya Mengganjal saat Dipakai Sekolah, Isinya Diduga Paket Sabu
-
5 Fakta Mahasiswa KKN Tenggelam di Sungai Rawas, Perahu Terbalik Usai Tabrak Kayu
-
Ada Apa di Kejari Kabupaten Bogor? Kasi Pidsus Mendadak Dipanggil Kejagung
-
Pemenuhan Gizi Jadi Fondasi Tumbuh Kembang Anak, Ini yang Harus Diketahui Orang Tua
-
Dari Gudang hingga Rumah, Begini Perjalanan Produk Sebelum Sampai ke Tangan Konsumen
-
Ancaman Belum Usai: Sosiolog UNJ Ingatkan Bentrokan Matraman Rawan Dibajak Isu SARA
-
Tuntas Uji Coba 3 Bulan, Pemkab Bogor Godok Rute Baru Bus Listrik Bojong Gede - Exit Tol Citeureup
-
Ditahan KPK, Moch Mahrus Suap Anggota DPR Rp1,5 Miliar demi Raih Hibah Pokmas Jatim