Suara.com - Profil Vissi El Alexandra mendadak banyak dicari usai pengakuannya menjadi korban tindak kekerasan dari Samuel Sunarya.
Ancaman yang dilakukan oleh orang yang tidak dikenalinya ini membuat Vissi menjadi cukup trauma. Ia pun berbagi di media sosial tentang pengalaman buruk di media sosialnya supaya membuat orang lebih berhati-hati.
Jika dilihat dari laman LinkedIn miliknya, Vissi El Alexandra merupakan seorang dokter sekaligus dosen dokter gigi umum di Universitas Kristen Maranatha Bandung. Wanita ini lahir pada tanggal 23 Februari.
Selain itu, Vissi juga diketahui tergabung dengan Rata.id untuk memberi perawatan ggi.
Di samping menjadi dokter, Vissi juga cukup aktif di media sosial. Dengan jumlah pengikut lebih dari 8.500 Vissi dikenal sebagai salah satu influencer kesehatan gigi dari Bandung.
Jadi korban penganiayaan
Melalui akun Instagram pribadinya, @vissiel, Vissi membagikan kisah penganiayaan yang telah dilakukan terhadapnya oleh seorang lelaki yang diketahui bernama Samuel Sunarya.
Aksi penganiayaan tersebut untung terekam melalui CCTV di mana tempat Vissi bekerja, tepatnya ruko Paskal 23, jalan Pasir Kaliki Kota Bandung.
Baca Juga: Profil Samuel Sunarya, Pria yang Aniaya Dokter Gigi di Bandung Punya Karier Mentereng
Melalui penjelasan di bagian caption Instagram, Vissi menjelaskan bahwa tiba-tiba saja ia dicegat oleh orang yang tidak dikenalinya.
Awalnya, Vissi bisa meloloskan diri. Namun, ketika mendengar keributan masih terjadi, Vissi pun keluar dan langsung ditodong dengan pisau.
Dari todongan pisau tersebut, Vissi mendapatkan beberapa luka di tubuhnya. Perlawanan yang diberikan tentu tidak sepadan dengan kekuatan Samuel Sunarya.
“Gue sempet nahan serangan pisau dia, ditonjok dua kali, ditikam pisau empat kali. Tiga kali meleset dan sekali kena ke arah sayap punggung” ujar Vissi.
Dapat ancaman pembunuhan
Sebelum penyerangan tersebut, Vissi rupanya sudah terlebih dahulu mendapat ancaman pembunuhan dari Samuel Sunarya melalui akun Instagram.
Berita Terkait
-
Profil Samuel Sunarya, Pria yang Aniaya Dokter Gigi di Bandung Punya Karier Mentereng
-
Kasus Penganiayaan Anak Oleh Ayah Kandung, LPA Mataram Sebut Orangtua Tak Siap
-
Profil Selebgram Afifah Riyad, Babak Belur Dianiaya Mantan Pacar Suami Gara-gara Saling Sindir
-
Kesadisan Ayah Kandung di Mataram, Leher Anaknya Diikat Pakai Sajadah Hingga Tewas
-
Profil Derry Fransakti, Suami Afifah Riyad Dituding Tak Bela Istri saat Dicakar Mantan Pacar
Terpopuler
- 10 HP Murah Memori 128 GB dan Kamera Bening di Bawah Rp1,5 Juta untuk Multitasking
- Dicukur Timnas Indonesia 5-1, Pemain Naturalisasi Kamboja Jadi Sasaran Kemarahan Fans
- 7 HP Murah Spesifikasi Terbaik di Bawah Rp2 Juta, Kamera 108 MP hingga NFC
- Bukan Sekadar Urusan Nasi Uduk di Matraman, 'Waspada Skenario Kerusuhan Agustus 2026'
- 9 Rekomendasi Lipstik Tahan Lama yang Cocok untuk Kulit Sawo Matang
Pilihan
-
Hukum Tak Mampu Meyakinkan Publik, Main Hakim Sendiri Jadi Jalan Pintas
-
Rupiah Jebol ke Rp18.083 per Dolar AS, Terpuruk Paling Dalam di Asia usai Perry Warjiyo Mundur
-
Adik Kim Jong un ke Indonesia Cs: Hei Antek-antek Asing, Stop Jadi Corong Bayaran AS
-
Melania Trump Hendak Dibunuh saat Belanja Baju, Ada 'Orang Dalam' Berkhianat
-
Bayi 'Putri Duyung' Lahir di OKI, Apa Itu Sirenomelia yang Membuat Kakinya Menyatu?
Terkini
-
Pertamina EP Adera Sambung Harapan Anak Putus Sekolah Lewat Program Sekolah Kembali
-
Apa Itu Aplikasi AMPERA 24/7? Kini Warga Palembang Bisa Akses Layanan Polisi dari Ponsel
-
Murid Mengeluh Sepatunya Mengganjal saat Dipakai Sekolah, Isinya Diduga Paket Sabu
-
5 Fakta Mahasiswa KKN Tenggelam di Sungai Rawas, Perahu Terbalik Usai Tabrak Kayu
-
Ada Apa di Kejari Kabupaten Bogor? Kasi Pidsus Mendadak Dipanggil Kejagung
-
Pemenuhan Gizi Jadi Fondasi Tumbuh Kembang Anak, Ini yang Harus Diketahui Orang Tua
-
Dari Gudang hingga Rumah, Begini Perjalanan Produk Sebelum Sampai ke Tangan Konsumen
-
Ancaman Belum Usai: Sosiolog UNJ Ingatkan Bentrokan Matraman Rawan Dibajak Isu SARA
-
Tuntas Uji Coba 3 Bulan, Pemkab Bogor Godok Rute Baru Bus Listrik Bojong Gede - Exit Tol Citeureup
-
Ditahan KPK, Moch Mahrus Suap Anggota DPR Rp1,5 Miliar demi Raih Hibah Pokmas Jatim