Suara.com - Food Vlogger @makanlurr atau A Juju tengah menjadi sorotan lantaran kontennya yang me-review tempat makan Oseng Nyak Kopsah membuat pemilik warungnya naik pitam.
Bang Madun, pemilik warung oseng tersebut menegur A Juju lantaran kontennya membuat tempat usahanya terlihat buruk.
Dalam video review-nya, A Juju datang ke Oseng-Oseng Bang Madun. Saat pertama kali datang, A Juju sudah mengomentari lokasinya dan aroma di dalamnya.
"Kalinya hitam, nggak sedap jadinya kalau makan. Kenyamanan gue sebagai pengunjung kurang," sebut A Juju.
Kemudian A Juju juga menilai makanan terlalu mahal. Makanan tersebut yakni telur dadar senilai Rp65.000 dan ikan bakar Rp150 ribu tetapi dalam kondisi dingin.
Terakhir, A Juju mengaku hanya diberikan kresek merah untuk membungkus makanannya.
"Ini kita minta bungkus, tapi bungkus sendiri. Yaudah kita bungkus, ini langsung dikresekin ya? kayak sampah," ucapnya.
A Juju adalah kreator konten di media sosial yang memiliki nama asli Julian. A Juju kerap memamerkan kehidupannya di media sosial.
Food vlogger itu lahir pada 17 Juli. A Juju beragama Islam. Sebelum menjadi kreator konten, A Juju pernah bekerja sebagai karyawan di Pizza Hut selama 4 tahun dan driver ojek online.
Terbaru, A Juju mempublikasikan dirinya mengenakan toga seperti wisudawan. Namun Julian tidak menjelaskan asal universitasnya.
A Juju juga memperoleh beberapa tawaran di media sosial dari beberapa produk. Selain menjadi kreator konten, A Juju juga merupakan traveller Indonesia maupun luar negeri.
Selain itu, Julian juga memiliki bisnis makanan seperti Bang Madun. A Juju lebih menyajikan sambal bakar khas yang bernama ‘Sambal Bakar Aa Juju’.
Atas kritikan tersebut, Bang Madun pun emosi dan menanggapinya. Bang Madun mengatakan kresek yang dianggap A Juju untuk membungkus makanan itu merupakan kesalahpahaman.
"Nih kantong kresek, 25 tahun. Nggak mungkin pakai kresek doang! Makanya gue bilang, nanya dulu. Main bikin video aja lu!" kata Bang Madun dalam TikTok-nya.
A Juju menurutnya hanya meminta kresek kepada petugas tetapi tidak mengatakan tujuan penggunaannya.
"Waktu itu tu bocah emang minta plastik, dikasih plastik merah. Dia nggak ngomong bakal apa. Harusnya elu tanya dulu, buat apa," kata Bang Madun.
Kemudian sejak kejadian ini, Bang Madun meminta food vlogger siapapun yang datang ke warungnya agar izin terlebih dahulu, sehingga kejadian ini tidak terulang kembali.
"Konfirmasi sama yang punya warung. Izin, biar punya adab," pungkas bang Madun.
Kontributor : Annisa Fianni Sisma
Berita Terkait
-
Siapa Pemilik Warung Nyak Kopsah? Tempat Makan Khas Betawi Viral Pasca Direview
-
3 Kontroversi Aa Juju Makan Lur, Salah Satunya Bikin Marah Nyak Kopsah
-
Profil A Juju, Food Vlogger yang Dilabrak Madun Oseng 'Nyak Kopsah' Gegara Review Jujur Warung Makan
-
Profil Madun Oseng 'Nyak Kopsah', Pengusaha Kuliner yang Ngamuk ke Food Vlogger A Juju
-
Kronologi Nyak Kopsah Marah Gegara Warungnya Direview Jujur Food Vlogger, Sampai Bawa Anak Yatim
Terpopuler
- Mengenal Lisda Cancer, Perwira Tinggi Polri yang Pensiun Tak Lama Usai Jadi Brigjen
- Skenario Timnas Indonesia Jika Imbang atau Kalah dari Vietnam di Piala AFF 2026
- Sunscreen Apa yang Bagus untuk Menghilangkan Flek Hitam di Wajah? Ini 3 Rekomendasi sesuai Review
- Fortuna Sittard Ogah Jual Justin Hubner ke Klub Super League
- 4 Shio Beruntung Hari Ini 4 Agustus 2026: Macan hingga Babi Berpeluang Dapat Kabar Baik
Pilihan
-
Pagar Besi di Mal-mal, Benarkah untuk Antisipasi Plot Kerusuhan Agustus?
-
Desa Kecil, Mimpi Mendunia: Ketika Kolaborasi Mengubah Wajah Kemiren
-
Kejagung Geledah Rumah Eks Jampidsus Febrie yang Pernah Dijaga TNI
-
Kematian Sutrimo dan Rangkaian Kejanggalan yang Muncul dari Kampung Halaman
-
Pengintai Misterius dan CCTV Mendadak, Kejanggalan di Rumah Sutrimo
Terkini
-
Mosi Tidak Percaya! Jajaran Wakasek dan Guru SMPN di Subang Mundur Massal
-
Lolos ke Final Usai Singkirkan Persija, Lucho Keluhkan Lapangan Dipta yang Keras dan Kering
-
Singkirkan Arema FC, Persebaya Tantang Persib di Final Piala Presiden 2026
-
Apa Itu Registration Ban FIFA? Ini Penyebab Klub Sriwijaya FC Bisa Dilarang Daftar Pemain
-
Jejak Kasus Haji Halim Ali, Dari Pengusaha Besar hingga Ahli Waris Kembalikan Rp127 Miliar
-
Modus Penimbun Pertalite Terbongkar, Isi BBM Berulang Pakai Barcode Berbeda di SPBU
-
Geger Temuan Mayat Mutilasi dalam Karung Beras di Pancoran Mas Depok
-
Jelang HUT ke-81 RI, Masjid Indonesia Pertama di Kanada Barat Resmi Berdiri
-
Diduga Bawa Kabur Kamera Rp200 Juta, DJ Wanita dan Suaminya Dipolisikan di Bogor
-
5 Perubahan Contact Center di Era Generative AI, Tak Lagi Sekadar Layanan Pengaduan