Suara.com - Anime One Piece menjadi salah satu film kartun yang sangat mudah diakses. Beberapa link bahkan dijamin legal dan gratis. Hampir semua anime lover menyukai seri manga Jepang yang ditulis dan diilustrasikan oleh Eiichiro Oda ini. Selain karena seru, ada banyak karakter yang menarik.
Manga One Piece awalnya dimuat di majalah Weekly Shonen Jump milik Shueisha. Episode perdananya dirilis pada 22 Juli 1997. Manga kemudian diadaptasi ke dalam serial anime yang diproduksi oleh Toei Animation dan mulai tayang di Jepang sekitar tahun 1999.
One Piece menceritakan petualangan Monkey D. Luffy, seorang anak laki-laki yang memiliki tubuh elastis seperti karet. Kemampuan tersebut diperolehnya setelah tidak sengaja makan Buah Iblis.
Luffy menjelajahi Grand Line bersama kru bajak lautnya yang diberi nama Bajak Laut Topi Jerami untuk berburu harta karun terbesar di dunia, One Piece. Jika berhasil menemukan harta karun ini, dia akan menjadi Raja Bajak Laut berikutnya.
Lantas di mana kalian bisa menonton anime seru ini? Berikut 5 link nonton One Piece yang bisa diakses dengan mudah.
1. VIU
VIU mungkin dikenal sebagai surganya pecinta drama Korea. Namun kalian para pecinta Anime bisa menyaksikan semua episode One Piece di platform streaming ini, lho. Klik link nonton One Piece, di sini.
Bisa nonton secara gratis, tetapi jika tidak ingin ada iklan, kamu harus langganan dengan beberapa paket yang ditawarkan.
2. iQIYI
Baca Juga: Ini 3 Faktor yang Membuat Banyak Orang yang Suka Nonton Anime, Kamu Termasuk?
Selain drama Korea dan Tiongkok, iQIYI juga menyediakan episode lengkap One Piece. Klik link nonton One Piece, di sini, untuk bisa mengikuti petualangan Monkey D. Luffy berburu harta karun.
Link nonton One Piece di iQIYI gratis jika tidak masalah dengan kualitas resolusi 720p atau lebih kecil, serta iklan.
3. Vidio
Vidio yang dikenal sebagai layanan streaming televisi juga memiliki deretan anime yang lumayan lengkap, termasuk One Piece. Klik link nonton One Piece, di sini.
Akses yang tersedia terbatas dan ada iklan juga. Jika kamu ingin berlangganan, Vidio menyediakan paket mulai dari Rp49 ribu per bulan.
4. WeTV
Berita Terkait
-
Catat Tanggalnya! Film Hotel Transylvania Konfirmasi Rilis Oktober 2027
-
Kejutkan Penggemar! Film Baru Alvin and the Chipmunks Akan Tayang pada 2028
-
Doraemon the Movie: Misteri Kapal dan Bangkitnya Sistem Otomatis Atlantis!
-
Sempat Tak Ada Perkembangan, Serial Animasi Twilight Kini Mulai Casting
-
Star Wars: Visions Raih Nominasi Emmy Primetime Awards Lewat 'Black'
Terpopuler
- Tak Lagi Disamping Prabowo, Kursi Wapres Gibran Geser Sejajar Menteri di Sidang Kabinet
- Persib dan Persija Dikabarkan Tak Lolos IPO di Bursa Efek Indonesia
- 7 Statistik Miris Argentina Saat Dipecundangi Spanyol di Final Piala Dunia 2026
- John Herdman Coret 27 Pemain Jelang Timnas Indonesia vs Kamboja di Piala AFF 2026
- 7 Sepeda Terbaik untuk Pemula Mulai Rp1 Jutaan: dari Hybrid, Lipat hingga City Bike
Pilihan
-
Menang Lima Gol, Timnas Putri Indonesia Back to Back Juara AFF Women's Cup 2026
-
Sudaryono Jabat Kepala BGN, Sudah Diworo-woro Istana Sejak Selasa Malam
-
Sudaryono, Mantan Ajudan Prabowo Akan Gantikan Nanik Jadi Kepala BGN
-
Nanik Mundur dari Kepala BGN, Ini Alasannya
-
Nanik S Deyang Mundur dari Kepala BGN, Prabowo Minta Tetap Awasi MBG
Terkini
-
Foto Terakhir di KM Nurul Salsa: Kakek 80 Tahun Rela Melepas Pelampung Demi Sang Cucu
-
Situ Ciburuy Mulai Mengering, Daratan Muncul di Tengah Danau
-
Surya Paloh Titip Masa Depan Indonesia ke Anak Muda: Tak Bisa Lagi Berharap pada Generasi Tua
-
Sempat Kabur ke Depok, Begal Driver Lalamove di Gunung Masigit Akhirnya Diringkus Polisi
-
Polresta Solo Amankan Dua Pemuda Bawa Clurit di Jebres, Ini Kronologinya
-
Pofesi HR Kini Tak Hanya Urus Administrasi, Tapi Juga Menuju Mitra Strategis Bisnis
-
Waketum PSSI Ratu Tisha Kenalkan Liga Universitas Coca-Cola di Forum PBB
-
Liburan ke Bali Sambil Nonton Festival Musik, Ini Deretan Destinasi Seru di Bali Selatan
-
Prananda Paloh Resmi Pimpin Garda Pemuda NasDem, Surya Paloh Beri Pesan Menyentuh
-
Mengapa Banyak Proyek AI di Perusahaan Indonesia Mandek? Ternyata Bukan Salah Teknologinya