Suara.com - Lagu "Sandaran Jiwa" telah menjadikan Icha Christy sebagai salah satu penyanyi yang diperhitungkan. Sukses lagu tersebut juga seakan membawa Icha mantanp untuk mendalami musik dangdut.
Seperti diketahui, sebelum terjun ke musik dangdut, Icha Christy lebih dahulu mencoba karier di dunia musik pop. Namun Icha seakan menemui jalurnya di musik dangdut.
Ketika ditanya soal kenyamanan, Icha Christy mengakui menjadi penyanyi dangdut lebih seru. Karena merasa lebih dekat dengan para penggemar.
"Kalau dibilang lebi nyaman mana, sebenarnya sama-sama nyaman sih, cuma beda pasar aja kali ya, beda suasana. Beda situasi aja. Kalau dangdut asyiknya kita bisa joget bareng, interaksi bareng penonton lebih asyik, lebih seru," kata Icha Christy, ditemui usai tampil di acara RDI LiveKustik, di Jakarta, baru-baru ini.
"Kalau nyanyi pop, interaksi sama penonton itu, penonton menikmati suara Icha. Penonton lebih meresapilah mungkin kalau lagu melow. Kalau lagu yang sedikit beraksi juga mreka bisa asyik juga gitu nyanyi bareng. Sama-sama seru, kok. Sama-sama nyaman," kata Icha melanjutkan.
Icha Christy mengaku nyaman sebagai penyanyi dangdut maupun pop. Baginya tak masalah orang menyebutnya sebagai penyanyi dangdut, pop, mandarin, atau koplo. Yang penting, Icha bisa menghibur dan penampilannya disukai banyak orang.
"Tapi dari Icha sendiri memnag Icha bisa menyanyikan lagu itu ('Sandaran Jiwa). Jadi mau orang bilang Icha biduan, atau Icha penyanyi pop, enggak apa-apa. Memang Icha nyanyi lagu dangdut, juga lagu pop," ujar Icha Christy.
Bagi Icha Christy, dangdut maupun pop sama-sama memiliki tingkat kesulitan tersendiri. Namun untuk dangdut, Icha mengaku masih harus banyak belajar.
"Kalau nyanyi dangdut kan cengkok. Icha masih harus belajar-belajar terus, belajar lagi dan terus belajar lagi. Karena kalau lagu-lagu pop koplo, cengkoknya kan enggak terlalu dalam. Kalau lagu dangdut klasik baru Icha harus benar-benar belajar. Kalau lagu pop biasanya lebih ke headvoice, whistle voice, suara-suara wisel, suara tinggi yang perlu dipelajari," tutur Icha.
Baca Juga: Kenalan dengan Yassdi, Kreator Konten Musik Jedag-jedug yang Karyanya Kerap Nongol di TikTok
Sementara itu mengenai karya terbaru, Icha Christy mengaku tengah bersiap merilis lagu religi bertema Ramadan. Namun soal ini, Icha masih malu-malu mengungkap lebih jauh.
"Pokoknya, intinya lagunya yang enggak sedih-sedih. Icha ini mau membikin seluruh masyarakat itu semangat dalam berpuasa. Jadi semangat puasa sambil nyanyi lagu Icha. Serulah. Makanya ditunggu ya," imbuh Icha Christy.
Berita Terkait
Terpopuler
- 5 Shio yang Menarik Keberuntungan 28 Juni 2026, Hari Penuh Hoki dan Kesempatan
- 4 Sepatu Kanky Terlaris di Shopee, Nyaman Dipakai Seharian Sesuai Review Pembeli
- HBL Mantiri Dikukuhkan jadi Ketua BPP PPAD Gantikan Try Sutrisno
- 5 Motor Teririt untuk Buruh dan Pelajar, Dompet Tetap Aman Meski Pakai Pertamax
- 10 Promo Sepatu Lari di Sports Station: Adidas, Reebok, dan New Balance Mulai Rp299 Ribuan
Pilihan
-
Kabar Duka! Legenda Persija Si Macan Betawi Tan Liong Houw Tutup Usia
-
Takut PHK, Prabowo Putuskan Harga LNG untuk Industri USD 13/MMBTU
-
Sejarah! Timnas Voli Indonesia Kalahkan Korsel dan Juara AVC Mens Volleyball Cup 2026
-
Bumi Berguncang! Gempa 6,2 M Hantam Afghanistan, Getaran Terasa Hingga India
-
Perang Meletus Lagi! Iran Hantam Basis AS di Teluk, Gencatan Senjata Runtuh
Terkini
-
Bangkit dari Persahabatan SMA, This is EQUAL Resmi Debut Lewat EP Kirei
-
Bebizie Pamer Jabatan Baru, Tapi Visi-Misinya Cuma Sebatas Makeup dan Hairdo!
-
Venom: Ketika Tom Hardy Berbagi Tubuh dengan Parasit Luar Angkasa, Malam Ini di Trans TV
-
Kisah Anas Fikry dan Risky Adelia Membangun Konten Berbasis Kejujuran dan Aksi Sosial
-
Sineas Muda Soroti Akses Layar Bioskop, Menekraf Janji Perkuat Ekosistem Film Nasional
-
GJF International 2026: Menikmati Musik Jazz Berasa di Eropa
-
Pulang Kampung Setelah Sukses Go Internasional, Icha Yang Disambut Meriah di Jember
-
Pendidikan Mufli Budi Ananda, Asisten Raffi Ahmad Kini Jadi Komisaris
-
Dari Tulus hingga Hindia, Sunset di Kebun Tawarkan Pengalaman Festival Musik di Tengah Ruang Hijau
-
Andai Waktu Bisa Diulang Kembali: Dilema Davina Karamoy Antara Cinta dan Kehormatan