Suara.com - Marcell Siahaan, penyanyi sekaligus Komisioner Lembaga Manajemen Kolektif Nasional (LMKN) turut menanggapi konflik antar musisi yang tengah ramai saat ini. Seperti diketahui, belakangan ramai para pencipta lagu atau komposer melarang penyanyi menyanyikan lagunya.
Konflik tersebut belakangan ramai seperti Ahmad Dhani dengan Once, Posan Tobing dengan Band Kotak, Rieka Roslan dengan The Groove, dan yang kekinian Ndhank dengan Band Stinky dan Andre Taulany.
Menurutnya, hal tersebut merupakan masalah primitif yang seharusnya bisa dihindari. Terlebih menurut Marcell Siahaan, konflik tersebut bermula dari ego yang dirasakan masing-masing orang.
"Mekanisme berpikir itu harus kita tanamkan dari sekarang. Karena kalau hanya mengedepankan ego, ya enggak akan pernah selesai," kata Marcell Siahaan saat ditemui di kawasan Kuningan, Jakarta Selatan, Rabu (17/1/2024).
"Siapa yang lebih penting antara pencipta atau penyanyi. Primitif buat saya kalau seperti itu, apalagi harus mempertontonkan kayak gitu," ucap Marcell Siahaan menyambung.
Menurut pelantun "Peri Cintaku" itu, para band seharusnya sudah sejak awal membuat kontrak kerja antar personelnya, yang mengatur soal pembagian pemasukan, untuk menghindari konflik-konflik semacam ini seandainya grup tersebut bubar.
"Padahal gampang sebernarnya. Kalau mau gampang, ketika bikin band ya bikin kontrak dari awal. Bikin kontrak, satu per satu bikin kontrak. Jadi nanti kalau ada yang keluar, jelas pembagiannya, siapa dapat berapa persen," imbuh Marcell Siahaan.
"Supaya nanti kalau ada gonjang-ganjing jadi gampang. Kita kan proyeksinya harus jelas, mungkin sekarang masih band ecek-ecek, tapi siapa tahu nanti akan jadi band sekelas Coldplay, kita enggak pernah tahu. Di situlah baru hitung-hitungan duit," kata Marcell Siahaan menambahkan.
Terakhir, penyanyi 46 tahun itu memgimbau pada para pelaku seni untuk berpikir ulang soal apa yang mau mereka lakukan. Sebab menurut Marcell, para musisi tersebut merupakan contoh publik, di mana apapun yang mereka sampaikan memiliki dampak.
Baca Juga: Dituding Tak Transparan Soal Laporan Royalti untuk Musisi, LMKN Bantah Keras
"Dan kita harus mikir gini, siapapun itu dengan pesonanya, kharismanya, dengan seberapa banyak followers, dia harus mulai berpikir bahwa apa yan dia katakan, apa yang dia lakukan itu punya dampak," tutur Marcell Siahaan.
"Mungkin buat dia gampang, mungkin suatu saat kepepet ya tinggal matiin medsos, matiin akun dan ganti akun baru. Tapi dia pernah berpikir enggak kalau jejak digitalnya itu bisa berdampak ke orang lain," imbuhnya.
Sebagai informasi, sejumlah musisi tengah gencar memperjuangkan hak royaltinya, yang selama ini mereka anggap tak pernah menikmatinya. Salah satu lembaga yang ikut disentil adalah LMKN.
Berita Terkait
-
Dituding Tak Transparan Soal Laporan Royalti untuk Musisi, LMKN Bantah Keras
-
Anji Protes Tak Dapat Royalti, Marcell Siahaan Perwakilan LMKN Balik Sentil Begini
-
Disebut Tak Punya Sumbangsih di Lagu Virgoun, Ini Alasan Inara Rusli Tetap Tuntut Hak Royalti
-
Sejak Juli Agnez Mo Dilarang Bawakan Lagu yang Diciptakan Musisi Ini
-
Dear Virgoun, Inara Rusli Minta Jatah Royalti Lagu Cuma untuk Anak-Anak
Terpopuler
- Tak Terima Ditahan KPK, Titin Rita Lestari Bongkar Peran Atasan di Kasus Suap BPK Muara Enim
- Tak Ikut Aksi Bareng Mahasiswa di Bundaran HI Hari Ini, Said Iqbal Ungkap Alasan Buruh
- Mengapa Pertalite Mau Dihapus?
- Indonesia Sudah Capek! Mahasiswa UI Serukan Demo di Bundaran HI, Tuntut Prabowo Akui Kesalahan
- 5 Lipstik Rekomendasi Fuji yang Tahan Lama, Tidak Kering dan Anti Pecah-Pecah
Pilihan
-
Aliansi Rakyat Memanggil Kritik Sederet Program Pemerintah, Tuntut Prabowo-Gibran Lengser
-
Hasil Piala Dunia 2026: Hajar Paraguay, Start Sempurna Amerika Serikat
-
Neymar Dipastikan Absen di Piala Dunia 2026, Kesalahan Pertama Ancelotti
-
Thamrin Lumpuh Total, Massa Aksi Mengular hingga Dukuh Atas Hingga Jumat Malam
-
Ngotot Mau Demo di Bundaran HI Meski Dihadang Aparat, Mahasiswa: Istana dan DPR Tak Mendengar Kami!
Terkini
-
Siap-Siap Merinding Sekaligus Ngakak, Film Dukun Magang Tampilkan Kuntilanak Hitam
-
Nama Raffi Ahmad Terseret Kasus Suap Bea Cukai Rp61,3 Miliar, Amy Qanita Akui Sempat Syok
-
Harumkan Nama Bangsa, Pelatih Vokal Marvel Marlon Sabet Penghargaan di Malaysia
-
Pintu Didobrak Hingga Dibentak Oknum Pejabat, Choky Sitohang Alami Intimidasi
-
Sarwendah Kirim Surat Ajak Ruben Onsu Bertemu, Pengacara Jadwalkan Bulan Depan
-
Yuka Theo dan Niko Junius Bakal Pandu Fan Meeting Win Metawin di Jakarta
-
Kolaborasi dengan Artis Korea Makin Dilirik, KACA 2026 Umumkan Deretan Pemenang
-
Betrand Peto ke Sarwendah: Bun, Pernah Ingat Bagaimana Kalian Hasut Keluargaku di NTT?
-
Lutesha Kehilangan Suara Usai Adegan Kesurupan di Film Cerita Lila
-
Heboh Curhat Betrand Peto Bela Ruben Onsu, Singgung soal Tamparan