Suara.com - Gonzzalo Algazali cowok 17 tahun asal Makassar yang dijodohkan dengan Fuji ternyata sosok yang sangat sederhana.
Citra Insani, pengusaha skincare Makassar sekaligu ibu Gonzalo Algazali mengatakan anaknya adalah sosok yang tidak suka menjadi sorotan orang lain.
"Dasarnya Gonzalo itu tidak suka disoroti sebenarnya, dia enggak suka disoroti orang," kata Citra Insani, ibu Gonzalo Algazali dilansir dari TikTok @zalozilo.
Citra Insani mengatakan sifat anaknya yang tidak mau disorot ini tidak hanya setelah kenal dan membuat konten bersama Fuji.
Sebelumnya, bos skincare asal Makassar ini mengatakan Gonzalo Algazali pernah menjual mobil mewahnya yang cuma punya dua pintu karena tak nyaman diperhatikan orang.
"Dulu aja mobilnya dua pintu, dijual karena dia enggak mau. Karena dia enggak mau dilihat orang," kata Citra Insani.
Padahal, Citra Insani mengatakan Gonzalo Algazali sudah mengganti warna mobilnya menjadi hitam agar tak terlalu mencolok dan diperhatikan orang.
"Sebelum dijual, dia sudah minta mobilnya diganti warna hitam. Aku tanya kenapa? Katanya kelihatan sekali dari luar akhirnya diganti warna hitam. Sudah tiga bulan, minta dijual mobilnya karena dilihatin orang," imbuh Citra Insani.
Bahkan, Citra Insani yang merasa geregetan sempat meminta Gonzalo Algazali untuk membungkus mobilnya setiap berpergian agar tak malu dilihat orang.
Baca Juga: Kontennya Bareng Fuji Viral, Gonzalo Algazali Bingung dan Tak Nyaman Jadi Terkenal
Saat Citra Insani meminta Gonzalo Algazali membawa mobil BMW atau Honda yang biasa saja juga selalu ditolak, karena khawatir diperhatian orang.
"Beda anakku itu, beda sekali sama saya. Padahal saya bagaimana, gila gila to. Anakku enggak mau sekali," ujar Citra Insani.
Citra Insani beranggapan sifat Gonzalo Algazali memang sangat jauh dengannya karena tak mau terlihat bergaya.
"Saya suruh Gonzalo pakai sepatu Gucci, sudah dibelikan mahal. Enggak mau juga anakku, enggak tahu kenapa dia begitu. Tidak mau dilihat orang," kata Citra Insani.
Berita Terkait
-
5 Fakta Pembangunan Beach Club di Gunung Kidul yang Bakal di Bangun Raffi Ahmad, Berpotensi Merusak Lingkungan Hidup
-
Kontennya Bareng Fuji Viral, Gonzalo Algazali Bingung dan Tak Nyaman Jadi Terkenal
-
Fuji Didiagnosa Idap Penyakit Mental ADHD, Begini Dukungan dari Atta Halilintar dan Thariq Halilintar
-
The Next Raffi Ahmad, Fuji Menolak Dibayar Saat Promosikan Bisnis Citra Insani di Makassar
-
Izin Raffi Ahmad Bangun Beach Club di Yogyakarta Dipertanyakan, Kok Bisa di Kawasan Lindung Geologi?
Terpopuler
- Mengenal Lisda Cancer, Perwira Tinggi Polri yang Pensiun Tak Lama Usai Jadi Brigjen
- Skenario Timnas Indonesia Jika Imbang atau Kalah dari Vietnam di Piala AFF 2026
- Sunscreen Apa yang Bagus untuk Menghilangkan Flek Hitam di Wajah? Ini 3 Rekomendasi sesuai Review
- Fortuna Sittard Ogah Jual Justin Hubner ke Klub Super League
- 4 Shio Beruntung Hari Ini 4 Agustus 2026: Macan hingga Babi Berpeluang Dapat Kabar Baik
Pilihan
-
Pagar Besi di Mal-mal, Benarkah untuk Antisipasi Plot Kerusuhan Agustus?
-
Desa Kecil, Mimpi Mendunia: Ketika Kolaborasi Mengubah Wajah Kemiren
-
Kejagung Geledah Rumah Eks Jampidsus Febrie yang Pernah Dijaga TNI
-
Kematian Sutrimo dan Rangkaian Kejanggalan yang Muncul dari Kampung Halaman
-
Pengintai Misterius dan CCTV Mendadak, Kejanggalan di Rumah Sutrimo
Terkini
-
Mosi Tidak Percaya! Jajaran Wakasek dan Guru SMPN di Subang Mundur Massal
-
Lolos ke Final Usai Singkirkan Persija, Lucho Keluhkan Lapangan Dipta yang Keras dan Kering
-
Singkirkan Arema FC, Persebaya Tantang Persib di Final Piala Presiden 2026
-
Apa Itu Registration Ban FIFA? Ini Penyebab Klub Sriwijaya FC Bisa Dilarang Daftar Pemain
-
Jejak Kasus Haji Halim Ali, Dari Pengusaha Besar hingga Ahli Waris Kembalikan Rp127 Miliar
-
Modus Penimbun Pertalite Terbongkar, Isi BBM Berulang Pakai Barcode Berbeda di SPBU
-
Geger Temuan Mayat Mutilasi dalam Karung Beras di Pancoran Mas Depok
-
Jelang HUT ke-81 RI, Masjid Indonesia Pertama di Kanada Barat Resmi Berdiri
-
Diduga Bawa Kabur Kamera Rp200 Juta, DJ Wanita dan Suaminya Dipolisikan di Bogor
-
5 Perubahan Contact Center di Era Generative AI, Tak Lagi Sekadar Layanan Pengaduan