Suara.com - Praktisi retrokognisi sempat menyinggung kasus pembunuhan Wayan Mirna Salihin alias kasus kopi sianida saat hadir di podcast Dokter Stephanie pada Jumat (20/10/2023) lalu.
Pria yang dikenal indigo tersebut mengatakan bahwa sebenarnya kasus pembunuhan tersebut seharusnya mudah diungkap. Pasalnya, kasus tersebut hanya melibatkan satu korban dan satu lokasi saja.
"Ini sebenarnya suatu peristiwa yang sebenarnya akan gampang sekali untuk diungkap. Menurut saya, sangat gampang sekali karena hanya menimpa satu korban, di suatu tempat yang hanya satu (tempat) juga, dan kejadiannya sudah sangat terlihat," kata Om Hao.
Namun, kasus ini menjadi rumit karena ada banyak orang yang menutupi kebenarannya. Selain itu, orang-orang tersebut juga sudah merencanakan kejadian pembunuhan tersebut secara baik.
"Tapi banyak sesuatu hal yang menutupinya. Menutupi di sini tidak secara mistis. Tetapi sudah terencana dengan baik, menutupinya. Tentunya melibatkan sesuatu hal yang dekat dengan itu," katanya.
Kata Om Hao, bila kasusnya diperhatikan secara lebih mendalam, banyak ditemukan kejanggalan. Lebih dari itu, di balik kasus ini ada hal besar yang dapat terjadi.
"Dia tahu banyak hal sih sebenarnya. Korban ini tahu banyak hal, dia menyimpan sesuatu yang bisa menyelamatkan orang ini," katanya.
Om Hao juga menyebut dugaan motif dari pembunuhan Mirna Salihin, yakni berkaitan dengan harta dan kekuasaan.
Kasus Kopi Sianida telah selesai dengan menetapkan Jessica Wongso sebagai pelakunya. Jessica divonis 20 tahun penjara karena dianggap terbukti bersalah membunuh Mirna menggunakan racun.
Baca Juga: Profil dan Agama Om Hao, Ahli Supranatural yang Terawang Kasus Kopi Sianida Bak Lingkaran Setan
Upaya terakhir Jessica, yakni Peninjauan Kembali (PK) pun sudah ditolak Mahkamah Agung (MA).
Kasus Kopi Sianida kembali jadi bahan perbincangan publik usai Netflix mengangkat cerita tersebut lewa film dokumenter baru-baru ini. Gara-gara film tersebut, sebagian masyarakat ragu kalau Jessica adalah pembunuh Mirna.
Berita Terkait
-
3 Kejanggalan Kasus Kopi Sianida Jessica Wongso Versi Om Hao
-
Om Hao Sebut Mirna Salihin Tumbal untuk Orang-Orang Tertentu, Jessica Wongso Dikasihani
-
Video Om Hao Bahas Kasus Kopi Sianida Mirna Disebut Hilang, Ternyata Ini Faktanya
-
Om Hao Ungkap Dugaan Motif Kasus Kopi Sianida Jessica Wongso, Singgung Harta dan Kekuasaan
-
Tidak Dibayar Netflix, Fristian Griec Pastikan Dirinya Beri Pernyataan Objektif Tentang Jessica Wongso
Terpopuler
- 10 HP Murah Memori 128 GB dan Kamera Bening di Bawah Rp1,5 Juta untuk Multitasking
- Bukan Sekadar Urusan Nasi Uduk di Matraman, 'Waspada Skenario Kerusuhan Agustus 2026'
- 7 HP Murah Spesifikasi Terbaik di Bawah Rp2 Juta, Kamera 108 MP hingga NFC
- 9 Rekomendasi Lipstik Tahan Lama yang Cocok untuk Kulit Sawo Matang
- 5 Sepatu Lari di Bawah Rp500 Ribu di Sports Station, Performa Nyaman Sesuai Review
Pilihan
-
Hukum Tak Mampu Meyakinkan Publik, Main Hakim Sendiri Jadi Jalan Pintas
-
Rupiah Jebol ke Rp18.083 per Dolar AS, Terpuruk Paling Dalam di Asia usai Perry Warjiyo Mundur
-
Adik Kim Jong un ke Indonesia Cs: Hei Antek-antek Asing, Stop Jadi Corong Bayaran AS
-
Melania Trump Hendak Dibunuh saat Belanja Baju, Ada 'Orang Dalam' Berkhianat
-
Bayi 'Putri Duyung' Lahir di OKI, Apa Itu Sirenomelia yang Membuat Kakinya Menyatu?
Terkini
-
Eks Direktur Pelindo Korupsi Pengadaan Kapal Divonis 5 Tahun Penjara
-
Are You Afraid of the Dark? Ketika Ambisi Berubah Jadi Konspirasi Mematikan
-
Sequis Life Dorong Masyarakat Mengevaluasi Kebutuhan Perlindungan
-
Ternyata Rutinitas Commuting ke SCBD Ikut Menyelamatkan Bumi
-
KPK Tuntut Eks Dirut PGN Hendi Prio Santoso 5 Tahun Penjara di Kasus Jual Beli Gas
-
Amnesty International: Kejahatan Harus Dilawan dengan Hukum, Bukan Penghakiman Massa
-
APBN Biayai Gaji Manajer Koperasi Merah Putih Selama Dua Tahun
-
Menghidupkan Kembali Nilai Sampah Lewat Filosofi Hamemayu Hayuning Bawono, Bagaimana Praktiknya?
-
Goldfinches, Buku Cantik tentang Kebahagiaan dalam Hal-Hal Sederhana
-
Dialami Penjaga Rumah Febrie Adriansyah, Pakar Farmakologi Ungkap Sebab Mulut Bisa Berbusa