Ranah.co.id – Cerita tentang aksi panggung dihentikan oleh petugas keamanan, Ifan Seventeen malah kena nyinyir netizen yang sampai membawa-bawa tsunami.
Pada Minggu (11/12/2022) lalu, Ifan Seventeen diundang oleh Bank Indonesia Banyuwangi untuk mengisi acara privat Bina Media 2022 yang diselenggarakan di salah satu hotel.
Sangat disayangkan, acara tersebut tidak berlangsung lancar karena petugas keamaan di sana tiba-tiba naik keatas panggung dan menyuruh band Seventeen untuk menghentikan penampilannya.
Ifan Seventeen pun mengungkapkan kekecewaannya dengan mengunggah video saat bandnya dihentikan oleh petugas keamanan, lewat Instagram pribadinya pada Senin (12/12/2022).
Namun, cerita vokalis Seventeen ini tidak direspon baik oleh sebagian netizen. Ada yang menyinggung soal musibah tsunami 2018 yang pernah menewaskan anggota Seventeen bahkan istri tercinta Ifan saat itu.
"Kata security, masih mending cuma ditegur security daripada ditegur gempa dan tsunami. Ingatkan tsunami 2018 yang dialami. Bukan masalah etika, etika bisa kami cari sendiri," tulis netizen itu di postingan Ifan Seventeen dikutip dari matamata.com, pada Selasa (13/12/2022).
Ifan langsung tersulut emosi, dan secara tidak langsung memberikan ancaman kepada netizen tersebut.
"Jangan bawa-bawa bencana mas, DM saya alamatmu mas, kalau memang ada masalah pribadi, kita selesaikan secara pribadi!" ungkapnya.
Komentar netizen tersebut dipamerkan oleh Ifan Seventeen di feed Instagramnya, dan menambahkan keterangan lain.
"Ini point pembelajaran, bukan ajang jago-jagoan,” ucapnya.
“Monggo ditanya dengan semua pihak yang pernah mengundang seventeen atau saya sendiri, baik pihak EO termasuk security event. Apakah saya termasuk entertainer yang angkuh maupun ribet soal penjagaan dllnya," tulis musisi satu ini.
"Bukan soal itu. Ini soal pembelajaran saja. Bangsa kita masih banyak harus belajar soal penyelenggaraan sebuah event maupun semua yang terkait di dalamnya," sambungnya. (Rara Mabrura Azzahra/Mg5)
Berita Terkait
Terpopuler
- Pentagon Gelar Karpet Merah, Sjafrie Sjamsoeddin Dituding Bawa Agenda Akses Bebas di Langit RI
- 6 Sabun Cuci Muka yang Bagus untuk Memutihkan Wajah dan Harganya
- AS Blokade Semua Pelabuhan Iran Senin Hari Ini, Harga BBM Langsung Naik
- 7 HP Murah di Bawah Rp1 Juta Paling Layak Beli di 2026, Performa Oke Buat Harian
- 7 HP Samsung Seri A yang Sudah Kamera OIS, Video Lebih Stabil
Pilihan
-
Rivera Park Tebo Terancam Lagi, Tambang Ilegal Kembali Beroperasi Saat Wisatawan Membludak
-
Bukan Merger, Willy Aditya Ungkap Rencana NasDem-Gerindra Bentuk 'Political Block'
-
Habis Kesabaran, Rossa Ancam Lapor Polisi Difitnah Korban Operasi Plastik Gagal
-
Konflik Geopolitik Tak Pernah Belanja di Warung, Tapi Pelaku UMKM Semarang Dipaksa Akrobat
-
Kenapa CFD di Kota Lain Lancar, Tapi Palembang Macet? Ini Penyebab yang Terungkap
Terkini
-
Audit Investigasi Tuntas! Bukti Transfer Ungkap Praktik Jual Beli Jabatan di Pemkab Bogor
-
5 Poin Penting di Balik Kasus Jual Beli Jabatan ASN Bogor, Kini Dilimpahkan ke Polisi
-
Negosiasi Pasokan BBM dan LPG dari Rusia, Menteri ESDM: Hasilnya Memuaskan
-
Langkah Nyata PTBA Pulihkan Trauma dan Sekolah Rusak Pascabanjir di Sumatera
-
Sudah Melecehkan, Malah Memukul: Jejak Kriminal Mahasiswa Untirta yang Kini Diusir dari Kampus
-
Pasar Modal Lebih Sehat dan Kredibel Berkat Reformasi OJK
-
Sidang OTT KPK OKU Bongkar Dugaan Fee Rp3,7 Miliar, Ini Alur Uangnya
-
Janji Ringankan Kasus, Oknum Jaksa di Banten Ancam Korban Bayar Rp2 Miliar atau Dihukum Berat
-
Rivera Park Tebo Terancam Lagi, Tambang Ilegal Kembali Beroperasi Saat Wisatawan Membludak
-
Ketahanan Ekonomi Indonesia Raih Pengakuan Internasional di Tengah Ujian Geopolitik