Suara.com - Henry Kurnia Adhi Sutikno atau Jhon LBF kembali menjadi sorotan. Kali ini, pengusaha muda ini digugat sampai Rp 1,8 miliar oleh PT Adidharma Ekaprana melalui pengacara Arif Edison dengan tudingan penipuan.
Tidak terima dengan tuduhan tersebut, Jhon LBF menuding penggugat sedang melakukan panjat sosial alias pansos terhadap dirinya.
Hal ini disampaikan Jhon LBF melalui sebuah unggahan Instagram pada Minggu (19/2/2023).
"Tujuh tahun saya jalani hidup kerja keras di tempat lomba burung bayaran Rp 60 ribu per hari. Diludahi orang udah pernah, dihina adalah makanan sehari-hari karena kondisi saya yang miskin pada kala itu! Tapi nggak ada yang pernah berani bilang saya penipu!" geram Jhon LBF dalam caption.
Jhon LBF ternyata merasa harga dirinya tercoreng. Karenanya, ia akan berusaha sekuat tenaga untuk membuktikan bahwa apa yang ditudingkan terhadap dirinya tidak benar.
Selain itu, Jhon LBF juga mengaku tidak mempunyai masalah hukum sama sekali.
"Ini urusan harga diri! Saya sampai detik ini tidak ada satupun masalah hukum! Kamu sentuh harga diri saya, nyawa saya pertaruhkan!" sambungnya.
Jhon LBF merasa penggungat salah memilih lawan karena dirinya merupakan orang yang tangguh, sehingga tidak akan mundur untuk mengembalikan nama baiknya.
"Kamu harus tanggung akibat dari perbuatanmu. Siapa menabur angin, pasti menuai badai! Kalau mau pansos sama saya, boleh-boleh aja tapi jangan tol*l!" pungkasnya.
Baca Juga: Video Ria Ricis Joget Bareng Teuku Ryan Viral, Warganet: Introvert Ini Guys, Bukan Pecicilan
Ternyata, unggahan Jhon LBF ini cukup banyak mendapat dukungan dari warganet.
"Tetap semangat bang Jhon jangan pernah takut sama manusia takut lah pada Allah," komentar @via***.
"Kalau berani orang itu bilang penipu, harus bisa dipertanggungjawabkan omongannya bang Jhon. Langsung LP kan saja, emang zaman sekarang bisa gampang bilang-bilang orang penipu tanpa bukti?" sambung @posan***.
"Semakin tinggi sebuah pohon, maka semakin kuat angin menerpanya. Tetap semangat pak @jhon," imbuh @ekapurna***.
Berita Terkait
-
Video Ria Ricis Joget Bareng Teuku Ryan Viral, Warganet: Introvert Ini Guys, Bukan Pecicilan
-
Ekspresi Sedih Aurel Hermansyah Saat Acara Ulang Tahun Thariq Halilintar Disorot, Kasihan dengan Nasib Fuji?
-
Choiza Dynamic Duo Umumkan Bakal Menikah Juli 2023
-
Fuji Dinasihati Ibu Gara-Gara Galau Pasca Putus dari Thariq Halilintar
-
Fan Meeting VIVIZ di Indonesia Batal Digelar, Begini Cara Refund Tiketnya
Terpopuler
- Istana Diminta Istirahatkan Qodari atau Demo Mahasiswa Bisa Makin Besar
- Ciri-Ciri Sepatu Berbahan Kulit Babi, Kenali sebelum Membeli
- 4 Sepatu Jalan Kaki Lokal Terbaik Harga Rp300 Ribuan Sesuai Review, Kualitas Jempolan
- 4 Pompa Air Kedalaman 20 Meter ke Atas, Hemat Listrik dan Tekanan Air Stabil
- Roy Suryo Ditangkap di Bintaro Terkait Kasus Ijazah Palsu Jokowi, Sempat Diancam Borgol
Pilihan
-
Salah Sasaran Evaluasi: Menilai Program MBG Lewat Respons Anak Itu Absurd
-
Dasco di Mobil Komando Aksi: Aspirasi Kawan-kawan Sudah Disampaikan, Hidup Mahasiswa!
-
Bukan Sekadar Karaoke, Orutaku Club Jadi Mesin Waktu Bagi Wibu Generasi 90-an
-
Kejagung Tetapkan Glory Harimas Sihombing Tersangka, Dugaan Jual Beli Titik Dapur MBG Terungkap
-
Wamensesneg Terluka Kena Batu, Kivlan Zen Berdarah Saat Eksekusi Hotel Sultan GBK Ricuh
Terkini
-
Viral Pacar Sarwendah Diduga Pakai Jam Patek Philippe Palsu, Ini Cara Bedakan Asli dan KW
-
Lawan Stroke dengan Karya, Anggia Novita Debut Jadi Produser OST Film Juminten Edan
-
Membludak! Audisi Miss Indonesia 20th Catat Peningkatan Peserta di Sejumlah Kota
-
Profil dan Pekerjaan Kevin Gusnadi, Pacar Baru Ayu Ting Ting Akhirnya Go Public
-
Jusuf Kalla Sebut Tanah Runtuh Bukan Sekadar Film, Tapi Media Pembelajaran
-
ARTJOG 2026 Angkat Kisah Luka dan Warisan Antar Generasi Melalui Seni
-
Mad World: Kolaborasi Hard Lights dengan Musisi Kelas Dunia Bergaya Techno Crossover
-
Gisella Anastasia Perdana Main Sinetron, Langsung Jadi Tokoh Utama
-
Keliling Lima Kota, Soundrenaline 2026 Tawarkan Cara Baru Menikmati Festival Musik di Indonesia
-
Davina Karamoy Korban Hanania Travel, Uang Rp164 Juta untuk Daftar Haji Terancam Lenyap