News / Metropolitan
Senin, 13 Juli 2026 | 12:32 WIB
Pihak kepolisian masih memeriksa Sekolah Dasar Negeri Srengseh Sawah 15 Jagakarsa, Jakarta yang sempat mendapat ancaman teror bom pada Senin (13/7/2026). (Suara.com/Alif Bintang)
Baca 10 detik
  • Polisi melakukan pemeriksaan di SDN 15 Srengseng Sawah, Jakarta, setelah menerima ancaman teror bom pada Senin, 13 Juli 2026.
  • Tim Gegana dan Densus 88 dikerahkan untuk melakukan penyisiran serta menjamin keamanan di seluruh area gedung sekolah tersebut.
  • Seluruh siswa dan guru telah dipulangkan demi keselamatan, sementara kepolisian masih terus memburu pelaku ancaman teror tersebut.

Suara.com - Pihak kepolisian masih memeriksa Sekolah Dasar Negeri Srengseh Sawah 15 Jagakarsa, Jakarta yang sempat mendapat ancaman teror bom pada Senin (13/7/2026).

Kepala Polsek Jagakara, Kompol Nurma Dewi mengungkapkan, kepolisian menurunkan tim Gegana dan Detasemen Khusus (Densus) 88 untuk menindaklajuti ancaman teror di lokasi pendidikan itu.

Untuk saat ini, lanjut Nurma, seluruh murid dan guru juga sudah dipulangkan guna mencegah risiko yang tidak diinginkan.

"Dari segi keamanan kita harus aman, antara anak didik dan wali murid juga guru-guru," jelas Nurma kepada wartawan.

Meski begitu, pihak kepolisian juga masih terus mencari pelaku ancaman pengeboman tersebut.

"Untuk sementara ini pasti kita tindaklanjuti siapa pelaku yang melakukan hal tidak baik," katanya.

Hari pertama Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS) Tahun Ajaran 2026/2027 di SDN Srengseng Sawah 15, Jakarta Selatan, Senin (13/7/2026) diwarnai kepanikan akibat ancaman bom. (Suara.com/Adiyoga/ ist)

Berdasarkan pantauan Suara.com di lokasi, pihak kepolisian masih memadati di area dalam dan depan gedung sekolah.

Pasukan kepolisian dengan senjata laras panjang juga tampak masih melakukan penyisiran di sejumlah sudut sekolah.

Diberitakan sebelumnya, ancaman pengeboman menyasar SDN 15 Srengseh Sawah, Jakarta pada Senin (13/7) pagi.

Baca Juga: Teror Bom Tewaskan 20 Orang, Kolombia Buka Sayembara Rp23 Miliar untuk Cari Sosok Ini

Reporter: Alif Bintang

Load More