Suara.com - Lama tak terdengar kabarnya, pedangdut Dewi Sanca berurusan dengan hukum. Dia baru saja melaporkan seorang laki-laki atas dugaan penganiayaan dan pencemaran nama baik.
Laporan Dewi dibuat di Polda Metro Jaya pada Senin (10/7/2023). Tak sendiri, dia didampingi pengacaranya, Fredrich Yunadi.
"Hari ini kita ke sini dalam rangka akan membuat dua laporan, yang satu laporan soal pencemaran nama baik melalui medsos, yang kedua penganiayaan dan perbuatan tidak menyenangkan yang dilakukan oleh seorang oknum," kata Fredrich Yunadi.
Penganiaayaan yang dialami Dewi Sanca terjadi pada Jumat (1/7/2023). Awalnya, Dewi bertemu dengan seorang lelaki yang tak dikenalnya di sebuah tempat hiburan malam.
Kepada Dewi Sanca, lelaki tersebut minta menumpang kendaraan milik pedangdut tersebut karena rumahnya searah. Tetapi saat Dewi berniat pulang, laki-laki tersebut malah menggoda teman Dewi dan mengajak ke kost bersama.
Melihat itu Dewi Sanca langsung menolak dan berusaha melindungi temannya dengan meminta bantuan petugas keamanan.
Bukannya takut, laki-laki itu malah berontak dan berkata kasar. Dia juga nekat merusak mobil Dewi Sanca dan mendorong sang biduan hingga menyebabkan memar.
Karena itu perempuan 39 tahun itu memutuskan untuk melaporkan laki-laki tersebut atas tuduhan penganiayaan.
Sebelumnya wajah si laki-laki serta kronologi kejadian tersebut sudah diviralkan Dewi melalui akun TikToknya. Dalam video tersebut laki-laki itu mengaku seorang anggota yang kebal hukum.
Baca Juga: Kabar Duka, Pedangdut Hamzih H2H Meninggal Dunia Akibat Gagal Ginjal
Berita Terkait
Terpopuler
- 5 Motor Listrik Terbaik Buat Ojol: Jarak Tempuh Jauh, Harga Terjangkau, Mesin Bandel
- Aksi Ngamen di Jalan Viral, Pinkan Mambo Ngaku Bertarif Fantastis Setara BLACKPINK
- 5 Motor Listrik Fast Charging, Bebas Risau dari Kehabisan Baterai di Jalan
- 6 Bedak Padat untuk Makeup Natural dan Anti Kusam, Harga Terjangkau
- Kata Anak Pinkan Mambo Usai Tahu Sang Ibu Ngamen di Jalan: Downgrade Semenjak Nikah Sama Suaminya
Pilihan
-
Traumatik Mendalam Jemaat POUK Tesalonika Tangerang: Kebebasan Beribadah Belum Terjamin?
-
'Ayah, Ayah!' Tangis Histeris Keluarga Pecah saat Jenazah 3 Prajurit TNI Gugur Tiba di Tanah Air
-
Tragedi Gas Maut di TB Simatupang: 4 Nyawa Melayang dalam Toren, Proyek 8 Lantai Kini Senyap
-
Akses Jalan Diblokir, Warga Kepung Pesantren Darul Istiqamah Maros
-
Brady Ebert Bekas Gitaris Turnstile Ditangkap Terkait Kasus Percobaan Pembunuhan
Terkini
-
Mantap Kembali Jadi Laki-Laki, Lucinta Luna Ungkap Nasib Kelamin yang Sudah Diubah
-
Hadirkan Isu Kemanusiaan dan Pendidikan di Sumba, Film Yohanna Siap Tayang di Bioskop 9 April
-
Hadirkan Parfum Halal, Ivan Gunawan: Insya Allah Berkah Dunia Akhirat
-
Siap Tambah Cucu Lagi, Kris Dayanti Bocorkan Aurel Hermansyah Bakal Program Anak Ketiga
-
Baru 8 Bulan jadi CEO, Ini Sederet Ladang Uang Andrew Anak Erika Carlina
-
Film Menolak Punah Ungkap Mikroplastik Pakaian Sudah Masuk ke Sperma hingga ASI
-
Inara Rusli Ganti Nama Jadi Inarasati, Warganet: yang Harus Diubah Itu Sikap!
-
Dandhy Laksono Kembali Bersuara Lewat Menolak Punah: Potensi Ledakan Penyakit Akibat Fashion Modern
-
Beda Sikap Haji Faisal saat Fuji Dijodohkan dengan Verrell Bramasta hingga Reza Arap
-
Review The King's Warden, Kekuatan Akting Park Jihoon dalam Balutan Tragedi Sejarah