Suara.com - Postingan terakhir Panji Petualang di Instagram mendadak ramai dikomentari netizen. Hal ini terjadi setelah mantan asistennya, Alprih Priyono meninggal dunia.
Dalam postingan itu, Panji Petualang tampak mengibarkan bendera merah putih dengan pemandangan air terjun.
"Hormatilah alam, orangtua, saudara, keluarga, teman-sahabat, sesamamu, juga hidupmu dan tentu bukan dirimu apalagi aku. Me? Bangsa Indonesia," tulis Panji Petualang sebagai caption.
Unggahan itu sejatinya sudah dibuat sejak 27 Oktober 2022, namun kembali disorot setelah Alprih Priyono wafat.
Di kolom komentar, netizen beramai-ramai menyinggung sikap Panji Petualang yang tidak membuat postingan apapun setelah mantan asistennya wafat.
Padahal, Alprih Priyono disebut tewas akibat dipatuk anak ular King Cobra.
"Maaf kok nggak ada pemberitaan atau sekedar ucapan belasungkawa, sepi sepi aja," kata @ida***.
"A kok belum bicara masalah Alprih kenapa?" timpal lainnya.
Lalu ada juga yang meminta Panji Petualang maupun rekan-rekannya berhenti berurusan dengan ular berbisa.
Baca Juga: Panji Petualang Berhasil Usir Ular di Rumahnya, Baim Wong Belikan Kado Super Mahal
"Stop mainan ular berbisa bang, kalau bisa jauhi, kasih tau temen-temen yang lain. Hari apes nggak ada dikalender, Nyawa nggak bisa kembali," ujar @rik***.
Seperti diketahui, Alprih Priyono dipatuk ulang anak king cobra saat mencoba mengevakuasi hewan tersebut dari pemukiman warga. Sebelum meninggal, lelaki kelahiran 1996 itu sempat dilarikan ke rumah sakit.
Berita Terkait
-
Alprih Priyono Mantan Asisten Panji Petualang Tewas Akibat Dipatuk Ular King Cobra
-
Anak Buah Panji Petualang Tewas Digigit Bayi King Kobra: Panji Dream Team Tak Berkomentar
-
Duka di Balik Gol Kedua Argentina, Alprih Priyono Eks Asisten Panji Petualang Tewas Digigit Ular King Kobra
-
Kronologi Alprih Priyono, Eks Asisten Panji Petualang Meninggal Dipatuk Baby King Kobra
-
Alprih Priyono Eks Asisten Panji Petualang Tewas Akibat Gigitan Ular, Simak Penjelasan Bahaya Gigitan King Kobra
Terpopuler
- 10 HP Murah Memori 128 GB dan Kamera Bening di Bawah Rp1,5 Juta untuk Multitasking
- Dicukur Timnas Indonesia 5-1, Pemain Naturalisasi Kamboja Jadi Sasaran Kemarahan Fans
- 7 HP Murah Spesifikasi Terbaik di Bawah Rp2 Juta, Kamera 108 MP hingga NFC
- Bukan Sekadar Urusan Nasi Uduk di Matraman, 'Waspada Skenario Kerusuhan Agustus 2026'
- 9 Rekomendasi Lipstik Tahan Lama yang Cocok untuk Kulit Sawo Matang
Pilihan
-
Hukum Tak Mampu Meyakinkan Publik, Main Hakim Sendiri Jadi Jalan Pintas
-
Rupiah Jebol ke Rp18.083 per Dolar AS, Terpuruk Paling Dalam di Asia usai Perry Warjiyo Mundur
-
Adik Kim Jong un ke Indonesia Cs: Hei Antek-antek Asing, Stop Jadi Corong Bayaran AS
-
Melania Trump Hendak Dibunuh saat Belanja Baju, Ada 'Orang Dalam' Berkhianat
-
Bayi 'Putri Duyung' Lahir di OKI, Apa Itu Sirenomelia yang Membuat Kakinya Menyatu?
Terkini
-
Pertamina EP Adera Sambung Harapan Anak Putus Sekolah Lewat Program Sekolah Kembali
-
Apa Itu Aplikasi AMPERA 24/7? Kini Warga Palembang Bisa Akses Layanan Polisi dari Ponsel
-
Murid Mengeluh Sepatunya Mengganjal saat Dipakai Sekolah, Isinya Diduga Paket Sabu
-
5 Fakta Mahasiswa KKN Tenggelam di Sungai Rawas, Perahu Terbalik Usai Tabrak Kayu
-
Ada Apa di Kejari Kabupaten Bogor? Kasi Pidsus Mendadak Dipanggil Kejagung
-
Pemenuhan Gizi Jadi Fondasi Tumbuh Kembang Anak, Ini yang Harus Diketahui Orang Tua
-
Dari Gudang hingga Rumah, Begini Perjalanan Produk Sebelum Sampai ke Tangan Konsumen
-
Ancaman Belum Usai: Sosiolog UNJ Ingatkan Bentrokan Matraman Rawan Dibajak Isu SARA
-
Tuntas Uji Coba 3 Bulan, Pemkab Bogor Godok Rute Baru Bus Listrik Bojong Gede - Exit Tol Citeureup
-
Ditahan KPK, Moch Mahrus Suap Anggota DPR Rp1,5 Miliar demi Raih Hibah Pokmas Jatim