Suara.com - Nama artis 90-an Diana Pungky kembali ramai diperbincangkan. Hal ini terkait pemutaran film Barbie yang saat ini sedang tayang di bioskop tanah air.
Banyak orang yang mengaitkan bintang sinetron Jinny Oh Jinny itu dengan boneka Barbie. Pasalnya sejak muncul di dunia hiburan sebagai seorang model dia langsung mendapat julukan sebagai Barbie-nya Indonesia.
Dahulu dia digambarkan sosok perempuan yang mirip dengan boneka Barbie. Wajahnya yang cantik ditambah dengan hidungnya yang mancung semakin membuat bnayak orang orang dia merupakan perempuan yang sempurna.
Sayang dia memilih fakum dari Industri hiburan tanah air, setelah menikah. Namun dia mencoba peruntungan dengan membuka beberapa bisnis.
Masih penasaran degan sosok Diana Pungky? Berikut ulasannya.
1. Biodata Diana Pungky
Diana Pungky memiliki nama lengkap Diana Indah Pungky Pertiwi. Ia lahir di Bandung pada 12 Maret 1974 dari pasangan Pungky Bambang Purwadi dan Tuty Lestari sebagai anak sulung dua bersaudara.
Diana Pungky menikah dengan Dedey Mulyawan Risyad. Kabar perceraian Diana Pungky baru terungkap saat Dedey menikah dengan Gwen Priscilla eks Mahadewi pada 2019.
Gwen Priscilla sempat dituding sebagai perebut laki orang alias pelakor. Namun ternyata, Diana Pungky dan Dedey Mulyawan Risyad telah bercerai sejak 2012.
Baca Juga: Ubah Gaya Rambut, Mayang Dibilang Mirip Barbie Kumalasari
Belum hadirnya momongan diduga menjadi alasan perceraian Diana Pungky dan Dedey Mulyawan Risyad. Setelah menikah dengan Gwen Priscilla, Dedey menjadi ayah untuk dua anak.
2. Agama Diana Pungky
Penampilan Diana Pungky yang tak berhijab membuat agama Diana Pungky dipertanyakan. Ditambah lagi wajah Diana Pungky yang dikira blasteran sehingga kerap disangka non muslim.
Namun sebenarnya, Diana Pungky menganut agama Islam sejak lahir. Melalui media sosial, Diana Pungky juga selalu membagikan momen merayakan lebaran bersama keluarga besar.
3. Perjalanan Karier Diana Pungky
Diana Pungky memulai kariernya di dunia hiburan Tanah Air sebagai model. Ia pertama kali menjadi model video klip lagu Jamal Mirdad yang berjudul "Cinta Anak Kampung" pada 1988 silam.
Berita Terkait
-
Setahun Barbie Shu Meninggal, Momen Jerry Yan dan Vic Chou Kunjungi Makamnya Bikin Heboh!
-
Setahun Barbie Hsu Wafat, DJ Koo Ternyata Masih Setia Datangi Makam Sang Istri Tiap Hari
-
Kenang Barbie Shu, Jerry Yan Bawa Kalung Meteor Garden saat Konser Reuni F4
-
5 Fakta Unik Diana Pungky yang Jarang Diketahui, Ditawari Jadi Model Gegara ke Supermarket
-
5 Potret Terbaru Diana Pungky, Wajah Awet Muda di Usia Setengah Abad Lebih
Terpopuler
- Hadir ke Cikeas Tanpa Undangan, Anies Baswedan Dapat Perlakuan Begini dari SBY dan AHY
- Peta 30 Suara Mulai Terbaca, Munafri Unggul Sementara di Musda Golkar Sulsel
- 7 Rekomendasi Bedak Tabur yang Bagus dan Tahan Lama untuk Makeup Harian
- 5 HP Murah RAM 8 GB Harga Rp1 Jutaan di Akhir Maret 2026
- Harga Mobil BYD per Maret 2026: Mulai Rp199 Jutaan, Ini Daftar Lengkapnya
Pilihan
-
Arus Balik Susulan, 14 Ribu Kendaraan Diprediksi Lewat GT Purwomartani Sabtu Ini
-
Fokus Timnas Indonesia, John Herdman Ogah Ikut Campur Polemik Paspor Dean James
-
Video Jusuf Kalla di Pesawat Menuju Iran adalah Hoaks
-
Kabais Dicopot Buntut Aksi Penyiraman Air Keras Terhadap Andrie Yunus
-
Puncak Arus Balik! 50 Ribu Orang Padati Jakarta, KAI Daop 1 Tebar Diskon Tiket 20 Persen
Terkini
-
Liang Lahad Ada Rembesan Air, Proses Pemakaman Ibunda Anji Butuh Perjuangan
-
Desta Ogah Nikah Lagi, Gege Elisa yang Dulu Diisukan Jadi Orang Ketiga Dilamar Pacar
-
Siapa Shyalimar Malik? Viral usai Bongkar Perselingkuhan Suami
-
Cek Fakta: Benarkah Raisa dan Hamish Daud Rujuk?
-
Anji Dampingi Ibu hingga Detik-Detik Terakhir
-
Baru Cerai dari Suami Kedua, Faby Marcelia Pamer Pasangan Baru di Momen Lebaran
-
Fuji Ngumpet Ambil Vape di Marapthon Reza Arap, Banyak yang Menebak-nebak Alasannya
-
Tubuh Lebam-Lebam Saat Syuting Aku Harus Mati, Amara Sophie Curiga 'Ketempelan'
-
Adhisty Zara Cabut dari Sinetron, Sentilan Amanda Manopo Soal Alur 'Ngawur' Viral Lagi
-
Pesugihan Memang Nyata! Kisah Horor 'Aku Harus Mati' Bongkar Teror di Panti Asuhan