Suara.com - Pedangdut Nella Kharisma menceritakan dampak yang dialaminya setelah memutuskan mengonsumsi pil KB satu bulan setelah masa nifas.
Nella Kharisma menjadi sering menstruasi selama beberapa bulan. Khawatir dengan kondisi itu, akhirnya ia memeriksakan diri ke dokter kandungan.
Dalam vlog-nya, Nella Kharisma menceritakan awal mula dirinya memutuskan mengonsumsi pil KB.
"Setelah lahiran Kenes (anak kedua) itu, kan Kenes lahir bulan Maret, ya kan. Terus, nifas tuh, nifas, satu bulan. April berhenti nifas. Terus aku mulai konsumsi pil KB," kata istri Dory Harsa itu.
Nella Kharisma memang sengaja memilih pil KB karena tidak ingin menggunakan IUD atau KB implan yang dipasang di lengan.
"Aku konsumsi pil KB itu bulan Mei. Habis konsumsi pil KB, mens terus sampai sekarang," sambungnya.
Artinya, Nella Kharisma mengalami pendarahan selama dua bulan lebih akibat konsumsi pil KB. Setelah berkonsultasi dan kondisi rahimnya diperiksa menggunakan USG, Nella Kharisma tetap disarankan untuk menghabiskan pil KB.
Dokter juga memberi obat resep untuk menghentikan pendarahan pelantun "Jaran Goyang" itu.
"Tadi disuruh meneruskan dulu pil KB itu, terus dikasih obat untuk menghentikan (pendarahan). (Disuruh) observasi satu bulan. Nanti kalau mens terus, di bulan Agustus, harus ganti KB," imbuhnya.
Baca Juga: 8 Anak Artis Belajar Berhijab Sejak Bayi Lucu dan Menggemaskan
Namun, Nella Kharisma belum memutuskan jenis KB yang akan dipilihnya untuk menggantikan pil.
Berita Terkait
-
8 Anak Artis Belajar Berhijab Sejak Bayi Lucu dan Menggemaskan
-
Bandingkan Foto Anak Pertama dan Kedua Nella Kharisma, Hidung sampai Lesung Pipi Bikin Salfok
-
Baru Lahiran, Nella Kharisma Langsung Ngegas Kerja?
-
Perjuangan Nella Kharisma Melahirkan Anak Kedua Secara Normal
-
Nella Kharisma Ungkap Foto Anak Kedua, Tapi Publik Penasaran dengan Hal Ini
Terpopuler
- Putusan MK soal Kuota Internet Hangus Ubah Peta Bisnis Operator, Pakar: Paket Data Bakal Berubah
- Melayat ke Yogya, Susi Pudjiastuti Kenang Sosok Nasirun
- Fortuna Sittard Ogah Jual Justin Hubner ke Klub Super League
- Kado Kemerdekaan: Pemutihan Pajak Kendaraan di Agustus 2026, Buruh dan Ojol Dapat Diskon Khusus
- Prabowo Singgung Nuklir Iran, Badan Atom Internasional Ungkap Faktanya
Pilihan
-
Desa Kecil, Mimpi Mendunia: Ketika Kolaborasi Mengubah Wajah Kemiren
-
Kejagung Geledah Rumah Eks Jampidsus Febrie yang Pernah Dijaga TNI
-
Kematian Sutrimo dan Rangkaian Kejanggalan yang Muncul dari Kampung Halaman
-
Pengintai Misterius dan CCTV Mendadak, Kejanggalan di Rumah Sutrimo
-
Banyak Air Galon Isi Ulang di Bangka Barat Belum Diuji, Amankah Dikonsumsi Setiap Hari?
Terkini
-
3 Rekomendasi Sepatu Gumi Paling Worth It untuk Lari, Produk Lokal Harga Bersahabat
-
Songsong Indonesia Emas 2045, Wamendagri Ajak Mahasiswa Bangun Karakter & Kompetensi Kepemimpinan
-
IHSG Diproyeksi Menguat Hari Ini di Tengah Pertumbuhan Pesat Investor Saham
-
Kisah Sitti Fatimah Dorong Anaknya ke Laut Saat KMP Mutiara Sentosa Terbakar
-
Tips Memilih Smartwatch GPS untuk Trail Running, Ini 4 Rekomendasi Terbaiknya
-
Acer Day 2026 Bawa Swift Air 14 AI, Laptop AI Tipis dengan Performa Intel Core Ultra
-
Eternal Sunshine of the Spotless Mind: Saat Kenangan Tak Bisa Sepenuhnya Hilang
-
7 Cara Membersihkan Sunscreen Waterproof agar Tidak Menyumbat Pori
-
Mata Langit Satelit Lampung-1: Ambisi Gubernur Mirza Bawa Lampung ke Era Angkasa Tanpa APBD
-
Skenario Lolos Timnas Indonesia: Tak Ada Pilihan Selain Menang atas Singapura