Suara.com - Sosok Otto Hasibuan dalam film dokumenter Ice Cold: Murder, Coffee and Jessica Wongso, turut menjadi sorotan. Pasalnya, ayah mertua Jessica Mila ini menjadi pengacara dari pelaku pembunuhan 'kopi sianida'.
Otto Hasibuan termasuk memiliki andil penting dalam kasus ini. Pasalnya, ia memperjuangkan hak Jessica Wongso agar tidak mendapat hukuman berat.
Namanya juga semakin melambung usai kasus 'kopi sianida' selesai.
Pemilik firma hukum Otto Hasibuan & Associates termasuk sebagai pengacara dengan bayaran besar.
Dilansir dari berbagai sumber, bayaran ayah dari Yakup Hasibuan ini hampir setara dengan pengacara kondang Hotman Paris Hutapea.
Dalam banyak kasus, Otto Hasibuan lebih sering menerima bayaran dalam bentuk dolar Amerika.
Bayaran termahal dari pengacara asal Pematang Siantar itu mencapai USD 2,5 juta atau setara dengan Rp 39 miliar.
Honor tersebut didapat Otto Hasibuan saat mendampingi Djoko Tjandara alias Joko Soegiarto Tjandra pada kasus pengalihan hak tagih atau cessie Bank Bali pada 2020 lalu.
Jumlah bayaran tersebut terungkap ketika Otto Hasibuan menggugat Djoko Tjandara lantaran sang klien tidak kunjung membayar imbalan jasanya sebagai pengacara.
Selain sebagai pengacara, Otto Hasibuan juga memmiliki berbagai bisnis, salah satunya lapangan golf.
Tidak heran apabila keluarga Otto Hasibuan menjadi salah satu pengacara dengan kekayaan fantastis di Indonesia.
Berita Terkait
-
Diangkat di Film Dokumenter Kopi Sianida, Otto Hasibuan Mertua Jessica Mila Ternyata Punya Bisnis Lapangan Golf
-
Profil Suami Mirna Salihin, Arief Soemarko yang Tak Nampak di Ice Cold Dokumenter Kasus Kopi Sianida
-
Kasus Kopi Sianida Viral Lagi, Muncul Cerita Soal Kondisi Jessica Wongso di Lapas: Mukanya Innocent Banget
-
11 Kejanggalan Kasus Kopi Sianida Jessica Wongso Terungkap Lewat Film Ice Cold, Ayah Mirna Salihin Sus?
-
Film Ice Cold Timbulkan Spekulasi Baru, Netizen Desak Otto Hasibuan Buka Lagi Kasus Kopi Sianida Jessica Wongso
Terpopuler
- Putusan MK soal Kuota Internet Hangus Ubah Peta Bisnis Operator, Pakar: Paket Data Bakal Berubah
- Melayat ke Yogya, Susi Pudjiastuti Kenang Sosok Nasirun
- Fortuna Sittard Ogah Jual Justin Hubner ke Klub Super League
- Kado Kemerdekaan: Pemutihan Pajak Kendaraan di Agustus 2026, Buruh dan Ojol Dapat Diskon Khusus
- Prabowo Singgung Nuklir Iran, Badan Atom Internasional Ungkap Faktanya
Pilihan
-
Desa Kecil, Mimpi Mendunia: Ketika Kolaborasi Mengubah Wajah Kemiren
-
Kejagung Geledah Rumah Eks Jampidsus Febrie yang Pernah Dijaga TNI
-
Kematian Sutrimo dan Rangkaian Kejanggalan yang Muncul dari Kampung Halaman
-
Pengintai Misterius dan CCTV Mendadak, Kejanggalan di Rumah Sutrimo
-
Banyak Air Galon Isi Ulang di Bangka Barat Belum Diuji, Amankah Dikonsumsi Setiap Hari?
Terkini
-
Nadiem Makarim Tantang Audit BPKP di Sidang Banding, Minta Hakim Periksa Ulang Bukti
-
Prabowo dan PM Thailand Sepakati Kemitraan Strategis Baru, Fokus Pangan hingga Energi
-
Jangan Korbankan Nyawa Demi Target! BGN Didesak Usut Tuntas Keracunan Massal MBG di Semarang
-
Trauma Kolektif: Pagar Tinggi Mal Ingatkan Warga pada Kerusuhan Agustus
-
Kasus Bayi Dijual Rp20 Juta Belum Tuntas, Polisi Didesak Usut Sosok Pemberi Uang
-
Dipukul Balok Kayu, Wanita di Palembang Gagalkan Aksi Begal hingga Pelaku Ditangkap
-
Dua Kata Tijjani Reijnders Usai Timnas Indonesia Dibantai Vietnam 0-3
-
Ingin Rumah Terasa Lebih Elegan? Tren Interior Kini Mengandalkan Permainan Cahaya dari Keramik
-
Haykal Ungkap Hal yang Bikin Tak Nyaman di Palembang, Pengemis hingga Sungai Jadi Sorotan
-
Kreativitas Generasi Muda Indonesia Berbuah Manis, Ribuan Pelajar Sukses Bangun Bisnis