Suara.com - Inaya Wahid yang merupakan anak dari mantan Presiden Indonesia, Abdurrahman Wahid alias Gus Dur, memilih belum mau terjun ke dunia politik. Padahal bukan hal yang sulit baginya melakoni hal tersebut.
Sebaliknya, ada orang-orang yang awalnya tidak berkecimpung di dunia politik, mendadak ramai jelang Pemilu 2024. Beberapa diantaranya adalah para publik figur yang dikenal masyarakat.
Melihat hal tersebut, Inaya Wahid sebenarnya tidak heran. Bintang teater yang beberapa hari lalu datang ke kantor redaksi Suara.com, menguemukakan pendapatnya.
"Hari ini mata uang yang beredar adalah popularitas," kata Inaya Wahid.
Inaya Wahid juga tidak menampik bahwa sosok terkenal bisa mengundang perhatian masyarakat. Tapi, apa hal ini cukup menjadi modal mereka sebagai wakil rakyat?
"Kita nggak tahu seseorang kalau dia enggak populer. Jadi kalau kita mau melakukan sesuatu, modalnya itu. Padahal sebenarnya ada hal-hal yang jauh lebih penting," tutur artis 40 tahun ini.
Sayangnya kata Inaya Wahid, beberapa pengalaman sebelumnya, mereka yang mendadak menjadi caleg hanya karena popularitas, tidak mengetahui apa tujuan sebenarnya mencalonkan diri.
Bagi mereka yang sudah terlanjur melakukan hal tersebut, Inaya Wahid hanya berpesan agar ke depannya tidak menyusahkan rakyat. bahkan ia tidak segan meminta orang-orang tersebut mundur.
"Hajat hidup manusia jutaan manusia Indonesia di tangan kalian. Kalau kalian tidak merasa itu adalah sesuatu yang penting dan genting mending nggak usah," pungkas anak bungsu Gus Dur ini.
Tag
Berita Terkait
-
Inaya Wahid Komentari Putusan MK soal Batas Usia Syarat Capres dan Cawapres: saat Ayah yang Mengajukan Kok Ditolak
-
Hadirkan Film Dokumenter Palestina, Madani IFF 2023 Jadi Bukti Solidaritas Kebudayaan
-
Bertahun-tahun Menikah, Aldi Taher Akhirnya Pergi Bulan Madu Bareng Istri
-
Pesan Ainun Habibie ke Anak-Anak Gus Dur Saat Pelantikan Presiden, Inayah Wahid: Sampai Merinding
-
Inaya Wahid Beberkan Cerita Buya Syafii Maarif Kerap Dibully, Ternyata Gara-gara Gus Dur
Terpopuler
- Guru Besar UII: Publik Tak Cukup Tuntut Maaf, Layak Layangkan Mosi Tidak Percaya pada Prabowo
- Sayembara Rp10 Juta Dedi Mulyadi Dikritik UGM, Dinilai Cermin Gagalnya Negara Jamin Keamanan
- Tak Terima Disita, Pemilik Emas dan Uang Sitaan Kejagung di Kasus Febrie Bakal Ajukan Praperadilan
- Serum Viva untuk Flek Hitam Warna Apa? Ini 2 Varian Terbaiknya
- 5 Rekomendasi Parfum Aroma Vanilla di Alfamart, Wangi Mewah Tahan Lama untuk Harian
Pilihan
-
Bayi 'Putri Duyung' Lahir di OKI, Apa Itu Sirenomelia yang Membuat Kakinya Menyatu?
-
Bukan Sekadar Urusan Nasi Uduk di Matraman, 'Waspada Skenario Kerusuhan Agustus 2026'
-
Penjaga Rumah Febrie Adriansyah Ditemukan Tewas, Mulut dan Hidung Berbusa
-
Febrie Adriansyah Resmi Ditahan Kejagung, Teriak Kriminalisasi Saat Digiring ke Mobil Tahanan
-
Takut Lumpuh, Hotman Paris Pilih Mundur Jadi Pengacara Febrie Usai Pijit di Bojong Gede Tak Mempan
Terkini
-
Bank Sumsel Babel Perkuat Pembiayaan UMKM, Dukung Target 100.000 Sultan Muda Sumsel
-
Intimidasi Satpam MRT Usai Terobos Lampu Merah, 3 Polisi Arogan Polda Jabar Di Patsus 21 Hari
-
Polres Tangsel Buka-bukaan Soal Kasat Narkoba dan 6 Anggotanya Diringkus Bareskrim Polri
-
Cegah Ledakan Sampah Saat Kemarau, DLH dan Damkar Tangsel Kolaborasi Semprot TPA Cipeucang
-
Hattrick Mewah Mitchell Baker Bawa Indonesia Bantai Kamboja 5-1 di Piala AFF 2026
-
Pendaki Gunung Dempo yang Bikin Geger karena Senapan Angin Berhasil Dievakuasi
-
Hasil Akhir: Awal Sempurna Piala AFF 2026, Timnas Indonesia Gasak Kamboja 5-1
-
Akademisi Binus: Dugaan Korupsi Eks Jampidsus Bernilai Besar, Penanganannya Tak Boleh Istimewa
-
Tren Belanja Parfum Berubah, Pengalaman Mencoba Aroma Kini Jadi Daya Tarik
-
Bukan Sekadar Cantik, Makeup Kini Dituntut Praktis dan Nyaman Dipakai Seharian