Suara.com - Remaja bernama David menjadi korban pengeroyokan beberapa orang, termasuk salah satu di antaranya Mario Dandy Satriyo. Si pelaku diduga anak dari dari pejabat eselon II di Direktorat Jenderal Pajak (DJP) Kementerian Keuangan, Rafael Alun Trisambodo.
Kasus yang muncul sejak Senin, 20 Februari 2023 ini menjadi perhatian publik. Terlebih sosok Mario Dandy Satriyo yang merupakan anak seorang pejabat dari.
Dengan status anak pejabat, Mario Dandy Satriyo termasuk sosok yang kerap flexing alias pamer harta. Lalu, seperti apa tingkah Mario Dandy Satriyo saat pamer kekayaan? Berikut 5 di antaranya.
1. Kendarai Rubicon
Pada postingan terbaru Mario Dandy Satriyo, ia dengan asyiknya mengendarai mobil bermerek Rubicon. Sebagai informasi, kendaraan tersebut ditaksir melebihi Rp1 miliar.
Tapi bukan hanya sekadar pamer mobil mewah, kendaraan roda empat tersebut diduga menggunakan plat nomor palsu.
Sebab saat terparkir di Polres Pesanggrahan, Jakarta Selatan yang menangani kasus ini, pelat mobil tersebut adalah B 120 DEN. Sementara dalam akun Tik Tok, kendaraan serupa memiliki nomor polisi B 2571 PBP. Mobil tersebut juga dikabarkan tidak membayar pajak.
2. Ugal-ugalan pakai Harley
Mario Dandy Satriyo bukan hanya menggunakan pelat nomor palsu. Putra pejabat publik ini juga ugal-ugalan di jalan.
Baca Juga: Sosok Mario Dandy Satriyo, Anak Pejabat Pajak yang Aniaya Remaja hingga Kritis
Tengok saja saat Mario Dandy mengendarai motor Harley Davidson. Ia mengangkat stang hingga ban naik.
Video yang diunggah pada Juni 2022 ini langsung banjir kritik. Terlebih dengan status Mario Dandy yang merupakan anak pejabat.
"Pakai uang orangtua aja gayanya udah si paling-paling," kata akun @ift*****.
"Cie sirkus pakai uang rakyat," sahut akun @ang*****.
3. Pamer dikawal
Mario Dandy Satriyo juga tipe pemerhati komentar. Saat warganet memperingatkan dirinya bisa ditilang, putra pejabat ini memamerkan hak istimewanya.
Tag
Berita Terkait
Terpopuler
- Putusan MK soal Kuota Internet Hangus Ubah Peta Bisnis Operator, Pakar: Paket Data Bakal Berubah
- Melayat ke Yogya, Susi Pudjiastuti Kenang Sosok Nasirun
- Fortuna Sittard Ogah Jual Justin Hubner ke Klub Super League
- Kado Kemerdekaan: Pemutihan Pajak Kendaraan di Agustus 2026, Buruh dan Ojol Dapat Diskon Khusus
- Prabowo Singgung Nuklir Iran, Badan Atom Internasional Ungkap Faktanya
Pilihan
-
Pagar Besi di Mal-mal, Benarkah untuk Antisipasi Plot Kerusuhan Agustus?
-
Desa Kecil, Mimpi Mendunia: Ketika Kolaborasi Mengubah Wajah Kemiren
-
Kejagung Geledah Rumah Eks Jampidsus Febrie yang Pernah Dijaga TNI
-
Kematian Sutrimo dan Rangkaian Kejanggalan yang Muncul dari Kampung Halaman
-
Pengintai Misterius dan CCTV Mendadak, Kejanggalan di Rumah Sutrimo
Terkini
-
Gerindra Kaji Komprehensif Putusan MK Soal Anggaran MBG Dipisah dari Pos Pendidikan
-
Kasus Campak Sudah Turun 93 Persen, Namun Risiko Penularan di Sekolah Masih Ada
-
Potensi Kendaraan Listrik di Jawa Tengah Terus Menguat, Semarang Jadi Pasar Strategis
-
Pegadaian Raih Penghargaan ESG 2026 Berkat Inovasi Keuangan Inklusif
-
5 Daftar HP Baterai 8000mAh+ Terbaik 2026: Tipis, Gahar, dan Tahan Berhari-hari!
-
Big, Buku Anak yang Mengingatkan Bahaya Body Shaming Sejak Dini
-
Bukan Pajeon Biasa! Ini 5 Fakta Menarik Padakjeon, Pancake Korea Tinggi Protein yang Lagi Viral
-
Ogah Tebak Skor Jelang 'El Clasico', Pramono: Saya Berdoa dalam Hati Persija Menang Melawan Persib
-
Mal Berpagar Tinggi Simbol Krisis Kepercayaan, Negara Dinilai Gagal Lindungi Rakyat dan Pengusaha
-
Digagalkan! 300 Butir Obat Terlarang dan Sabu Nyaris Masuk Lapas Kelas I Semarang