Suara.com - Aktor dan penyanyi Chris Ryan rupanya menjadi korban robot trading Fahrenheit, bersama beberapa orang lain. Kerugian dari kasus tersebut nilainya tak main-main, hingga Rp47 miliar.
Kasus yang sudah berjalan hampir setahun itu kini sudah sampai ke tingkat kasasi. Chris Ryan bersama para korban yang tergabung dalam sebuah paguyuban bersyukur, karena kasasi Hendry Susanto sebagai tersangka ditolak Mahkamah Agung.
Chris Ryan bersama mewakili korban lainnya mengucapkan apresiasi yang setinggi-tingginya kepada polisi, Pengadilan Negeri Jakarta Barat, Kejaksaan Agung, Kejaksaan Negeri, hingga Mahkamah Agung.
"Karena telah memberi putusan yang secara adil untuk melindungi korban," kata Chris Ryan, dalam keterangan yang diterima Suara.com.
Selain itu yang tak kalah penting, para korban mendapat uang pengembalian dana sebesar Rp4,2 miliar. Atau 9 persen dari total kerugian yang dialami para korban.
"Semoga hasil putusan ini bisa menjadi barometer atau yurisprudensi di kasus investasi bodong lainnya, bahwa korban tidak kehilangan harapan dan bisa mendapatkan hak pengembalian dana dari sita aset yang telah dilaksanakan oleh pihak yang berwajib," imbuh bintang film Move On ini.
Chris Ryan juga mengimbau ke masyarakat agar lebih hati-hati dalam berinvestasi. Apalagi dengan iming-iming mendapatkan keuntungan yang besar dan cepat.
"Kami kedepannya berharap masyarakat luas untuk lebih berhati-hati terhadap penawaran investasi yang tidak masuk akal atau terlalu menggiurkan," ucap mantan personel Duo Arka ini.
Chris Ryan sendiri merupakan seorang musisi yang pernah bergabung di band Felas. Ia juga sempat tergabung di Duo Arka bersama Abe. Duo Arka telah merilis sejumlah single seperti "Pilihan yang Salah", "Arti Mencinta", dan lainnya. Selain itu, Chris juga sempat membintangi film Move On (2015) dan sinetron Cinta 7 Susun (2013).
Baca Juga: Mobil Hilang, Musisi dan Selebgram Chris Ryan Akhirnya Terima Ganti Rugi Rp90 Juta dari Pihak Hotel
Berita Terkait
-
Mobil Hilang, Musisi dan Selebgram Chris Ryan Akhirnya Terima Ganti Rugi Rp90 Juta dari Pihak Hotel
-
Motivasi Berganti Kontroversi, Ini Deretan Kasus yang Jerat Mario Teguh
-
Gus Miftah Ogah Kembalikan Duit Wahyu Kenzo, Penyitaan Blangkon Dianggap Sudah Cukup
-
Disomasi Gus Miftah, Pengacara Korban Penipuan Robot Trading ATG Minta Maaf
-
Ditanya Kemungkinan Kembalikan Duit Tersangka Wahyu Kenzo, Gus Miftah: Dasarnya Apa?
Terpopuler
- 10 HP Murah Memori 128 GB dan Kamera Bening di Bawah Rp1,5 Juta untuk Multitasking
- Bukan Sekadar Urusan Nasi Uduk di Matraman, 'Waspada Skenario Kerusuhan Agustus 2026'
- 7 HP Murah Spesifikasi Terbaik di Bawah Rp2 Juta, Kamera 108 MP hingga NFC
- 9 Rekomendasi Lipstik Tahan Lama yang Cocok untuk Kulit Sawo Matang
- 5 Sepatu Lari di Bawah Rp500 Ribu di Sports Station, Performa Nyaman Sesuai Review
Pilihan
-
Hukum Tak Mampu Meyakinkan Publik, Main Hakim Sendiri Jadi Jalan Pintas
-
Rupiah Jebol ke Rp18.083 per Dolar AS, Terpuruk Paling Dalam di Asia usai Perry Warjiyo Mundur
-
Adik Kim Jong un ke Indonesia Cs: Hei Antek-antek Asing, Stop Jadi Corong Bayaran AS
-
Melania Trump Hendak Dibunuh saat Belanja Baju, Ada 'Orang Dalam' Berkhianat
-
Bayi 'Putri Duyung' Lahir di OKI, Apa Itu Sirenomelia yang Membuat Kakinya Menyatu?
Terkini
-
Ke Mana BBM Ilegal Sumsel Mengalir? Polisi Bongkar 96 Kasus dan Sita 1,28 Juta Liter
-
Danantara Perdana Ikut Rapat KSSK, Purbaya Bela: Arahan Presiden, Cuma Beri Masukan
-
Ip Man: Kung Fu Legend, saat Film Bela Diri Modern Hilang Momen Ikoniknya
-
BMKG Pastikan Gempa M6,8 di Jepang Tak Berpotensi Tsunami di Indonesia
-
Ribuan Ijazah SMA-SMK Negeri di Riau Belum Diambil, Dinas Pendidikan: Gratis!
-
Pakai Rompi Oranye, Anggota DPRD Jatim Fraksi Gerindra Mahrus Ali Resmi Ditahan KPK
-
Pengembangan Minyak Jelantah Jadi Avtur Tersendat, Emiten ESSA Stop Proyek SAF
-
WNA Selandia Baru Tersangka Eksploitasi Seksual di NTB Dialihkan Jadi Tahanan Rumah, Ini Alasannya
-
5 Rekomendasi Sunscreen Water Based Terbaik sesuai Review dan Harga
-
Teka-teki Reshuffle Kabinet, AHY Akui Demokrat Belum 'Disenggol' Prabowo