Suara.com - Ifan Seventeen menjadi korban tsunami di Banten pada Desember 2018. Karena musibah itu, semua teman di band serta istrinya, Dylan Sahara, meninggal dunia.
Empat tahun setelah tragedi itu, Ifan Seventeen kembali diingatkan kembali oleh salah satu warganet. Ironisnya, ucapan itu dikaitkan dengan kejadian saat vokalis band Seventeen ini dihentikan bernyanyi oleh pihak keamanan.
"Kata security, masih mending cuma ditegur security. Daripada ditegur gempa dan tsunami," kata akun @dra_ash dalam Instagram Ifan Seventeen, Senin (12/12/2022).
Ifan Seventeen tidak terima kejadian baru-baru ini lantas dikaitkan dengan bencana tsunami. Tanpa banyak bicara, pelantun Kemarin ini meminta pemilik akun tersebut bertemu.
"Jangan bawa-bawa bencana mas. DM saya alamatmu kalau memang ada masalah pribadi. Kita selesaikan secara pribadi!" kata penyanyi 39 tahun ini.
Ifan Seventeen juga memberikan pernyataan bahwa sejak dulu, ia maupun almarhum rekan-rekan band-nya bukan tipe orang yang suka drama.
Tapi kali ini Ifan tidak bisa menahan kesabaran. Ia langsung meluapkan unek-unek kepada akun yang telah membuka luka lama tersebut.
"Anda sudah keterlaluan bung. Kalau memang ada masalah pribadi, kita selesaikan dengan apa pun mau anda," ajak Ifan Seventeen.
Hanya saja walaupun sudah disematkan akunnya, pemilik akun @dra_ash tidak memberikan respons atas ajakan Ifan Seventeen.
Berita Terkait
-
Ifan Seventeen Tersulut Emosi saat Netizen Ungkit Musibah Tsunami 2018: Masalah Pribadi Selesaikan Secara Pribadi!
-
Ifan Seventeen Dipaksa Petugas Keamanan Berhenti Nyanyi, Irfan Hakim Malu Seumur Hidup
-
Ifan Seventeen Berang! Manggung Ditegur Security Hingga Diingatkan Mengenai Tsunami 2018
-
Tragedi Tsunami Band Seventeen Jadi Bahan Ejekan, Warganet Ini Siap-Siap Dipolisikan
-
Ifan Seventeen Ngamuk, Lagi Asyik Nyanyi Dihentikan Keamanan Hotel, Begini Kronologinya
Terpopuler
- Dicukur Timnas Indonesia 5-1, Pemain Naturalisasi Kamboja Jadi Sasaran Kemarahan Fans
- 7 HP Murah Spesifikasi Terbaik di Bawah Rp2 Juta, Kamera 108 MP hingga NFC
- Bukan Sekadar Urusan Nasi Uduk di Matraman, 'Waspada Skenario Kerusuhan Agustus 2026'
- 4 Serum Wardah untuk Mengecilkan Pori, Kulit Halus dan Mulus Bertahap
- Nasib Berubah, Ini 4 Shio yang Panen Keberuntungan dan Rezeki pada 29 Juli 2026
Pilihan
-
Banyak Air Galon Isi Ulang di Bangka Barat Belum Diuji, Amankah Dikonsumsi Setiap Hari?
-
Dicecar 23 Pertanyaan Penyidik KPK, Ini Kata Plt Bupati Sukoharjo
-
Cuma Sisa Rp200 Juta! Perampok Rp1,2 Miliar di Kalideres Diciduk Usai Habiskan 1 M Dalam 8 Hari
-
Survei SMRC Juli 2026: Elektabilitas Prabowo Anjlok Drastis, Disalip Dedi Mulyadi
-
Malaysia Dikit Lagi Resmi Berstatus Negara Maju, Pendapatan Warga Rp 250 Juta per Tahun
Terkini
-
BI Luncurkan Layanan Baru Penukaran Uang Rusak, Warga Sumsel Kini Punya Lebih Banyak Pilihan
-
Dicap Menteri Problematik, Menhut Raja Juli Dikecam Usai Prioritaskan Hutan untuk TNI
-
Tol Akses Patimban Capai 68 Persen, Pemerintah Kebut Konektivitas ke Pelabuhan Strategis Nasional
-
Metodologi Audit BPKP Dinilai Tak Konsisten, Pakar Desak Evaluasi Total
-
Ada Jejaring Kolektif, Pakar Ungkap Kekayaan Negara Bocor Puluhan Tahun ke Kantong Pribadi
-
Truk Hantam Motor Scoopy di Cileungsi, Penjaga Warung Madura Tutup Usia di Tempat?
-
Perempuan Kini Tak Hanya Menabung, Tapi Juga Mulai Memilih Investasi yang Berdampak
-
Stop Jadi Beban Jalanan, Jasa Raharja-Korlantas Polri Perangi Budaya Melawan Arus
-
Industri Hiburan Indonesia Naik Kelas, Teknologi Jadi Senjata Baru di Balik Pengalaman Spektakuler
-
Bale by BTN Permudah Masyarakat Miliki Rumah Lewat Kolaborasi dengan Rumah123