Suara.com - Viralnya film dokumenter Ice Cold: Murder, Coffee, and Jessica Wongso seolah membuka lagi luka lama pada pihak-pihak yang terlibat. Ibunda Jessica, Imelda Wongso, meyakini kalau putrinya bukan pembunuh Mirna meski telah terbukti bersalah sampai tingkat kasasi.
"Nyatanya semua itu nggak ada, kan dibikin. Jadi dibikin kayak sinetron gitu. Ya kan?" kata Imelda dikutip dari YouTube Intens Investigasi, Kamis (5/10/2023).
"Sebenarnya Jessica itu nggak berbuat, dicari-cari aja kejelekannya," ujar dia lagi.
Imelda kemudian menyinggung tiap gerak-gerik Jessica Wongso yang dianggap ganjil oleh publik. Salah satunya soal Jessica yang tiba-tiba memakai kacamata selama kasus tersebut bergulir.
"Padahal mata dia itu kering (makanya pakai kacamata) saat itu. Dia kesilauan, di Polda (Metro Jaya) itu 120 hari lampunya nggak pernah mati di kamar," ujarnya.
"Terus Ibu bikinin kacamata anti silau, supaya mata dia nggak kedip-kedip, karena mata dia kering," kata dia lagi.
Bukan kacamata, gestur Jessica Wongso di ruang sidang juga dicurigai. Intinya kata Imelda, apa pun yang dilakukan sang putri pasti salah di mata publik.
"Jessica tuh selalu salah di persidangan. Senyum salah, diam salah, pakai kacamata salah," katanya sambil menangis.
Imelda merasa sedih lantaran hukuman ini merenggut masa muda Jessica Wongso. Menurutnya, Jessica telah didzalimi.
Baca Juga: Ayah Mirna Salihin Keceplosan Punya Botol Racun Sianida, Memangnya Dijual Bebas?
"Kamu bayangin sebagai orangtua, masa depan dia masih panjang, tapi didzolimi begini," kata dia.
Berita Terkait
Terpopuler
- 5 Bedak Lokal yang Awet untuk Kondangan, Tahan Hingga Belasan Jam
- Awal Keberuntungan Baru, 4 Shio Ini Akhirnya Bebas dari Masa Sulit pada 11 Mei 2026
- 7 Cushion Anti Oksidasi untuk Usia 50 Tahun, Ringan di Wajah dan Bikin Tampak Lebih Muda
- Lipstik Merek Apa yang Mengandung SPF? Ini 5 Produk untuk Atasi Bibir Hitam dan Kering
- 7 Sepatu Lari Lokal Paling Underrated 2026: Kualitasnya Dipuji Runner, Tapi Masih Jarang Dilirik
Pilihan
-
Jauh di Bawah Tuntutan Jaksa, Eks Konsultan Kemendikbud Kasus Chromebook Hanya Divonis 4 Tahun
-
Tok! Eks Konsultan Kemendikbudristek Ibam Divonis 4 Tahun Penjara dalam Kasus Chromebook
-
Fenomena Tim Musafir Masih Hiasi Super League, Ketegasan PSSI dan I.League Dipertanyakan
-
Nyanyi Bareng Jakarta: Melodi Penenang bagi Jiwa yang Terpapar Debu Ibu Kota
-
Salah Satu Korban Dikunci dari Luar, Dengar Kiai Ashari Lakukan Aksi Bejat di Kamar Sebelah
Terkini
-
Sinopsis Film Fuze, Sajikan Thriller Aksi dengan Plot Bom dan Perampokan Rumit
-
MC Lomba Cerdas Cermat Empat Pilar MPR RI Kalbar Minta Maaf Usai Videonya Viral
-
Film Kamu Harus Mati Siap Hantui Bioskop, Hadirkan Teror Gaib yang Menguji Persahabatan
-
Aldi Taher Mohon Doa, Sang Ayah Dilarikan ke Rumah Sakit Akibat Usus Buntu
-
Bikin Syok! Anggaran Bingkai Foto Prabowo dan Gibran Untuk Sekolah Rakyat Tembus Rp4,14 Miliar
-
Bukan Sekadar Pura-Pura Kuat, Sembilan Tera Ajak Pendengar 'Jujur pada Luka' lewat EP Perdana
-
Spin-Off Money Heist Hadir di Netflix, Berlin Pimpin Aksi Perampokan Baru di Seville
-
Profil Achmad Syahri As Siddiqi, Anggota DPRD Termuda yang Merokok dan Main Game di Tengah Rapat
-
Buronan Kasus Pelecehan Seksual Syekh Ahmad Al Misry Akhirnya Ditangkap di Mesir
-
Bene Dion Akhirnya Ibadah di Gereja Lagi, Berkat Diajak Suster dengan Cara 'Agak Laen'