Suara.com - Lina Mukherjee ngamuk ketika seorang netizen berusaha menghubunginya dan menagih THR lebaran yang dijanjikannya.
Sebelumnya, Lina Mukherjee sempat mengunggah nama-nama netizen yang dijanjikan akan mendapat THR dari dirinya. Namun, selebgram pecinta Bollywood itu belum sempat mengirimnya sampai sekarang.
Kemudian, seorang netizen berusaha menanyakan tentang THR tersebut melalui DM Instagram yang membuat Lina Mukherjee naik pitam.
"Jadi, gini lo guys kenapa aku belum transfer netizen. Pertama, aku harus transfer karyawan aku dulu. Kan aku punya karyawan. Terus THR, uang dapurku dulu sebelum si Firman libur," kata Lina Mukherjee dalam Instagram Story, Kamis (20/4/2023).
Selain karyawan, Lina Mukherjee juga ingin memberikan THR untuk semua keluarganya terlebih dulu. Ia pun sudah berjanji akan mengirim THR untuk semua orang dalam sehari.
"Aku udah bilang kalau kamu dapat THR, kamu harus sabar. Cuman duduk cantik nunggu transferan. Yaudah kalau kamu nggak sabar aku ganti orang dan kamu nggak bisa marah, karena itu udah perjanjian," jelasnya.
Lina Mukherjee mengatakan tak ingin diganggu oleh netizen yang tidak bekerja untuknya, tetapi terus-menerus menagih THR yang telah dijanjikannya.
"THR itu kan kalian nggak kerja sama aku sih. Kalian cuman nonton live. Kalau kalian ganggu aku ya aku kasih ke orang lain," ujarnya.
Di sisi lain, Lina Mukherjee juga masih menunggu semua netizen yang akan diberi THR mengirim nomor rekeningnya. Sebab, selebgram pecinta Bollywood ini ingin menyelesaikan semuanya sekaligus.
Baca Juga: Setelah Tampil Tanpa Hijab, Kini Putri Anne Pamer Foto Temani Makan Siang di Bulan Puasa
"Karena aku hidupnya banyak urusan, ini aja aku baru istirahat. Jadi, nanti sorean aku transfer semua. Terus kan ada orang yang belum kasih nomor rekeningnya, jadi aku tunggu aja biar sekalian," katanya.
Selain itu, Lina Mukherjee juga mengaku masih mengurus puluhan orang yang sudah bekerja dengannya dan harus mendapat THR.
"Total manusianya aja udah hampir 60 orang yang aku kasih. Kalau nggak sabar ya ke laut aja, lagian ngapain sih ngarepin THR," tegasnya.
Berita Terkait
-
Warga Indramayu Berjejer Minta THR Uang Receh di Jalanan, Warganet: Budaya yang Berbahaya
-
Tradisi dan Kebersamaan dalam Merayakan Hari Raya Idul Fitri, Yuk Simak!
-
30 Link Download Video Ucapan Lebaran di YouTube dan TikTok
-
Ini Tradisi Unik Perayaan Idul Fitri di Sejumlah Negara
-
6 Tips dan Trik agar Tampil Menarik Selama Hari Raya, Yuk Persiapkan!
Terpopuler
- Mengenal Lisda Cancer, Perwira Tinggi Polri yang Pensiun Tak Lama Usai Jadi Brigjen
- Skenario Timnas Indonesia Jika Imbang atau Kalah dari Vietnam di Piala AFF 2026
- Sunscreen Apa yang Bagus untuk Menghilangkan Flek Hitam di Wajah? Ini 3 Rekomendasi sesuai Review
- Fortuna Sittard Ogah Jual Justin Hubner ke Klub Super League
- 4 Shio Beruntung Hari Ini 4 Agustus 2026: Macan hingga Babi Berpeluang Dapat Kabar Baik
Pilihan
-
Pagar Besi di Mal-mal, Benarkah untuk Antisipasi Plot Kerusuhan Agustus?
-
Desa Kecil, Mimpi Mendunia: Ketika Kolaborasi Mengubah Wajah Kemiren
-
Kejagung Geledah Rumah Eks Jampidsus Febrie yang Pernah Dijaga TNI
-
Kematian Sutrimo dan Rangkaian Kejanggalan yang Muncul dari Kampung Halaman
-
Pengintai Misterius dan CCTV Mendadak, Kejanggalan di Rumah Sutrimo
Terkini
-
Mosi Tidak Percaya! Jajaran Wakasek dan Guru SMPN di Subang Mundur Massal
-
Lolos ke Final Usai Singkirkan Persija, Lucho Keluhkan Lapangan Dipta yang Keras dan Kering
-
Singkirkan Arema FC, Persebaya Tantang Persib di Final Piala Presiden 2026
-
Apa Itu Registration Ban FIFA? Ini Penyebab Klub Sriwijaya FC Bisa Dilarang Daftar Pemain
-
Jejak Kasus Haji Halim Ali, Dari Pengusaha Besar hingga Ahli Waris Kembalikan Rp127 Miliar
-
Modus Penimbun Pertalite Terbongkar, Isi BBM Berulang Pakai Barcode Berbeda di SPBU
-
Geger Temuan Mayat Mutilasi dalam Karung Beras di Pancoran Mas Depok
-
Jelang HUT ke-81 RI, Masjid Indonesia Pertama di Kanada Barat Resmi Berdiri
-
Diduga Bawa Kabur Kamera Rp200 Juta, DJ Wanita dan Suaminya Dipolisikan di Bogor
-
5 Perubahan Contact Center di Era Generative AI, Tak Lagi Sekadar Layanan Pengaduan