Suara.com - Akri Patrio dikenal sebagai komedian tersohor di Indonesia. Namun kini, namanya justru wara-wiri sebagai pendakwah alias ustaz.
Artis hijrah, kini yang menjadi cap buat Akri Patrio. Namun sang komedian justru ogah disebut begitu.
"Kalau ada yang bilang 'wah Akri sudah hijrah', ah biasa aja. Kenapa jarang syuting, gue nggak diajak anyi**," celoteh Akri Patrio ditemui di kawasan Depok, Jawa Barat belum lama ini.
Namun ternyata lewat ceritanya, Akri Patrio bukan sosok yang mendadak dakwah. Sebab ternyata sejak kecil komedian yang sudah menunaikan Haji tersebut sudah nyantri.
Lalu, seperti apa cerita Akri Patrio yang kini dikenal sebagai Ustaz Akri? Simak wawancara selengkapnya.
Bang Akri, lama nggak kelihatan, apa kabarnya?
Memangnya aku kemalingan triplek? Hahahaha. Kabar saya baik-baik aja, kelihatan nggak kelihatan, sekarang kelihatan kan?
Apa karena sekarang sibuk dakwah makanya jarang syuting?
Nggak juga, saya berangkat dari dunia seni. Kalau dibilang dakwah, nggak lah. Kelas kita mah ngajak, ngajak ngaji ya lebih kepada seru-seruan tapi belajar.
Baca Juga: Interview: Perjalanan Hidup Arief Muhammad, dari Penulis Hingga jadi Pebisnis
Jadi kalau saya nggak ada konsep seperti kyai yang 'di bab ini ada 1,2,3'. Terpenting buat saya, ketemu ayat, sikat, nyampe ilmunya. Jadi bukan berangkat dari gimana-gimana. Saya mah sebagai temannya Eko sama Parto.
Tapi kalau menyampaikan satu, dua ayat, sebelumnya pernah di pesantren atau gimana bang?
Ya, karena dikeluarga kami nyantri itu hampir semua ngalamin. Cuma maslaahnya dulu, kalau bapak tuh gaya hidup nggak pakai kurikulum lah, ngalir aja. Pengin bener ya elu ngaji.
Berati memang semua saudara pada nyantri ya bang?
Hampir semua keluarga mengalami pesantren. Ada yang setahun, tiga tahun. Paling bego kata saya gitu yang 12 tahun itu nggak pulang-pulang.
Kalau bang Akri, berapa lama di pesantren?
Ah sekadar belajar masak aja, ngeliwet ngeliwet, masukin ikan tembang, sambelnya yang pedas. Ibarat kepala nih, sampai ngebul kepala saya.
Jadi kalau dibilang berapa tahun, ah malu lah, karena saya nanti dikata ‘wah pantes’ gitu.
Sampe ngebul berarti ya bang?
Iya sampai ngebul haha. Iya temen-temen pada ngaji saya maling ikan, gimana haha. Ya itungan SMP. Nganggur terus beberapa tahun kuliah. Alhamdulillah kuliah sama ngelawak lebih dulu ngelawak. Saya tinggalin dulu kuliah tapi akhirnya sambil ya beberes alhamdulillah kelar kuliah.
Tapi bang, aktivitas sekarang banyak dakwah, kangen syuting lagi nggak?
Bagi saya karena hidup itu karunia, ngelawak juga karunia Allah.
Kalau ada yang bilang 'wah Akri sekarang sudah hijrah', ah biasa aja. Kalau ditanya kok jarang syuting? Gue nggak diajak, any***. Kira-kira begitu.
Apa yang paling dikangenin dari syuting?
Yang dikangenin itu kalo Parto lucu, Eko lucu, tiba-tiba Akri juga lucu nah itu. Nah yang bikin keingetan Parto lucu, Eko lucu, Akri nggak lucu, nah itu kalau nggak enak, nyesek dah haha.
Seandainya sekarang diajak syuting lagi mau bang?
Mau, karena kita berangkat dari ngelawak ya. Sebenarnya di panggung (ceramah) saya ngelawak, cuma gayanya aja kayak orang ngaji. Jadi kalau dibilang lu pelawak tapi kayak ustaz, ya pelawak yang belajar ngaji aja.
Berarti ada kemungkinan Patrio comeback?
Masih. Kita di YouTube udah ada. Parto Akri Eko udah ada di YouTube. Buat stasiun TV kita tunggu aja, mudah-mudahan aja. Tunggu aja.
Dakwah udah, ngelawak, politik minat nggak bang? Apa sudah ditawarkan?
Sempet. Bahkan pimpinannya Eko juga sempet ngajak.
Cuma, pesen bapak saya ringan, kata bapak saya, 'Jadi RT juga jangan. Kalau hidup enggak mau capek, kalau hidup enggak mau pusing, jadi RT juga jangan', kata bapak, 'Ngurusin anak aja capek, ngurusin keluarga aja capek, duit juga perlu apalagi ngurusin rakyat'. Jadi, apa kapasitas saya, tahu dirilah.
Bukan nggak mau, pengen sebetulnya, tapi restunya enggak dapet. Karena tipe Akri itu orangnya lebih kepada nyari aman aja, hidup yang simpel aja.
Bicara target, apa ada yang masih ingin diwujudkan?
Ya pengin bener aja sebener benernya gitu. Tinggalin yang lain. Jadi ada bahasa yang indah, 'Mati sebelum mati'. Matiin semua urusan, baru kita mati beneran. Karena kita nggak bisa mati beneran' kalau urusan yang lain masih kumpul di otak kita.
Berita Terkait
-
Jawaban Nyeleneh Akri Patrio Ditanya Kenapa Jarang Syuting
-
Salah Tingkah Diminta Ceramah Dadakan, Aksi Akri Patrio Bikin Ngakak
-
Bikin Ngakak, Akri Patrio Salah Tingkah Diminta Ceramah Dadakan
-
Akri Patrio Terpaksa Tolak Ajakan Eko Terjun ke Politik, Ini Alasannya
-
Gegara Reuni, Akri Patrio Kangen Tampil Ngelaba
Terpopuler
- Dituding jadi Biang Kerok Laga Persija vs Persib Batal di Jakarta, GRIB Jaya Buka Suara
- 7 HP Midrange RAM Besar Baterai 7000 mAh Paling Murah yang Layak Dilirik
- Motor Eropa Siap Sikat CBR150R dan R15, Harganya Cuma Segini
- Promo Alfamart Hari Ini 6 Mei 2026, Serba Gratis hingga Tukar A-Poin dengan Produk Pilihan
- 5 Sepatu Lokal Versatile Mulai Rp100 Ribuan, Empuk Buat Kerja dan Jalan Jauh
Pilihan
-
Suporter Persipura Rusuh, Momen Menegangkan Pemain Adhyaksa FC Dilempari Botol
-
Kronologi Haerul Saleh, Anggota BPK RI Eks Anggota DPR Meninggal saat Rumahnya Kebakaran
-
Tragis! Anggota IV BPK Haerul Saleh Tewas dalam Kebakaran di Tanjung Barat, Diduga Akibat Sisa Tiner
-
16 Korban Tewas Bus ALS Terbakar di Muratara Berhasil Dievakuasi, Jalinsum Masih Mencekam
-
'Celana Saya Juga Hancur', Cerita Saksi yang Kena Sisa Air Keras Saat Bantu Andrie Yunus
Terkini
-
Hancurnya Hati Suami Gerebek Istri Selingkuh, Anak yang Dibawa sampai Tendang Lemari
-
Bikin Syok, Suhu TikTok Bowo Alpenliebe Mendadak Umumkan Kehamilan Istri
-
Nama Baiknya Terlanjur Rusak, Erin eks Andre Taulany Ancam ART dan Dalang Kasus dengan Denda Rp4 M
-
Sinopsis My Dearest Assassin, Film Thailand Penuh Aksi dan Romansa yang Tayang di Netflix
-
Sinopsis Gohan, Film Persahabatan Anjing dan Manusia yang Siap Bikin Nangis
-
Park Ji Hoon Bintang The Kings Warden Siap Gelar Fancon di Jakarta, Catat Tanggalnya
-
Tangis Soimah Pecah di Pernikahan Sang Putra, Aksa Uyun Resmi Nikahi Yosika Ayumi
-
Once Mekel Boyong Slank hingga Musisi Lintas Generasi di Gema Kampus Surabaya
-
Sinopsis The Hunt: Perburuan Manusia oleh Kelompok Elit Demi Kesenangan, Tayang di Netflix
-
Giliran Erin Taulany Polisikan eks ART, Geram karena Wajah Anak Disebar ke Medsos