Suara.com - Misteri kasus pembunuhan ibu dan anak di Subang dua tahun lalu akhirnya terungkap, setelah salah satu pelaku, M Ramdanu alias Danu mengakui perbuatannya dan menyeret empat orang lainnya.
Keempat pelaku pembunuhan ibu dan anak di Subang itu adalah Yosep selaku suami sekaligus ayah korban, Mimin sebagai istri muda dan kedua anaknya.
Namun sebelumnya, Yoris mengatakan Danu sendiri sudah pernah mengakui perbuatannya dua tahun lalu dan disaksikan olehnya, istrinya, kakak dari ibunya, Tuti dan para penyidik.
"Betul, dia (Danu) pernah mengakui. Pokoknya itu ada banyak orang dan divideo," kata Yoris dalam Pagi Pagi Ambyar Trans TV, Senin (23/10/2023).
Saat itu, mereka berada dalam satu ruangan bersama Danu yang mengakui perbuatannya dan direkam.
"Waktu itu Danu nangis sambil memberikan keterangan kronologi itu kepada semua yang ada dalam satu ruangan itu," kata Yoris. "Ya pokoknya tentang kejadian yang menyatakan pelakunya dia, si A, B, C gitu," lanjutnya.
Sayangnya, polisi tidak bisa menindaklanjuti karena Danu mencabut keterangannya kembali dan menolak tanda tangan di BAP.
"Keterangan itu disimpan penyidik tapi tidak bisa ditindaklanjut karena danu menolak tanda tangan BAP, keterangannya dicabut jadi polisi nggak bisa gerak," jelas Leni, kuasa hukum Yoris.
Selain itu, Danu juga berdalih masih kebingungan dengan keterangan yang diberikannya. "Ya waktu itu dia (Danu) bilangnya masih dalam kebingungan," tutur Leni.
Baca Juga: Fuji Dicap Matre, Sikap Aaliyah Massaid Diberi Bunga Dipuji Berkelas: Mantan Lakinya Suka Bunga Bank
Berita Terkait
-
Fuji Dicap Matre, Sikap Aaliyah Massaid Diberi Bunga Dipuji Berkelas: Mantan Lakinya Suka Bunga Bank
-
Alasan Fuji Tak Pernah Ajak Gala Liburan ke Luar Negeri: Aku Nggak Ngerti Apa-apa Kadang
-
Keluarga Duga Yosep Bunuh Istri dan Anaknya di Subang karena Harta, Padahal Nilainya Gak Seberapa
-
Fuji dan Asnawi Pamer Makanan yang Sama di Korea Selatan, Kulineran Bareng?
-
Sebelum Yosep Terungkap Sebagai Pelaku Pembunuhan Ibu-Anak Subang, Yoris Cium Kejanggalan Ini
Terpopuler
- Putusan MK soal Kuota Internet Hangus Ubah Peta Bisnis Operator, Pakar: Paket Data Bakal Berubah
- Melayat ke Yogya, Susi Pudjiastuti Kenang Sosok Nasirun
- Fortuna Sittard Ogah Jual Justin Hubner ke Klub Super League
- Kado Kemerdekaan: Pemutihan Pajak Kendaraan di Agustus 2026, Buruh dan Ojol Dapat Diskon Khusus
- Prabowo Singgung Nuklir Iran, Badan Atom Internasional Ungkap Faktanya
Pilihan
-
Desa Kecil, Mimpi Mendunia: Ketika Kolaborasi Mengubah Wajah Kemiren
-
Kejagung Geledah Rumah Eks Jampidsus Febrie yang Pernah Dijaga TNI
-
Kematian Sutrimo dan Rangkaian Kejanggalan yang Muncul dari Kampung Halaman
-
Pengintai Misterius dan CCTV Mendadak, Kejanggalan di Rumah Sutrimo
-
Banyak Air Galon Isi Ulang di Bangka Barat Belum Diuji, Amankah Dikonsumsi Setiap Hari?
Terkini
-
Nadiem Makarim Tantang Audit BPKP di Sidang Banding, Minta Hakim Periksa Ulang Bukti
-
Prabowo dan PM Thailand Sepakati Kemitraan Strategis Baru, Fokus Pangan hingga Energi
-
Jangan Korbankan Nyawa Demi Target! BGN Didesak Usut Tuntas Keracunan Massal MBG di Semarang
-
Trauma Kolektif: Pagar Tinggi Mal Ingatkan Warga pada Kerusuhan Agustus
-
Kasus Bayi Dijual Rp20 Juta Belum Tuntas, Polisi Didesak Usut Sosok Pemberi Uang
-
Dipukul Balok Kayu, Wanita di Palembang Gagalkan Aksi Begal hingga Pelaku Ditangkap
-
Dua Kata Tijjani Reijnders Usai Timnas Indonesia Dibantai Vietnam 0-3
-
Ingin Rumah Terasa Lebih Elegan? Tren Interior Kini Mengandalkan Permainan Cahaya dari Keramik
-
Haykal Ungkap Hal yang Bikin Tak Nyaman di Palembang, Pengemis hingga Sungai Jadi Sorotan
-
Kreativitas Generasi Muda Indonesia Berbuah Manis, Ribuan Pelajar Sukses Bangun Bisnis