Suara.com - Hwasa Mamamoo dilaporkan asosiasi perlindungan hak asasi orangtua siswa Korea Selatan setelah penampilannya di sebuah festival kampus. Polisi telah turun tangan untuk menyelidiki laporan tersebut.
Kepolisian Seongdong, Seoul, kabarnya telah memanggil Hwasa Mamamoo pada Minggu (10/9/2023). Pelapor juga dipanggil bergantian dengan Hwasa untuk dimintai keterangan.
Hingga berita ini terbit, Kepolisian Seongdong belum menentukan apakah penampilan Hwasa Mamamoo dapat dilanjutkan sebagai sebuah kasus hukum.
Kepada Sport Chosun, P NATION agensi Hwasa Mamamoo memberikan pernyataan resmi terkait penyelidikan terhadap sang artis. Agensi membenarkan apabila Hwasa dipanggil polisi untuk dimintai keterangan.
Hwasa Mamamoo akan dimintai keterangan terkait maksud dan latar belakang aksinya dalam pertunjukan panggung kala itu.
Hwasa dilaporkan karena aksi menjilat jarinya dengan lidah kemudian menempelkan ke sekitar area kelaminnya sehingga dianggap tidak senonoh.
"Tindakan Hwasa mengingatkan kita pada hubungan seksual yang menyimpang dan cukup menimbulkan rasa malu dan jijik di masyarakat yang menyaksikannya," ujar Hwa In Yeon, perwakilan asosiasi perlindungan hak asasi orangtua siswa Korsel.
"Tindakan tersebut tidak sesuai dengan konteks koreografi dan tidak dapat diartikan sebagai tindakan seni," tambahnya.
Pertunjukkan Hwasa Mamamoo yang dimaksud berlangsung pada Mei 2023 di Universitas Sungkyunkwan. Saat melakukan aksi yang dianggap tidak senonoh itu, Hwasa sedang menyanyikan lagu Don't Give Me.
Baca Juga: Solar dan Moonbyul Siap Hibur Fans, Fan Concert Mamamoo+ Bakal Digelar di Indonesia
Aksi Hwasa Mamamoo dianggap sebagai pornografi yang mengarah kepada tindak kejahatan asusila di depan umum.
Apabila terbukti melanggar pasal tersebut, maka Hwasa terancam hukuman penjara hingga satu tahun dan denda maksimal 5 juta won atau sekitar Rp57 juta.
Kontributor : Neressa Prahastiwi
Berita Terkait
-
Solar dan Moonbyul Siap Hibur Fans, Fan Concert Mamamoo+ Bakal Digelar di Indonesia
-
Profil Hwasa MAMAMOO, Idol Korea yang Dilaporkan ke Polisi Setelah Tampil Vulgar di Acara Kampus
-
Tampil Vulgar di Depan Pelajar, Hwasa Mamamoo Dilaporkan ke Polisi
-
Hwasa MAMAMOO Dikabarkan Pacaran dengan Pengusaha 12 Tahun Lebih Tua, Begini Respons Agensi
-
Viral Video Aksi Vulgar Hwasa Mamamoo Tampil di Acara Kampus, Dianggap Tak Pantas
Terpopuler
- 10 HP Murah Memori 128 GB dan Kamera Bening di Bawah Rp1,5 Juta untuk Multitasking
- Dicukur Timnas Indonesia 5-1, Pemain Naturalisasi Kamboja Jadi Sasaran Kemarahan Fans
- 7 HP Murah Spesifikasi Terbaik di Bawah Rp2 Juta, Kamera 108 MP hingga NFC
- Bukan Sekadar Urusan Nasi Uduk di Matraman, 'Waspada Skenario Kerusuhan Agustus 2026'
- 9 Rekomendasi Lipstik Tahan Lama yang Cocok untuk Kulit Sawo Matang
Pilihan
-
Hukum Tak Mampu Meyakinkan Publik, Main Hakim Sendiri Jadi Jalan Pintas
-
Rupiah Jebol ke Rp18.083 per Dolar AS, Terpuruk Paling Dalam di Asia usai Perry Warjiyo Mundur
-
Adik Kim Jong un ke Indonesia Cs: Hei Antek-antek Asing, Stop Jadi Corong Bayaran AS
-
Melania Trump Hendak Dibunuh saat Belanja Baju, Ada 'Orang Dalam' Berkhianat
-
Bayi 'Putri Duyung' Lahir di OKI, Apa Itu Sirenomelia yang Membuat Kakinya Menyatu?
Terkini
-
Pertamina EP Adera Sambung Harapan Anak Putus Sekolah Lewat Program Sekolah Kembali
-
Apa Itu Aplikasi AMPERA 24/7? Kini Warga Palembang Bisa Akses Layanan Polisi dari Ponsel
-
Murid Mengeluh Sepatunya Mengganjal saat Dipakai Sekolah, Isinya Diduga Paket Sabu
-
5 Fakta Mahasiswa KKN Tenggelam di Sungai Rawas, Perahu Terbalik Usai Tabrak Kayu
-
Ada Apa di Kejari Kabupaten Bogor? Kasi Pidsus Mendadak Dipanggil Kejagung
-
Pemenuhan Gizi Jadi Fondasi Tumbuh Kembang Anak, Ini yang Harus Diketahui Orang Tua
-
Dari Gudang hingga Rumah, Begini Perjalanan Produk Sebelum Sampai ke Tangan Konsumen
-
Ancaman Belum Usai: Sosiolog UNJ Ingatkan Bentrokan Matraman Rawan Dibajak Isu SARA
-
Tuntas Uji Coba 3 Bulan, Pemkab Bogor Godok Rute Baru Bus Listrik Bojong Gede - Exit Tol Citeureup
-
Ditahan KPK, Moch Mahrus Suap Anggota DPR Rp1,5 Miliar demi Raih Hibah Pokmas Jatim