Suara.com - Luna Maya dan Nia Ramadhani baru-baru ini menjadi pasangan pertandingan lomba tenis bertajuk, Lagi-lagi Tenis. Mereka pun berhasil mengalahkan yang Nagita Slavina dan Gege Elisa yang menjadi lawan mainnya.
Selaib menjadi juara, Lwarganet juga menyorot busana yang dikenakan Luna Maya dan Nia Ramadhani. Outfit olahraga mereka mencolok bahkan banyak yang menyanjung busana yang mereka kenakan saat bertanding tenis. Dengan body goals yang mereka miliki, penampilan dengan rok tenis menjadi semakin menarik.
Lantas seperti apa potret Luna Maya dan Nia Ramadhani pakai rok tenis? Berikut ulasannya.
1. Luna Maya dan Nia Ramadhani menjalani pemotretan untuk kompetisi "Lagi-Lagi Tenis" dengan seragam tenis serba putih. Rok tenis yang mereka kenakan jadi semakin kece. Apa lagi ke-duanya mempunyai tinggi badan sekitar 170 cm.
2. Luna Maya awalnya bermain tenis pada 2009, tetapi tidak dilanjutkan karena merasa kesulitan. Luna Maya akhirnya bermain tenis lagi setelah melihat Raffi Ahmad dan Enzy Storia bertanding.
3. Sedangkan Nia Ramadhani diketahui sudah lama rutin bermain tenis, terlebih keluarga sang suami memfasilitasinya dengan lapangan yang bisa dipakai kapan pun. Seperti postingannya pada 2016, Nia terlihat mengajari putri sulungnya main tenis.
4. Duet Luna Maya dan Nia Ramadhani menghasilkan permainan tenis yang memukau. Luna dan Nia memenangkan pertandingan dengan skor 8-3 dari pasangan Gigi-Gege yang ketinggalan poin sejak awal pertandingan.
5. Luna Maya dan Nia Ramadhani mengenakan outfit serba warna merah muda untuk pertandingan utama "Lagi-lagi Tenis". Kaki jenjang Luna dan Nia saat pakai rok tenis lagi-lagi mencuri perhatian.
6. Nia Ramadhani mempersembahkan kemenangannya di "Lagi-Lagi Tenis" untuk ketiga anaknya yang mendukung dari pinggir lapangan. Nia berusaha membuktikan kepada tiga anaknya apabila ibu mereka tak lagi bikin malu.
Nah itu dia sederet potret Luna Maya dan Nia Ramadhani pakai rok tenis selama gelaran kompetisi Lagi-Lagi Tenis.
Kontributor : Neressa Prahastiwi
Berita Terkait
-
Sabrina: Saat Boneka Cantik Menjadi Wadah Iblis yang Haus Darah, Malam Ini di ANTV
-
The Doll 2: Teror Sabrina Kembali Gentayangan, Malam Ini di ANTV
-
Instagram Hapus Akun Bot, Luna Maya Kehilangan 800 Ribu Followers
-
Pro Kontra Foto Anniversary Luna Maya dan Maxime Bouttier: Nilai Seni vs Menyimpang
-
Panggonan Wingit: Teror Hotel Tua di Semarang yang Mengancam Nyawa, Malam Ini di ANTV
Terpopuler
- LHKPN Tembus Rp7,2 Miliar, Kendaraan Plt Jampidsus Rudi Margono Cuma Motor Honda Seharga Rp5 Juta
- 4 Shio yang Menarik Keberuntungan 12 Juli 2026, Masa Sulit Diprediksi Berakhir
- 5 Sepatu Kanky Warna Putih Mulai Rp160 Ribuan, Nyaman dan Stylish
- 5 Pilihan Motor Anti Low Back Pain, Cocok Buat Touring di Akhir Pekan
- Tan Kian Orang Terkaya ke Berapa di Indonesia?
Pilihan
-
Ada Ancaman Teror Bom, Seluruh Siswa dan Guru SDN 15 Srengseh Sawah Dipulangkan
-
Hari Pertama Sekolah Mencekam! SDN Srengseng Sawah 15 Diteror Bom, Gegana dan Densus 88 Turun Tangan
-
Iran Luncurkan Serangan Balasan ke Amerika, Serbuan Drone Meluncur
-
Garda Revolusi Iran Tutup Lagi Selat Hormuz Sampai Batas Waktu Tak Ditentukan
-
Jadi Tersangka Bareng Eks Jampidsus Febrie, Don Ritto Sudah Ditahan di Rutan Polda Metro Jaya
Terkini
-
Tawa Terakhir Temon sebelum Berpulang: Sempat Bercanda, Lalu Mengeluh Sakit Dada
-
Tak Bisa Dampingi Kepergian Temon, Abdel Achrian Titipkan Keluarga untuk Melayat
-
Temon Dimakamkan di TPU Tanah Kusir Siang Ini, Jenazah Lebih Dulu Disemayamkan di GPIB Effatha
-
Paket Santet Rilis Trailer Perdana, Horor Kiriman Misterius Siap Hantui Bioskop Mulai 27 Agustus
-
Nggak Perlu Lagi Maraton Film Berjam-jam, Inilah Tren Drama Pendek yang Bikin Nagih
-
Profil Fangfang Istri Vicky Prasetyo yang Ramai Menjadi Sorotan
-
3 Dekade Menghibur, Project Pop Siap Guncang Jakarta Lewat Konser Forever Young Forever Fun
-
Promotor Ungkap Konsep Fan Meeting Win Metawin di Jakarta, Dibuat Lebih Intim dan Eksklusif
-
Padi Reborn Bawa 'Momen Sakral' Konser Dua Delapan ke Layar Lebar: Siap-Siap Merinding!
-
Gaia Music Festival 2026 Ajak Penonton Menikmati Musik di Tengah Alam Bandung