Suara.com - Aktor Revaldo kembali ditangkap untuk ketiga kalinya dalam kasus narkoba. Terbaru, pemeran polisi di film Sayap Sayap Patah itu diringkus di kediamannya pada Rabu (11/1/2023).
Direktur Reserse Narkoba Polda Metro Jaya, Kombes Pol Mukti Juharsa, menerangkan dari penangkapan Revaldo, polisi mengamankan barang bukti berupa sabu dan ganja di rumah aktor 40 tahun ini.
"Saat ini masih pendalaman," kata Mukti Juharsa dalam keterangannya, Kamis (12/1/2023).
Sementara menunggu keterangan polisi, mari simak 4 fakta terkait kasus yang pernah dialami Revaldo.
1. Ditangkap pertama kali
Kasus hukum pertama Revaldo bukan narkoba. Ia terlibat dalam kasus pemukulan terhadap Fahmi Fatur Rachman, 2004.
Hakim menetapkan hukuman tiga bulan penjara kepada Revaldo dengan masa percobaan selama enam bulan.
2. Tersandung kasus narkoba
Dua tahun setelah kasus pemukulan, Revaldo kembali berurusan dengan polisi. Kali ini, kasus yang menimpa lelaki bernama lengkap Revaldo Fifaldi Surya Permana adalah narkoba.
Baca Juga: 4 Kasus Artis Revaldo yang Tak Kapok Ditahan Polisi, 3 Kali Tertangkap Narkoba
Pesinetron Ada Apa Dengan Cinta? itu diamankan di rumahnya kawasan Jakarta Selatan, 10 April 2006. Barang bukti berupa sabu ditemukan dalam penggerebekan tersebut.
Atas kasus narkoba ini, Pengadilan Negeri Jakarta Timur memberikan vonis 2 tahun penjara untuk Revaldo.
3. Ditangkap lagi
Revaldo kembali bersinggungan dengan kasus narkoba. Ia ditangkap di kawasan Jakarta Barat pada Juli 2010.
Revaldo diketahui memiliki sabu-sabu seberat 50 gram. Setelah lima tahun dipenjara, bintang film Namaku Dick ini dibebaskan pada 5 September 2015
4. Hattrick, Revaldo lagi-lagi ditangkap karena narkoba
Revaldo tampaknya tidak kapok bersinggungan dengan narkoba. Walaupun sang aktor sudah menjalani 7 tahun penjara di kasus barang haram tersebut.
Revaldo ditangkap pada Rabu (11/1/2022) dengan barang bukti berupa sabu dan ganja.
Berita Terkait
Terpopuler
- Dicukur Timnas Indonesia 5-1, Pemain Naturalisasi Kamboja Jadi Sasaran Kemarahan Fans
- 7 HP Murah Spesifikasi Terbaik di Bawah Rp2 Juta, Kamera 108 MP hingga NFC
- Bukan Sekadar Urusan Nasi Uduk di Matraman, 'Waspada Skenario Kerusuhan Agustus 2026'
- Kasat Narkoba Tangsel Ditangkap! Diduga Edarkan Narkoba Bersama Enam Anak Buah
- 4 Serum Wardah untuk Mengecilkan Pori, Kulit Halus dan Mulus Bertahap
Pilihan
-
Banyak Air Galon Isi Ulang di Bangka Barat Belum Diuji, Amankah Dikonsumsi Setiap Hari?
-
Dicecar 23 Pertanyaan Penyidik KPK, Ini Kata Plt Bupati Sukoharjo
-
Cuma Sisa Rp200 Juta! Perampok Rp1,2 Miliar di Kalideres Diciduk Usai Habiskan 1 M Dalam 8 Hari
-
Survei SMRC Juli 2026: Elektabilitas Prabowo Anjlok Drastis, Disalip Dedi Mulyadi
-
Malaysia Dikit Lagi Resmi Berstatus Negara Maju, Pendapatan Warga Rp 250 Juta per Tahun
Terkini
-
Truk Hantam Motor Scoopy di Cileungsi, Penjaga Warung Madura Tutup Usia di Tempat?
-
Perempuan Kini Tak Hanya Menabung, Tapi Juga Mulai Memilih Investasi yang Berdampak
-
Stop Jadi Beban Jalanan, Jasa Raharja-Korlantas Polri Perangi Budaya Melawan Arus
-
Industri Hiburan Indonesia Naik Kelas, Teknologi Jadi Senjata Baru di Balik Pengalaman Spektakuler
-
Bale by BTN Permudah Masyarakat Miliki Rumah Lewat Kolaborasi dengan Rumah123
-
BRI dan Kementerian UMKM Perkuat Pembiayaan KUR, Dorong UMKM Bandung Naik Kelas
-
Rambah Hutan Lindung di Batam, PT GTP Jadi Tersangka Korporasi
-
Truk LPG Hantam 11 Kendaraan di Kota Bandung, Pesepeda Wanita Meninggal Dunia
-
TNI Masuk MBG, Aktivis Kritik Pendekatan Militer: Bukan Situasi Perang
-
Atasi Sampah Kabupaten Bogor, PSEL Galuga Siap Dibangun di Atas Lahan Kopassus