Suara.com - Prosesi pemakaman Eddy Gombloh baru saja digelar di TPU Tegal Alur, Kalideres, Jakarta, Jumat (5/8/2022). Diantar keluarga, pemakaman berlangsung khidmat dengan tata cara agama Kristen.
Pantauan dari lokasi, proses pemakaman Eddy Gombloh dibuka dengan sesi ibadah yang dipimpin pendeta. Doa dilantunkan di hadapan jenazah Eddy yang terbungkus peti warna putih.
Setelah doa dilantunkan, pendeta mempersilakan petugas pemakaman menurunkan peti jenazah Eddy Gombloh. Ia juga mengajak keluarga menabur bunga sebelum pusara ditutup.
Proses pemakaman Eddy Gombloh diiringi tangis putri bungsunya Ayudina. Bahkan saat peti jenazah mulai diturunkan, tangis Ayudina makin menjadi.
"Papa, i love you," ucap Ayudina di sela tangisnya.
Ayudina seperti masih belum rela melepas kepergian Eddy Gombloh. Sebab dalam lanjutan kata-katanya, Ayudina bertanya kenapa Eddy berpulang begitu cepat.
"Papa kenapa ninggalin kami?" kata dia sambil menangis.
Setelah pusara ditutup, proses pemakaman Eddy Gombloh diakhiri lewat sesi doa dan foto bersama di depan makam. Anita Lestari selaku putri sulung Eddy yang mewakili keluarga juga sempat memberikan sambutan.
"Mohon maaf kalau ada yang kurang berkenan dari papa kami selama masih hidup," kata Anita.
Baca Juga: Eddy Gombloh Meninggal, Pemerintah Didesak Beri Penghargaan
Sebagaimana diberitakan, Eddy Gombloh meninggal dunia di Yogyakarta pada 4 Agustus 2022. Menurut keterangan keluarga, Eddy menghembuskan napas terakhir karena henti jantung.
Berita Terkait
-
Eddy Gombloh Meninggal, Pemerintah Didesak Beri Penghargaan
-
Profil Eddy Gombloh, Pelawak Senior yang Tutup Usia di Umur 80 Tahun
-
Sebelum Meninggal, Mediang Eddy Gombloh Ingin Dimakamkan di Jakarta
-
Hits Kesehatan: Ciri Imun Lemah, Komplikasi Akibat Sakit Jantung Seperti Mendiang Eddy Gombloh
-
Kronologi Eddy Gombloh Meninggal Dunia di Yogyakarta, Ini Riwayat Penyakitnya
Terpopuler
- 5 Sampo Penghitam Rambut di Indomaret, Hempas Uban Cocok untuk Lansia
- 5 Mobil Kecil Bekas yang Nyaman untuk Lansia, Legroom Lega dan Irit BBM
- 7 Mobil Bekas untuk Grab, Mulai Rp50 Jutaan: Nyaman, Irit dan Tahan Lama!
- 5 Mobil Suzuki dengan Pajak Paling Ringan, Aman buat Kantong Pekerja
- 5 Mobil Bekas Rekomendasi di Bawah 100 Juta: Multiguna dan Irit Bensin, Cocok Buat Anak Muda
Pilihan
-
Rupiah Terkapar di Level Rp16.819: Kepercayaan Konsumen Lesu, Fundamental Ekonomi Jadi Beban
-
Kala Semangkok Indomie Jadi Simbol Rakyat Miskin, Mengapa Itu Bisa Terjadi?
-
Emiten Ini Masuk Sektor Tambang, Caplok Aset Mongolia Lewat Rights Issue
-
Purbaya Merasa "Tertampar" Usai Kena Sindir Prabowo
-
Darurat Judi Online! OJK Blokir 31.382 Rekening Bank, Angka Terus Meroket di Awal 2026
Terkini
-
Diterpa Isu Terlantarkan Anak Kandung, Denada Posting Momen Mengharukan
-
Telan Biaya Rp85 Miliar, Papa Zola The Movie Janjikan Kualitas Visual Sekelas Hollywood
-
Heboh Riders Fajar Sadboy Minta Alphard Hingga Dior, Asli atau Settingan?
-
Alasan Netflix Tak Hapus Mens Rea Pandji Pragiwaksono Meski Ada Laporan Polisi
-
Geram Fisik Anaknya Dibully Buntut Mens Rea, Istri Pandji Pragiwaksono Ancam Lapor Polisi
-
Pandji Pragiwaksono Ungkap Hubungannya dengan Tompi, setelah Kena Kritik Sang Dokter Bedah
-
Film Surat ke-8 Angkat Potret Gap Generasi Lewat Akting Aurora Ribero dan Arief Didu
-
Sinopsis How to Become a Tyrant di Netflix: Membongkar "Buku Panduan" Diktator Paling Kejam
-
Reuni 13 Tahun, Rio Dewanto dan Michelle Ziudith Kuras Emosi di Sinetron Jejak Duka Diandra
-
SAS: Red Notice, Hadirkan Aksi Die Hard di Bawah Selat Inggris, Tayang Malam Ini di Trans TV