Suara.com - Dunia musik ikut mengalami berubah dengan semaraknya media sosial seperti Instagram dan TikTok. Dari situ telah muncul lagu-lagu gubahan dari kontek kreator, yang kerap kita dengar dan menjadi viral.
Tak jarang, lagu-lagu atau musik yang dibuat para konten kreator tersebut merupakan lagu lama yang didaur ulang dan biasanya dengan musik remix atau EDM. Salah satu konten kreator musik yang karyanya kerap nongol di TikTok atau Instagram adalah Yassdi.
Yassdi yang memiiki nama asli Sepri Yasdi dari kecil memang menyukai musik. Lelaki kelahiran Sumatera Barat, 12 September 1997 ini memang sudah hobi membuat musik remix sejak 2016.
"Dari kecil saya sudah hobi musik, setelah lulus SMA saya pernah bekerja pabrik di Batam, tapi masih belum mencukupi untuk membantu orangtua dan adik yang masih sekolah. Setelah itu saya memutuskan untuk fokus di dunia musik dan YouTube yang dari dulu menjadi bakat dan hobi saya," kata Yassdi, dalam keterangan yang diterima Suara.com.
Yassdi kemudian mulai rajin membuat musiknya sendiri dan mencoba diunggah di akun media sosialnya. Saat itu, karya Yassdi masih disepelekan dan hanya sedikit orang yang menyimak musiknya.
Kemudian ada seorang kreator konten yang meminta banuan kepada Yassdi untuk membuat musik buat kanal YouTube-nya. Setelah itu, Yassdi berpikir, mengapa tidak ia serius membuat kanal YouTube sendiri dan memperkenalkan karya-karyanya di situ.
Yassdi pun kemudian mantap dengan idenya. Ia mulai rajin mengunggah video-video musik karyanya sendiri di YouTube. Perlahan tapi pasti, Yassdi kini telah memiliki 468 ribu subscribers.
Video-video musik karya Yassdi pun kini banyak disukai orang. Sebagai bukti, lagu "Sikok Bagi Duo" yang digarap Yassdi hingga kini sudah ditonton lebih dari 9 juta kali di YouTube dalam tempo enam bulan.
Ada juga lagu "Bebaskan Diriku" dari Armada yang dibuat versi remix oleh Yassdi. Lagu tersebut kini sudah ditonton lebih dai 1,4 juta kali sejak diunggah tiga bulan lalu.
Baca Juga: Iwan Fals Siap Gelar Konser Petisi Cinta: Manusia Setengah Dewa, Promotor Cuma Sediakan 1000 Tiket
Kini, Yassdi dipercayai sebagai agregator digital yang membantu mendistribusikan musik ke platfrom-platform musik terkenal seperti, Spotify, Itunes, Resso, Yotube Music dan platform music lain di bawah naungan Euphoria Media.
Yassdi pun berpesan untuk para kreator konten musik jangan pernah menyerah mengejar cita-cita. "Jangan pernah tinggalkan dan fokus pada hobi Anda. Apa yang Anda sukai kerjakan, suatu saat itu yang bakal menjadi bekal kedepannya," tutur Yassdi.
Berita Terkait
-
Iwan Fals Siap Gelar Konser Petisi Cinta: Manusia Setengah Dewa, Promotor Cuma Sediakan 1000 Tiket
-
Fokus dengan Band Lokal, Big Record Asia Luncurkan Lagu Terbaru Audiofill dan Nowadays Erase
-
Makin Meroket, Lagu Muak dari Aruma Raih 1,3 Juta Viewers di YouTube dan Masuk Top 50 Spotify
-
Everblast Festival Umumkan Line Up Fase 2, Ada The Rasmus dan Seconhand Serenade
-
Unik Banget, Konsep Metahuman Bisa "Hidupkan' Musisi Meninggal Dalam Konser: Bagaimana Caranya?
Terpopuler
- 5 Shio yang Menarik Keberuntungan 28 Juni 2026, Hari Penuh Hoki dan Kesempatan
- 4 Sepatu Kanky Terlaris di Shopee, Nyaman Dipakai Seharian Sesuai Review Pembeli
- HBL Mantiri Dikukuhkan jadi Ketua BPP PPAD Gantikan Try Sutrisno
- 5 Motor Teririt untuk Buruh dan Pelajar, Dompet Tetap Aman Meski Pakai Pertamax
- 10 Promo Sepatu Lari di Sports Station: Adidas, Reebok, dan New Balance Mulai Rp299 Ribuan
Pilihan
-
Kabar Duka! Legenda Persija Si Macan Betawi Tan Liong Houw Tutup Usia
-
Takut PHK, Prabowo Putuskan Harga LNG untuk Industri USD 13/MMBTU
-
Sejarah! Timnas Voli Indonesia Kalahkan Korsel dan Juara AVC Mens Volleyball Cup 2026
-
Bumi Berguncang! Gempa 6,2 M Hantam Afghanistan, Getaran Terasa Hingga India
-
Perang Meletus Lagi! Iran Hantam Basis AS di Teluk, Gencatan Senjata Runtuh
Terkini
-
Bangkit dari Persahabatan SMA, This is EQUAL Resmi Debut Lewat EP Kirei
-
Bebizie Pamer Jabatan Baru, Tapi Visi-Misinya Cuma Sebatas Makeup dan Hairdo!
-
Venom: Ketika Tom Hardy Berbagi Tubuh dengan Parasit Luar Angkasa, Malam Ini di Trans TV
-
Kisah Anas Fikry dan Risky Adelia Membangun Konten Berbasis Kejujuran dan Aksi Sosial
-
Sineas Muda Soroti Akses Layar Bioskop, Menekraf Janji Perkuat Ekosistem Film Nasional
-
GJF International 2026: Menikmati Musik Jazz Berasa di Eropa
-
Pulang Kampung Setelah Sukses Go Internasional, Icha Yang Disambut Meriah di Jember
-
Pendidikan Mufli Budi Ananda, Asisten Raffi Ahmad Kini Jadi Komisaris
-
Dari Tulus hingga Hindia, Sunset di Kebun Tawarkan Pengalaman Festival Musik di Tengah Ruang Hijau
-
Andai Waktu Bisa Diulang Kembali: Dilema Davina Karamoy Antara Cinta dan Kehormatan