Suara.com - Slank dan Dewa 19 merupakan band besar di Indonesia, yang memiliki fans fanatik yang jumlahnya begitu banyak. Mungkin tak banyak yang tahu, kalau band yang muncul di awal 1990-an ini dikabarkan sempat bersitegang.
Hal itu terjadi saat konser bertajuk Supergroup yang berlangsung di Ancol, Jakarta Utara pada 1997. Konser tersebut diramaikan oleh band-band besar Tanah Air seperti Slank, Dewa 19, GIGI, PAS Band, Netral, dan Edane.
Menurut kabar yang berbedar, Dewa 19 meminta menjadi band penutup di konser tersebut. Slank yang biasanya menjadi band terakhir tampil, diminta oleh penyelenggara untuk tidak tampil terakhir. Hal itu pun diiyakan oleh Bimbim dkk.
Konser tersebut pun ditonton oleh puluhan ribu penonton. Bahkan, konser tersebut terjadi keributan beberapa kali dan keributan tersebut terjadi ketika Slank tengah tampil.
Slank sempat diminta berhenti oleh panitia karena keributan tersebut. Namun Bimbim ogah menuruti permintaan panitia. Alasannya, bila mereka berhenti malah keributan makin menjadi-jadi.
Slank tampil hingga tuntas. Namun yang menarik, kabarnya, setelah Slank tampil dan menutup aksinya dengan lagu "Kamu Harus Pulang", hampir seluruh penonton pun meninggalkan acara konser.
Dewa 19 yang main terakhir pun kesal, karena penonton sudah berkurang drastis ketika Ahmad Dhani dkk menjelang tampil. Sampai-sampai, suami Mulan Jameela itu menyebut "jancuk".
Namun cerita tersebut dibantah oleh Ahmad Dhani dalam podcast bersama Rian D'Masiv. Dhani membantah kalau ia bersama personel Dewa 19 lainnya meminta tampil terakhir.
"Itu hoax. Jadi kami Dewa 19 enggak pernah ribet sama siapa yang main duluan. Yang penting kita dibayar duluan. Siapa yang main duluan terserah, yang penting kita dibayar duluan," kata Ahmad Dhani.
Baca Juga: Sedang Fokus Menata Karir, El Rumi: Asmara Tuh Buat Cowok-cowok yang Nggak Bahagia
"Justru kita kadang-kadang milih waktu, misal band banyak kami main jam 7 malam, lebih enak. Kami enggak pernah bangga jadi main terakhir. Kami bangga dibayar duluan di depan," kata Dhani menegaskan.
Berita Terkait
-
Sedang Fokus Menata Karir, El Rumi: Asmara Tuh Buat Cowok-cowok yang Nggak Bahagia
-
Yasmin Napper dan Al Ghazali Bikin Konten Kocak, Netizen: Baru Kali Ini Lihat Al Gak Jaim
-
Maia Estianty Was-was Tahu El Rumi Bakal Naik Ring Tinju Lagi
-
Nyanyi Bareng Band Dewa, Lesti Kejora Dituding Lipsync
-
Lesti Kejora Duet Bareng Dewa19, Suaranya Dibandingkan dengan Mulan Jameela
Terpopuler
- Istana Diminta Istirahatkan Qodari atau Demo Mahasiswa Bisa Makin Besar
- Ciri-Ciri Sepatu Berbahan Kulit Babi, Kenali sebelum Membeli
- 4 Sepatu Jalan Kaki Lokal Terbaik Harga Rp300 Ribuan Sesuai Review, Kualitas Jempolan
- 4 Pompa Air Kedalaman 20 Meter ke Atas, Hemat Listrik dan Tekanan Air Stabil
- Roy Suryo Ditangkap di Bintaro Terkait Kasus Ijazah Palsu Jokowi, Sempat Diancam Borgol
Pilihan
-
Salah Sasaran Evaluasi: Menilai Program MBG Lewat Respons Anak Itu Absurd
-
Dasco di Mobil Komando Aksi: Aspirasi Kawan-kawan Sudah Disampaikan, Hidup Mahasiswa!
-
Bukan Sekadar Karaoke, Orutaku Club Jadi Mesin Waktu Bagi Wibu Generasi 90-an
-
Kejagung Tetapkan Glory Harimas Sihombing Tersangka, Dugaan Jual Beli Titik Dapur MBG Terungkap
-
Wamensesneg Terluka Kena Batu, Kivlan Zen Berdarah Saat Eksekusi Hotel Sultan GBK Ricuh
Terkini
-
Viral Pacar Sarwendah Diduga Pakai Jam Patek Philippe Palsu, Ini Cara Bedakan Asli dan KW
-
Lawan Stroke dengan Karya, Anggia Novita Debut Jadi Produser OST Film Juminten Edan
-
Membludak! Audisi Miss Indonesia 20th Catat Peningkatan Peserta di Sejumlah Kota
-
Profil dan Pekerjaan Kevin Gusnadi, Pacar Baru Ayu Ting Ting Akhirnya Go Public
-
Jusuf Kalla Sebut Tanah Runtuh Bukan Sekadar Film, Tapi Media Pembelajaran
-
ARTJOG 2026 Angkat Kisah Luka dan Warisan Antar Generasi Melalui Seni
-
Mad World: Kolaborasi Hard Lights dengan Musisi Kelas Dunia Bergaya Techno Crossover
-
Gisella Anastasia Perdana Main Sinetron, Langsung Jadi Tokoh Utama
-
Keliling Lima Kota, Soundrenaline 2026 Tawarkan Cara Baru Menikmati Festival Musik di Indonesia
-
Davina Karamoy Korban Hanania Travel, Uang Rp164 Juta untuk Daftar Haji Terancam Lenyap