Suara.com - Kasus 'Kopi Sianida' yang merenggut nyawa Mirna Salihin pada 2016 kembali viral. Kasus tersebut kembali menjadi sorotan publik usai Netflix membuat film dokumenter berjudul "Ice Cold: Murder, Coffee and Jessica Wongso" dan menjadi trending.
Ahli supranatural, Hari A. Kurniawan atau yang lebih dikenal Om Hao ikut berpendapat soal kasus tersebut. Sejarawan sekaligus supranatural yang memiliki akun Youtube Kisah Tanah Jawa itu blak-blakan menyebut beberapa kejanggalan dalam kasus pembunuhan Mirna kala itu.
Dikutip akun TikTok @jendral_sikucink, Om Hao dalam sebuah podcast menyinggung soal tumbal dalam kasus tersebut.
"Jika kita perhatikan secara halus lagi, banyak sekali kejanggalan-kejanggalan Mbak. Kejanggalan yang pertama rasa empati, yang kedua siapa yang akan ditumbalkan," kata Om Hao dikutip Senin (23/10/2023).
Menurut Om Hao, Mirna adalah tumbal untuk orang-orang tertentu.
"Korban ini tahu banyak hal, dia menyimpan sesuatu hal yang bisa menyelamatkan orang ini, dan berikutnya, banyak juga yang menggunakan atau memanfaatkan kejadian ini untuk sesuatu hal yang lebih besar yang akan digapai," katanya.
Oleh sebab itu, kasus Mirna Salihin dibuat seperti yang umum diketahui. Menurut Om Hao kasus ini juga sudah direncanakan dengan matang dan melibatkan orang terdekat.
"Sudah terencana dengan baik, dan tentunya melibatkan sesuatu hal yang dekat dengan itu," ucap Om Hao.
Banyak netizen yang langsung merangkum kejanggalan-kejanggalan kasus Kopi Sianida yang disebutkan Om Hao. Selain tumbal dan keuntungan yang digapai, netizen juga prihatin dengan nasib Jessica Wongso yang divonis penjara karena kasus ini.
Baca Juga: Om Hao Ungkap Dugaan Motif Kasus Kopi Sianida Jessica Wongso, Singgung Harta dan Kekuasaan
"Dapet poinnya tumbal dan naik jabatan, sabar-sabar Jess (Jessica)," ucap @vie***.
"Hayoo tu siapa yang naik pangkat karena kasus ini," @nen*** menimpali.
"Kasihan Jes," balas @pir***.
"Kematian Mirna menguntungkan beberapa pihak dengan tujuan beda-beda," @ril*** menambahkan.
Jessica Wongso saat ini tengah jalani hukuman selama 20 tahun karena terbukti bersalah melakukan pembunuhan terhadap Mirna Salihin. Upaya hukum terakhir, yakni peninjauan kembali (PK) telah dilakukan, namun ditolak oleh Mahkamah Agung (MA).
Berita Terkait
Terpopuler
- 50 Orang Berambut Cepak 'Serbu' Polda Metro Jaya: 'Mau Ambil Saksi Kasus Jampidsus'
- Jampidsus Febrie Adriansyah Tengah Disorot Publik, Keberadaannya Masih Misterius
- Surat Edaran Rahasia Kejagung Bocor, Jaksa Diminta Waspada dan Dilarang Berkomentar soal Perkara
- Bedak Apa yang Bisa Menghilangkan Flek Hitam? Ini 5 Pilihan Terbaik sesuai Review dan Harga
- 4 Toko Online Terpercaya untuk Beli Sepatu Lari di Indonesia, Dijamin Original
Pilihan
-
Jadi Tersangka Bareng Eks Jampidsus Febrie, Don Ritto Sudah Ditahan di Rutan Polda Metro Jaya
-
Polri Tetapkan Febrie Adriansyah dan DR Tersangka Kasus Dugaan Korupsi serta TPPU
-
Jampdisus Febrie Adriansyah Akhirnya Mundur
-
Tangan Terborgol, Mulut Bungkam: Raut Wajah Bupati Sukoharjo Pakai Rompi Oranye KPK Tengah Malam
-
Ironi Hukum: Menuju Indonesia Emas, Ternyata Emasnya Ada di Rumah Febrie!
Terkini
-
3 Dekade Menghibur, Project Pop Siap Guncang Jakarta Lewat Konser Forever Young Forever Fun
-
Promotor Ungkap Konsep Fan Meeting Win Metawin di Jakarta, Dibuat Lebih Intim dan Eksklusif
-
Padi Reborn Bawa 'Momen Sakral' Konser Dua Delapan ke Layar Lebar: Siap-Siap Merinding!
-
Gaia Music Festival 2026 Ajak Penonton Menikmati Musik di Tengah Alam Bandung
-
Sinopsis Film Anak-Anak Bambu, King Faaz Siap Beri Kejutan
-
Target 3 Juta Penonton di Film "402 Rumah Sakit Angker Korea", Simak Plot Twist Tak Terduga!
-
Givri Taj Cerita Transformasi Lewat Operasi Plastik di Vietnam, Sedot Lemak hingga Fat Grafting
-
402 Rumah Sakit Angker Korea Gelar Premiere di Korea, Dapat Sambutan Hangat dari Penonton BIFAN 2026
-
26 Started with a Yes!: Kado Ultah Terindah Eltasya Natasha, Dilamar Kekasih
-
Bukan Hantu, Ini Hal Tak Terduga yang Paling Ditakuti Pemain Selama Syuting Film Munafik