Suara.com - Daffa Wardhana akhirnya memutuskan terjun ke perfilman Indonesia beberapa waktu terakhir. Rupanya, jalan berbatu harus ia tempuh sebelum akhirnya mendapat restu kedua orang tuanya untuk menggeluti dunia seni peran.
Kuliah bisnis akuntansi di Australia rupanya tak menghilangkan minat dan passion Daffa ke dunia seni yang tertanam sejak kecil. Pada akhirnya, bisnis yang coba ia rintis sejak lulus kuliah pun tak terkelola dengan baik.
Ingin membuktikan kemampuannya di seni peran, Daffa Wardhana sampai harus sekolah akting pribadi. Keputusan itu diambil pria berusia 24 tahun ini demi membuktikan ke ibunya, Marini Zumarnis bahwa ia bisa menghasilkan di dunia peran Indonesia.
Berikut Interview bersama Daffa Wardhana.
Apa yang membuat Daffa tertarik terjun ke dunia akting?
Mungkin karena dari kecil mamah di dunia yang sama jadi dari kecil dibikin penasaran. Pernah dapat beberapa tawaran sebelumnya tapi mamah papah selalu bilang fokus pendidikan dulu.
Jadi setelah pendidikan aku mikir ini bisa jadi jalan yang belum tersalurkan. Tiba-tiba lulus kuliah ada tawaran dan alhamdulillah sekarang rezekinya lagi di sini dan aku happy
Punya modal apa nih? Fisik ganteng? Nama besar ortu?
Ya kalau fisik relatif ya, kalau nama orang tua nggak dipungkiri pasti orang-orang ngelihatnya ke sana. Tapi pas aku kuliah di Melbourne sempat ikut komite Indonesian Film Festival dan itu kesempatan aku untuk eksplor film-film Indonesia yang lebih dari komersil dan waahh keren-keren juga ya film Indonesia
Kapan itu?
Itu 2018 bawa beberapa film, Marlina, Pengabdi Setan, Salawaku, Ziarah, Banda sama Lewat Jam Malam yang direstorasi. Itu langsung buka mataku sih dan pengin banget terlibat di film-film seperti itu
Sejak jatuh cinta ke film di 2018 itu udah berapa series dan film yang dibintangi?
Waktu itu aku lulus kuliah 2020, itu aku kerja kantoran dulu sampai 2021, buka bisnis, podcast, terus akhir 2021 aku belajar akting jadi pengin coba gali potensiku yang mungkin ada. Alhasil sampai detik ini udah 2 film 4 series sama satu film pendek.
Baca Juga: Daffa Wardhana dan Lutesha Jalin Hubungan Rumit di Film Panduan Mempersiapkan Perpisahan
Panduan Mempersiapkan Perpisahan jadi film perdana?
Iya betul. Film kedua nanti Insyaallah tayang bioskop Maret atau April, di sana aku main sama Amanda Rawles
Terhitung baru di dunia akting langsung jadi main cast gimana tuh?
Series aku beberapa jadi supporting kok. Mungkin jadi main cast itu bonus dan transisi ya, jadi bikin aku lebih semangat belajar lagi. Cuman pasti ada pressure tersendiri juga
Karena kan sebagai main cast konsistensinya susah ya, skripnya juga lebih banyak, challenging banget tapi aku bersyukur dibantu banyak pihak termasuk tim
Dukungan orang tua gimana?
Sebenernya wajar sih ini, sebenernya mamah kurang support di awal. Mamah pengin yang terbaik aja buat anak. Mamah kan udah pengalaman, mungkin pengin anaknya terjun ke bisnis ke jalur karir yang lain.
Ditentang mamah gimana cara kamu meyakinkan?
Akhirnya pas aku kerja di sini (akting) kayak mengarahkan nggak ke sini, kayak maksudnya sayang nggak sih pendidikannya cuman makin ke sini rezekinya ada terus pengin approve juga ke diriku bisa kerja keras dengan caraku sendiri akhirnya makin ke sini nerima juga
Papah gimana?
Papah sebenernya apa aja kerjaanku, yang penting tanggung jawab sih. Ada kontribusi dalam rumah karena aku masih tinggal sama orang tua jadi misal dari gajiku berapa persen buat bantu kebutuhan rumah
Berita Terkait
Terpopuler
- Menteri PU Panggil Pulang ASN Tugas Belajar di London Diduga Hina Program MBG
- 5 Lipstik Wardah Tahan Lama dan Tidak Luntur Saat Makan, Cocok untuk Daily hingga Kondangan
- 7 Parfum Tahan Lama di Indomaret, Wangi Mewah tapi Harga Ramah
- 5 HP Xiaomi Paling Murah 2026, Mulai Rp1 Juta Spesifikasi Mantap untuk Harian
- Honor X7d Resmi Meluncur di Indonesia, HP Tangguh 512GB, Baterai Awet 6500mAh, Harga Rp4 Jutaan
Pilihan
-
Babak Baru The Blues: Menanti Sihir Xabi Alonso di Tengah Badai Pasang Surut Karirnya
-
Maut di Perlintasan! Kereta Hantam Bus di Bangkok hingga Terbakar, 8 Orang Tewas
-
Setahun Menggantung, Begini Nasib PSEL di Kota Tangsel: Pilih Mandiri, Tolak Aglomerasi
-
Di Tengah Maraknya Klitih, Korban Kejahatan di Jogja Harus Cari Penjamin Biaya Medis Sendiri
-
Admin Fansbase Bawa Kabur Duit Patungan Voting, Rio Finalis Indonesian Idol Tereliminasi
Terkini
-
Zoe Kravitz Dampingi Harry Styles di Pembukaan Tur Dunia, Rumor Tunangan Makin Kuat
-
Sammy Simorangkir Hipnotis Senayan dalam Konser '20SSS' yang Penuh Haru
-
Demi Children of Heaven, Hanung Bramantyo Minta Manoj Punjabi Keluar dari Zona Nyaman
-
Gus Miftah: Pesantren Harus Jadi Benteng Lawan Bullying dan Kecanduan Gadget
-
Bikin Taka Melongo, Lautan Flashlight Cantik Warnai Konser One Ok Rock di Jakarta
-
Singgung Kisah Hijrah Uje, Abidzar Al Ghifari Bela Jefri Nichol yang Dicibir Tak Layak Umrah
-
Dedi Mulyadi Panen Kritik, Gelar Kirab Bak Raja di Tengah Ekonomi Tercekik
-
Cerita Mengharukan Ibu Kembar Tiga, Lahiran Secara Normal dan Viral di Medsos
-
ENHYPEN Pimpin Kemenangan Asia Star Entertainer Awards 2026 Hari Pertama, Ini Daftar Lengkapnya
-
Viral Struk Bakso di Klaten Ada Biaya AC Rp3 Ribu per Orang, Pemilik Akhirnya Minta Maaf