Suara.com - Usianya sudah 39 tahun, Anya Dwinov santai tak mau menikah. Alasannya, Anya menyebut pernikahan tak menjamin seseorang bisa setia dengan komitmen tersebut.
"Ada satu kebanggaan lebih dalam hubungan aku, untukku pribadi ya, yang aku miliki dengan pacarku enggak ada komitmen secara legal tanpa diwajibkan apapun secara hukum dan agama. Pernikahan toh enggak menjamin kelanggengan sebuah hubungan," kata Anya Dwinov dalam acara Rumpi Trans TV, baru-barui ini.
Hal itu juga beriringan dengan prinsipnya yang tak mau punya anak. Pemilik nama Anya Dwi Novita Pahlawanti itu menyebut, over populasi menjadi salah satu alasannya.
"Belum ketemu alasan yang cukup logis dan kuat untuk gue punya anak. Enggak ada alasan yang harus kenapa gue harus menambahkan populasi dunia ini dengan kehadiran anak gue," imbuh Anya Dwinov.
Alasan personal lainnya, Anya Dwinov menimbang soal kesehatan. Ia juga takut akan tanggung jawab yang dipikul seandainya anak yang ia lahirkan tidak sempurna.
"Pertama, usia gue sudah enggak terlalu muda, risiko kesehatannya tinggi untuk gue maupun si calon bayi. Terus seandainya Tuhan memberi cobaan diberikan anak yang tidak sempurna baik fisik maupun karakter, terus pertanggungjawaban gue terhadap dunia tuh seperti apa?" tutur Anya Dwinov khawatir.
Feni Rose selaku pembawa acara pun heran dengan pemikiran pesimis Anya Dwinov. Namun, Anya Dwinov rupanya memiliki pertimbangan berbeda.
"Kenapa pesimis, karena enggak ada yang bisa menjamin anak yang gue lahirin adalah anak yang sempurna," ucap Anya Dwinov.
Anya Dwinov yakin ia bisa menjadi seorang Ibu yang baik dengan belajar dan berusaha. Namun, ia berdalih ia tak perlu melahirkan anaknya sendiri jika tujuannya adalah untuk memberikan manfaat dan kebahagiaan untuk orang banyak.
Baca Juga: 5 Artis Sudah Siapkan Makam untuk Diri Sendiri, Ada yang Sempat Ditentang Keluarga
"Perasaan gue yakin dan merasa bisa menjadi seorang ibu yang baik. Tapi menjadi seorang ibu yang baik kan tidak harus dari anak yang gue lahirkan sendiri," kata Anya Dwinov.
Tag
Berita Terkait
-
Usai Pemakaman, Putra Hilbram Dunar Kirim Pesan Haru ke Mendiang Ayahnya
-
Sempat Disembunyikan, Anya Dwinov Nangis Kenang Ketakutan Hilbram Dunar Usai Divonis Idap Kanker Usus
-
Hilbram Dunar Meninggal Dunia, Ternyata Sedang Berjuang Lawan Kanker Usus
-
Meninggal Dunia, Jenazah Hilbram Dunar Akan Dimakamkan di TPU Tanah Kusir Selepas Salat Dzuhur
-
3 Artis yang Sudah Pesan Makam di San Diego Hills, BCL Sebelahan dengan Ashraf Sinclair
Terpopuler
- Mengenal Lisda Cancer, Perwira Tinggi Polri yang Pensiun Tak Lama Usai Jadi Brigjen
- Skenario Timnas Indonesia Jika Imbang atau Kalah dari Vietnam di Piala AFF 2026
- Sunscreen Apa yang Bagus untuk Menghilangkan Flek Hitam di Wajah? Ini 3 Rekomendasi sesuai Review
- Fortuna Sittard Ogah Jual Justin Hubner ke Klub Super League
- 4 Shio Beruntung Hari Ini 4 Agustus 2026: Macan hingga Babi Berpeluang Dapat Kabar Baik
Pilihan
-
Pagar Besi di Mal-mal, Benarkah untuk Antisipasi Plot Kerusuhan Agustus?
-
Desa Kecil, Mimpi Mendunia: Ketika Kolaborasi Mengubah Wajah Kemiren
-
Kejagung Geledah Rumah Eks Jampidsus Febrie yang Pernah Dijaga TNI
-
Kematian Sutrimo dan Rangkaian Kejanggalan yang Muncul dari Kampung Halaman
-
Pengintai Misterius dan CCTV Mendadak, Kejanggalan di Rumah Sutrimo
Terkini
-
Cekcok Berujung Maut, Pelaku Mutilasi Depok Baru Mengenal Korban Lewat Sosial Media
-
Berapa Harga Skin Tint Stick Time Phoria? Di Bawah Rp100 Ribu dengan Review Nyaris Sempurna
-
Bantah Rumor Tak Akur, Marc Marquez Sebut Pecco Bagnaia Rekan yang Baik
-
Tak Terima Jadi Tersangka TPPU, Eks Jampidsus Febrie Adriansyah Resmi Ajukan Praperadilan
-
Perang terhadap Narkoba di Solo Makin Gencar, 3,5 Kg Sabu Dimusnahkan
-
Sempat Dicopot Usai Tragedi Kanjuruhan, Eks Kapolres Malang Ferli Hidayat Jabat Koorspripim Polri
-
MBG hingga Gaji ke-13 Dongkrak Belanja Pemerintah, Pertumbuhan Ekonomi RI Tetap Melambat
-
Apa Viva Face Tonic Green Tea Bisa Hilangkan Bruntusan? Simak Manfaat dan Review Pengguna
-
Tukin TNI Naik, DPR Minta Pemerintah Segera Naikkan Gaji dan Tunjangan Guru
-
Selain Indonesia, Singapura Jadi Sasaran Warga Malaysia Selundupkan Ganja dan Sabu