Suara.com - Dokter Richard Lee belum lama ini mendapat penghargaan Most Inspiring Aesthetic Doctor di ajang CNBC Indonesia Awards 2022.
Penghargaan tersebut membuat seorang Richard Lee sangat senang. Pasalnya hal tersebut bukti bila dirinya tidak bersalah dalam perseteruannya dengan artis Kartika Putri.
"Saya nggak suka untuk melupakan karena ini suatu momen yang besar sekali dalam hidup saya. Ditangkap, ditahan, dipenjara, saya nggak mau lupain itu," ungkap Richard Lee usai mendapat penghargaan, belum lama ini.
Dokter Richard memilih untuk mengambil hikmah dari semua kasus yang sempat membuatnya ditahan oleh pihak berwajib. Dia berharap apa yang terjadi dengan dirinya bisa menjadi contoh untuk masyarakat.
"Saya ambil hikmahnya, saya pelajari semuanya, dan saya share ke masyarakat supaya kejadian saya menjadi pembelajaran bagi banyak orang, pembelajaran bagi dokter-dokter di luar sana," tutur lelaki yang juga aktif sebagai seorang YouTuber.
Dokter kecantikan itu juga berharap momen kasusnya dengan Kartika Putri bisa dijadikan sebagai revisi terhadap undang-undang pencemaran nama baik.
"Saya pengen kejadian saya ini bisa merubah di Indonesia tentang UU pencemaran nama baik, tentang review skincare, tentang penjualan skincare abal-abal," harapnya.
Dari awal Richard Lee tidak takut dengan laporan yang dilakukan Kartika Putri. Namun pada akhirnya tidak bisa melawan karena hanya seorang dokter biasa.
"Ketakutan itu baru datang ketika di-dzolimi, handphone saya diambil. Menurut saya ada sesuatu yang nggak beres di sini. Ketika saya ditahan. Di situ saya sadar bahwa saya ini bukan siapa-siapa, saya ini cuma dokter biasa, dokter yang naif yang melakukan edukasi biasa," tuturnya.
Seperti yang diketahui, dokter kecantikan, Richard Lee sering melakukan kegiatan edukasi terkait skincare pada masyarakat di YouTube pribadinya.
Namanya pun semakin di sorot saat berseteru dengan Kartika Putri. Ia pun mengalami kerugian. Mulai dari penjara hingga usahanya yang mengalani penurunan dratis.
Berita Terkait
-
Bongkar Hubungan Saksi dengan Dokter Detektif, Kubu dr Richard Lee: Sangat Menguntungkan Kami
-
Saksi Dibeli Produk Bukan di Toko Resmi, dr Richard Lee Bingung Jadi Tersangka
-
Richard Lee Klaim Lolos Sidang Etik, Dakwaan Pidana Tetap Bergulir
-
Richard Lee Heran Jadi Terdakwa, Padahal Produk Dibeli dari Toko Lain
-
Lawan Dakwaan Jaksa, Richard Lee Siapkan Eksepsi 24 Halaman Bongkar Kasus Kosmetik
Terpopuler
- Mengenal Lisda Cancer, Perwira Tinggi Polri yang Pensiun Tak Lama Usai Jadi Brigjen
- Skenario Timnas Indonesia Jika Imbang atau Kalah dari Vietnam di Piala AFF 2026
- Sunscreen Apa yang Bagus untuk Menghilangkan Flek Hitam di Wajah? Ini 3 Rekomendasi sesuai Review
- Fortuna Sittard Ogah Jual Justin Hubner ke Klub Super League
- 4 Shio Beruntung Hari Ini 4 Agustus 2026: Macan hingga Babi Berpeluang Dapat Kabar Baik
Pilihan
-
Pagar Besi di Mal-mal, Benarkah untuk Antisipasi Plot Kerusuhan Agustus?
-
Desa Kecil, Mimpi Mendunia: Ketika Kolaborasi Mengubah Wajah Kemiren
-
Kejagung Geledah Rumah Eks Jampidsus Febrie yang Pernah Dijaga TNI
-
Kematian Sutrimo dan Rangkaian Kejanggalan yang Muncul dari Kampung Halaman
-
Pengintai Misterius dan CCTV Mendadak, Kejanggalan di Rumah Sutrimo
Terkini
-
Mosi Tidak Percaya! Jajaran Wakasek dan Guru SMPN di Subang Mundur Massal
-
Lolos ke Final Usai Singkirkan Persija, Lucho Keluhkan Lapangan Dipta yang Keras dan Kering
-
Singkirkan Arema FC, Persebaya Tantang Persib di Final Piala Presiden 2026
-
Apa Itu Registration Ban FIFA? Ini Penyebab Klub Sriwijaya FC Bisa Dilarang Daftar Pemain
-
Jejak Kasus Haji Halim Ali, Dari Pengusaha Besar hingga Ahli Waris Kembalikan Rp127 Miliar
-
Modus Penimbun Pertalite Terbongkar, Isi BBM Berulang Pakai Barcode Berbeda di SPBU
-
Geger Temuan Mayat Mutilasi dalam Karung Beras di Pancoran Mas Depok
-
Jelang HUT ke-81 RI, Masjid Indonesia Pertama di Kanada Barat Resmi Berdiri
-
Diduga Bawa Kabur Kamera Rp200 Juta, DJ Wanita dan Suaminya Dipolisikan di Bogor
-
5 Perubahan Contact Center di Era Generative AI, Tak Lagi Sekadar Layanan Pengaduan