Suara.com - Keluarga Muhammad Syamil Akbar, korban tewas kecelakaan lalu lintas yang ditrabrak Ira Riswana, Maulana Malik Ibrahim membeberkan beberapa kejanggalan kasus tersebut.
Muhammad Syamil Akbar awalnya cuma didata luka ringan oleh penyidik Satlantas Polres Metro Jakarta Selatan usai ditabrak putra Ira Riswana.
"Dalam Surat Keterangan yang diberikan oleh penyidik Kanit Lakalantas Polres Jakarta Selatan tertanggal 12 Maret 2023 kepada pihak keluarga korban, sempat dinyatakan oleh penyidik bahwa korban hanya mengalami luka pada bagian kaki kiri-kanan lecet dan sudah ditangani di RSUD Pasar Minggu," ujar kuasa hukum keluarga Muhammad Syamil Akbar, Syarif Hasan Salampessy ditemui di Bareskrim Polri, Jumat (14/4/2023).
Penyidik Satlantas Polres Metro Jakarta Selatan baru mengubah data Muhammad Syamil Akbar setelah rumah sakit mengeluarkan pernyataan kematian yang bersangkutan.
"Surat Sertifikat Medis Penyebab Kematian yang dikeluarkan oleh pihak RSUD Pasar Minggu menerangkan bahwa korban meninggal pada 12 Maret 2023 pukul 02.23 WIB. Sementara penyidik baru merevisi surat pada 13 Maret 2023 bahwa korban luka robek di bagian pelipis sebelah kiri, patah tulang pinggul, luka memar dari bagian tulang leher dan meninggal di TKP. Jadi surat tersebut awalnya tidak sesuai fakta," kata Syarif melanjutkan.
Penyidik Satlantas Polres Metro Jakarta Selatan juga sudah sempat mengembalikan sepedamotor milik teman Muhammad Syamil Akbar untuk diperbaiki di bengkel.
"Barang bukti motor dari korban sempat dikembalikan oleh penyidik pada 22 Maret 2023 kepada keluarga korban. Keluarga juga sempat diantar untuk membawa atau memperbaiki ke bengkel oleh penyidik. Namun karena pada saat itu bengkelnya tutup, akhirnya motor korban pun dibawa kembali ke rumah," imbuh Syarif.
Namun setelah kasusnya viral, penyidik Satlantas Polres Metro Jakarta Selatan tiba-tiba meminta lagi motor teman Muhammad Syamil Akbar untuk kembali disita.
"Pada tanggal 5 April 2023, penyidik kembali menyita motor dari korban," beber Syarif Hasan Salampessy.
Baca Juga: Ibu Korban Kecelakaan Tuding Ira Riwana Berbohong, Penabrak Ternyata Tak Antar Syamil ke Rumah Sakit
Penyidik Satlantas Polres Metro Jakarta Selatan juga disebut tidak meminta putra Ira Riswana untuk tes urine.
"Padahal pada kasus-kasus kecelakaan lalu lintas yang lain, para pelaku yang diduga mengakibatkan kecelakaan yang menimbulkan hilangnya nyawa seseorang dilakukan cek urine, sebagaimana diatur dalam Perkap Polri No. 15 Tahun 2013 yang mewajibkan hal tersebut," jelas Syarif Hasan Salampessy.
Berbekal rentetan bukti tersebut, keluarga Muhammad Syamil Akbar pun mengadukan lambatnya penanganan kasus itu ke Propam Polri. Ada delapan penyidik yang mereka curigai sengaja menghambat proses hukum.
"Saya mohon untuk keadilan anak saya kepada Bapak Kapolri, Bapak Presiden. Saya berharap kasus ini dapat diungkap dengan tuntas secara transparan oleh Mabes Polri," ucap ibu Muhammad Syamil Akbar, Nurhayati.
Putra Ira Riswana menewaskan pemotor di kawasan Ragunan, Jakarta saat mengendarai mobil Mercy dan mengalami kecelakaan pada 12 Maret 2023 dini hari. Kasusnya viral karena lambatnya penanganan perkara yang diduga berkaitan dengan status sang ayah, Kombes Abu Bakar Tertusi sebagai Karo Ops Polda NTB.
Kasus putra Ira Riswana saat ini sudah dilimpahkan ke Polda Metro Jaya, Jakarta untuk proses penyidikan.
Tag
Berita Terkait
-
Ibu Korban Kecelakaan Tuding Ira Riwana Berbohong, Penabrak Ternyata Tak Antar Syamil ke Rumah Sakit
-
Ada Unsur Pidana, Kasus Kecelakaan Anak Ira Riswana Naik Penyidikan
-
Jefri Nichol Sindir Kasus Anak Ira Riswana: Mentang-Mentang Anak Polri, Bunuh Orang Enggak Dihukum
-
8 Fakta Anak Ira Riswana Tabrak Pelajar versi Keluarga, Bantah Tabrak Lari dan Beri Uang Damai
-
Profil Ira Riswana, Artis 90-an yang Putranya Terlibat Kasus Tabrak Pelajar Tewas Ditempat
Terpopuler
- Intip Kekayaan Ida Hamidah, Pimpinan Samsat Soetta yang Dicopot Dedi Mulyadi gara-gara Pajak
- Dicopot Dedi Mulyadi Gegara KTP, Segini Fantastisnya Gaji Kepala Samsat Soekarno-Hatta!
- 6 HP Snapdragon Paling Murah RAM 8 GB untuk Investasi Gadget Jangka Panjang
- Sabun Cuci Muka Apa yang Bagus untuk Atasi Kulit Kusam? Ini 5 Pilihan agar Wajah Cerah
- 5 HP Infinix Termurah dengan Fitur NFC yang Canggih, Mulai Rp1 Jutaan
Pilihan
-
Balas Rhoma Irama, LMKN Jelaskan Akar Masalah Royalti Musik Dangdut Jadi Rp25 Juta
-
Buat Kaum dengan Upah Pas-pasan, Nabung dan Investasi Adalah Kemewahan
-
Resmi! Liliek Prisbawono Jadi Hakim MK Gantikan Anwar Usman
-
Apartemen Bassura Jadi Markas Vape Narkoba, Wanita Berinisial E Diciduk Bersama Ribuan Barang Bukti!
-
Mendadak Jakarta Blackout Massal: Sempat Dikira Peringatan Hari Bumi, MRT Terganggu
Terkini
-
Reuni di Film Tiba-Tiba Setan, Oki Rengga Ungkap Jasa Besar Lolox di Industri Hiburan
-
Steven Wongso Samakan Penjual Martabak dengan Pengedar Narkoba, Nicky Tirta Emosi
-
Bikin Nostalgia! Konser Tribute Daft Punk Terbesar Siap Guncang Jakarta Akhir April
-
Eric Morotti Drummer Suffocation Cabut dari Band, Capek Kerja Bareng Pecandu Narkoba
-
Reaksi Aisha Saat Tahu Punya Kakak Ressa, Denada Siapkan Pertemuan di Singapura
-
Siswi Korban Bully Diminta Uang Damai Rp200 Juta, Orangtua Pelaku Diduga Anggota DPRD Bekasi
-
Viral Perempuan di Lebak Suruh Terduga Pencuri Parfum Sumpah Sambil Injak Alquran
-
Plot Twist! Ananta Rispo Ketemu Polisi yang Mirip dengannya saat Lapor Kehilangan Helm
-
Viral Wagub Kalbar Tantang Dedi Mulyadi Pimpin Daerahnya: Kalau Bisa Kucium Lututnya
-
Siswa SMP di Siak Tewas saat Ujian Praktik, Hasil Penyelidikan Polisi Dinanti