Suara.com - Gita Sinaga mendeklarasikan dukungannya untuk pasangan calon presiden nomor urut dua, Prabowo Subianto dan Gibran Rakabuming Raka. Aktris 34 tahun itu hadir di acara nobar debat terakhir yang digelar oleh para relawan pendukung Prabowo-Gibran.
Di kesempatan tersebut Gita Sinaga menjelaskan alasannya kini menyuarakan pilihannya. Menurut mantan kekasih Surya Insomnia itu, setiap warga negara berhak mengutarakan pilihannya, tak terkecuali para figur publik.
"Rasanya hak semua rakyat, semua jenis profesi apapun berhak kok bersuara. Tapi juga nggak masalah kalau nggak mau menunjukkan," ujar Gita Sinaga saat ditemui di kawasan SCBD, Jakarta Selatan, Minggu (4/2/2024).
"Ya tadi fungsinya itu, aku mungkin punya followers, mungkin ada orang-orang yang mau mendengarkan yang aku sampaikan," katanya menyambung.
Bintang film "Jodoh Wasiat Bapak" itu lalu tak menampik bahwa aksinya mendukung Prabowo-Gibran membuat hubungannya dengan teman-temannya renggang. Terlebih ketika pilihan Gita berbeda dari para rekannya.
"Baru alami kemarin (hubungan dengan teman renggang), aku juga kaget. Tapi nggak masalah sih," ucap Gita Sinaga.
"Karena menurut aku dari tahun sebelumnya aku melihat, memang cukup sensitif, tapi ya nggak papa kedewasaan kita kan dinilai dari situ, aku sih nggak masalah," sambungnya.
Mantan kekasih Habibi Hood itu juga mengatakan kalau dirinya sama sekali tak masalah bila teman-teman terdekatnya berbeda pilihan dengannya. Gita sadar dan terbuka bahwa setiap orang punya pilihannya sendiri.
"Aku nggak pernah irritating (jengkel) kalau ada teman aku, atau pacar aku, kalau punya gitu ya, berbeda pandangan sama aku, santai banget," imbuhnya.
Baca Juga: Raffi Ahmad Dituding Tampung Duit Koruptor, Gibran: Kalau Gak Ada Apa-Apa, Sabar Saja
Sebagai informasi, Gita Sinaga mulai aktif berkarier di dunia hiburan sejak tahun 2000-an. Pada tahun 2008, Gita mulai memerankan sejumlah sinetron dan FTV hingga sekarang.
Beberapa waktu belakangan sang aktris mengunggah beragam bentuk dukungan untuk paslon nomor urut 02. Gita Sinaga kini resmi tergabung dalam tim sukses pemenangan Prabowo-Gibran yang bernama Kreator Indonesia Maju.
Berita Terkait
-
Prabowo Paparkan Tiga Resep Utama untuk Obati Masalah Kesehatan di Indonesia
-
Putusan DKPP Tak Pengaruhi Pencalonan Gibran, TKN: Pasti Ada Kaset Rusak yang Diputar Ulang
-
Prabowo Minta Maaf di Debat Kelima Pilpres 2024, Anies Terima?
-
Nonton Debat Capres, Begini Reaksi Pratama Arhan saat Disinggung Dukung Prabowo
-
Raffi Ahmad Dituding Tampung Duit Koruptor, Gibran: Kalau Gak Ada Apa-Apa, Sabar Saja
Terpopuler
- Bawa Kasus Penebangan Pohon ke Jalur Hukum, Farhan Siap Lapor Gubernur Jabar dan KLH
- Harta Kekayaan Iptu Setya Budi Dias, Oknum KPK Pemeras Bupati Pemalang
- 5 Kulkas Mini yang Murah dan Hemat Listrik, Bisa Dipakai di Kamar Kos dan Mobil
- Survei SMRC: Elektabilitas Gerindra Anjlok Tajam, Peluang Jadi Partai Nomor 1 Terancam
- 5 Sepatu Kasual Nyaman untuk Jalan Kaki di Kota, Ringan dan Empuk Dipakai Seharian
Pilihan
-
Desa Kecil, Mimpi Mendunia: Ketika Kolaborasi Mengubah Wajah Kemiren
-
Kejagung Geledah Rumah Eks Jampidsus Febrie yang Pernah Dijaga TNI
-
Kematian Sutrimo dan Rangkaian Kejanggalan yang Muncul dari Kampung Halaman
-
Pengintai Misterius dan CCTV Mendadak, Kejanggalan di Rumah Sutrimo
-
Banyak Air Galon Isi Ulang di Bangka Barat Belum Diuji, Amankah Dikonsumsi Setiap Hari?
Terkini
-
The Blanket Cats: Ketika Kehadiran Kucing Menjadi Obat bagi Luka Hati
-
Krisis Imigran Maroko ke Spanyol Disorot, Dugaan Ada Campur Tangan Israel
-
Kisah Haru Lia di Sekolah Rakyat, Untuk Pertama Kalinya Mengenakan Seragam Baru
-
Harga Cuma Rp1 Jutaan, 5 HP Ini Punya Kamera di Atas Ekspektasi
-
Telan Anggaran Rp 3,82 Triliun, Purbaya Minta Fasilitas Sekolah Rakyat Layak Dipakai
-
Kapal Mutiara Sentosa Terbakar di Perairan Madura, Penumpang Terjun ke Laut
-
Kinerja Ekspor Industri Tekstil RI Diproyeksi Moncer pada 2027, Tumbuh hingga 4%
-
Disumbang Pemerintah, Laba Bersih Pupuk Indonesia Meroket 250,3% di Semester I-2026
-
Pemda Guyur Anggaran Rp 500 Juta buat Alokasi Pendidikan
-
Ironi Ruang Kota: Ketika Mal Harus Terbuka, tapi "Rumah Rakyat" Dipagari Kawat Berduri