Suara.com - Selain Deddy Corbuzier, artis lain yang turut memberi komentar mengenai Saipul Jamil ditangkap secara brutal oleh polisi adalah Olga Lydia.
Dia mengaku penasaran dengan prosedur penangkapan seseorang yang telah menjadi target operasi narkotika.
Rasa Penasaran nya tersebut diungkap melalui media sosial X atau yang dulu dikenal dengan Twitter. Di situ dia menulis menilai para polisi terlalu brutal saat menangkap pedangdut Saipul Jamil.
"Barusan lihat video penangkapan Saipul Jamil, brutal banget ya. Gimana sih prosedur TO narkoba?" tulis Lydia memulai tulisannya.
Perempuan yang turut membintangi film Ave Maryam itu, mengaku seram setelah melihat para polisi menangkap lelaki yang juga disapa Bang Ipul tersebut.
Apa lagi para petugas polisi terlihat menggunakan pakaian preman saat menangkap Saipul Jamil.
"Itu serem banget, gimana kita yakin mereka polisi? Apa nggak ada surat Penangkapan? Atau nunjukin kartu anggota?" tuturnya.
Olga pun membandingkan dengan polisi Amerika yang mana bila tidak sesuai sesuai dengan standart penangkapan maka orang tersebut bisa dilepas.
"Di Amerika nggak sesuai SOP, gagal nyebutin Miranda’s right lepas orgnya," tutup Olga.
Baca Juga: Geram, Deddy Corbuzier Minta Polisi yang Tangkap Saipul Jamil Dites Urine
Unggahan itu pun direspon oleh beberapa pengikutnya. Mereka pun mempertanyakan hal yang sama mengenai SOP polisi dalam menangkap seorang target operasi.
"Bener di sini polisi kalau mau nangkap apa bawa surat perintah penangkapan seperti di film-film ya? Kok sepertinya kalau mau nangkap ya tangkap aja. Memang gitu ya prosedurnya? mohon pencerahannya saya orang yang awam tentang hukum yang berlaku di Indonesia," tulis salah satu warganet.
"Harus pakar hukum nih yang memberi pencerahan di X land agar rakyat paham hukum. Kita di Indonesia dari kecil tidak diajarkan tentang hukum yang berlaku. Minimal hak dan kewajiban yang mendasar dalam bernegara, beda dengan Amerika polisi tidak boleh sembarangan menggeledah rumah atau menangkap tanpa surat yang resmi," sambung warganet lainnya.
Seperti diketahui Saipul Jamil ditahan setelah dugaan asistennya menjadi target operasi narkotika Polsek Jelambar.
Penangkapan Saipul Jamil menjadi viral setelah beberapa videonya beredar di media sosial. Bahkan trending di hampir platform media sosial.
Polisi pun membantah tudingan masyarakat pihaknya yang menangkap Saipul Jamil tidak sesuai SOP. Mereka juga membantah anggotanya yang melakukan kata-kata kasar kepada Saipul Jamil.
Kabarnya oknum yang mengeluarkan kata-kata kasar itu adalah warga sipil yang ingin menangkap orang di dalam mobil tersebut.
Berita Terkait
-
Geram, Deddy Corbuzier Minta Polisi yang Tangkap Saipul Jamil Dites Urine
-
Orang yang Mengadang di Jalur Transjakarta Ngaku Polisi, Saipul Jamil Tetap Anggap Begal
-
Saking Muaknya dengan Aksi Polisi Tangkap Saipul Jamil, Deddy Corbuzier Sampai Bilang Begini
-
Polisi Bantah Memaki hingga Ancam Tembak Saipul Jamil Saat Penangkapan
-
Kabur, Asisten Saipul Jamil Sempat Serempet Pengendara Motor Sebelum Ditangkap Polisi
Terpopuler
- Mengenal Lisda Cancer, Perwira Tinggi Polri yang Pensiun Tak Lama Usai Jadi Brigjen
- Skenario Timnas Indonesia Jika Imbang atau Kalah dari Vietnam di Piala AFF 2026
- Sunscreen Apa yang Bagus untuk Menghilangkan Flek Hitam di Wajah? Ini 3 Rekomendasi sesuai Review
- Fortuna Sittard Ogah Jual Justin Hubner ke Klub Super League
- 4 Shio Beruntung Hari Ini 4 Agustus 2026: Macan hingga Babi Berpeluang Dapat Kabar Baik
Pilihan
-
Pagar Besi di Mal-mal, Benarkah untuk Antisipasi Plot Kerusuhan Agustus?
-
Desa Kecil, Mimpi Mendunia: Ketika Kolaborasi Mengubah Wajah Kemiren
-
Kejagung Geledah Rumah Eks Jampidsus Febrie yang Pernah Dijaga TNI
-
Kematian Sutrimo dan Rangkaian Kejanggalan yang Muncul dari Kampung Halaman
-
Pengintai Misterius dan CCTV Mendadak, Kejanggalan di Rumah Sutrimo
Terkini
-
Mosi Tidak Percaya! Jajaran Wakasek dan Guru SMPN di Subang Mundur Massal
-
Lolos ke Final Usai Singkirkan Persija, Lucho Keluhkan Lapangan Dipta yang Keras dan Kering
-
Singkirkan Arema FC, Persebaya Tantang Persib di Final Piala Presiden 2026
-
Apa Itu Registration Ban FIFA? Ini Penyebab Klub Sriwijaya FC Bisa Dilarang Daftar Pemain
-
Jejak Kasus Haji Halim Ali, Dari Pengusaha Besar hingga Ahli Waris Kembalikan Rp127 Miliar
-
Modus Penimbun Pertalite Terbongkar, Isi BBM Berulang Pakai Barcode Berbeda di SPBU
-
Geger Temuan Mayat Mutilasi dalam Karung Beras di Pancoran Mas Depok
-
Jelang HUT ke-81 RI, Masjid Indonesia Pertama di Kanada Barat Resmi Berdiri
-
Diduga Bawa Kabur Kamera Rp200 Juta, DJ Wanita dan Suaminya Dipolisikan di Bogor
-
5 Perubahan Contact Center di Era Generative AI, Tak Lagi Sekadar Layanan Pengaduan