Suara.com - Polisi menetapkan YA sebagai tersangka kasus kematian Dante, anak artis Tamara Tyasmara dan Angger Dimas. YA adalah pacar Tamara.
Dari rekaman CCTV yang beredar, YA terlihat sedang berada di kolam renang bersama Dante dan seorang anak perempuan.
Mulanya, Dante tengah berada di pinggir kolam, namun tiba-tiba YA menghampiri dan langsung menarik Dante ke dalam air. Anak Tamara Tyasmara itu didiamkan di dalam air selama lebih dari satu menit.
Tampak bocah laki-laki itu sempat gelagapan dan berusaha keluar dari air, namun dia gagal berkali-kali. Bukannya menolong, YA hanya mendiamkan Dante yang kesusahan di depan matanya.
Setelah beberapa saat, Dante akhirnya berhasil muncul ke permukaan. Anak itu sempat terbatuk-batuk dan muntah, diduga karena kehabisan napas. Barulah saat itu YA berusaha meminta pertolongan orang sekitar.
Kejinya, seluruh kejadian itu dilakukan YA di hadapan anak kandungnya. Hal ini telah dibenarkan oleh Tamara Tyasmara usai melihat rekaman tersebut.
"Iya (anak kandung YA)," kata Tamara Tyasmara di Polda Metro Jaya, Jumat (9/2/2024).
Kendati begitu polisi masih mendalami motif dari perlakuan keji YA terhadap Dante. Laki-laki itu juga masih diperiksa keterangannya sebagai tersangka di Polda Metro Jaya.
YA dijerat pasal berlapis, termasuk pembunuhan berencana. Ancaman maksimal dalam pasal tersebut adalah hukuman mati.
Baca Juga: YA Pacar Tamara Tyasmara Ternyata Sering Temani Dante Berenang, Keluarga Tak Pernah Curiga
"Sebagaimana pasal 76C junto pasal 80 Undang-Undang no 35 tahun 2014 tentang UU perlindungan anak dengan ancaman hukuman 15 maksimal 15 tahun kemudian pasal 340 maksimal hukuman mati, kemudian pasal 338 dengan ancaman hukuman maksimal 15 tahun sedangkan untuk pasal 359 dengan ancaman maksimal 5 tahun," kata Direktur Reserse Kriminal Umum (Dirreskrimum) Polda Metro Jaya Kombes Wira Satya Triputra.
Diberitakan sebelumnya, YA diringkus di kediamannya di kawasan Pondok Kelapa, Duren Sawit, Jakarta Timur pada Jumat (9/2/2024). Dia ditangkap saat masih dalam keadaan tidur.
Dante dinyatakan meninggal dunia di RS Islam Pondok Kopi pada Sabtu (27/1/2024) pukul 18.00 WIB. Bocah enam tahun itu mengembuskan napas terakhir karena tenggelam saat berenang di kolam air Tirtamas Pondok Kelapa, Jakarta Timur.
Berita Terkait
Terpopuler
- Pemerintah Tutup Ruang Pembentukan Provinsi Luwu Raya, Kemendagri: Ikuti Moratorium!
- Warga Sambeng Borobudur Pasang 200 Spanduk, Menolak Penambangan Tanah Urug
- Cerita Eks Real Madrid Masuk Islam di Ramadan 2026, Langsung Bersimpuh ke Baitullah
- Sosok Arya Iwantoro Suami Dwi Sasetyaningtyas, Alumni LPDP Diduga Langgar Aturan Pengabdian
- Menkop Ferry Minta Alfamart dan Indomaret Stop Ekspansi Karena Mengancam Koperasi Merah Putih
Pilihan
-
SBY Sentil Doktrin Perang RI: Kalau Serangan Udara Hancurkan Jakarta, Bagaimana Hayo?
-
Kasus Pembakaran Tenda Polda DIY: Perdana Arie Divonis 5 Bulan, Hakim Perintahkan Bebas
-
Bikin APBD Loyo! Anak Buah Purbaya Minta Pemerintah Daerah Stop Kenaikan TPP ASN
-
22 Tanya Jawab Penjelasan Pemerintah soal Deal Dagang RI-AS: Tarif, Baju Bekas, hingga Miras
-
Zinedine Zidane Comeback! Sepakat Latih Timnas Prancis Usai Piala Dunia 2026
Terkini
-
Bukan Sutradara, Ini Pedofil! Timo Tjahjanto Desak Penjara untuk Pelaku Pelecehan Berkedok Casting
-
Merinding! Joko Anwar Pakai Lagu 'Cicak-Cicak di Dinding' di Ghost in The Cell: Yakin Itu Lagu Anak?
-
Pesta Pernikahan El Rumi Bakal Lebih Besar dan Meriah, Al Ghazali Sebut Ada 2 Ribu Tamu Undangan
-
Jadi Penerima Beasiswa LPDP, Tasya Kamila Beberkan 7 Poin Pengabdian ke Negara Usai Lulus
-
Sudah Rela Tidur dengan Kades, Wanita Ini Murka Warungnya Tetap Dibongkar Satpol PP
-
Direktur LPDP Ungkap 600 Awardee Diselidiki Usai Kasus Viral Dwi Sasetyaningtyas
-
Ramai Video Ibu Tiri Nizam Sudah Ditahan, Benarkah Terkait Kasus di Sukabumi?
-
Kasus Berbalik Arah, Cinta Ruhama Amelz Kini Dilaporkan Usai Ungkap Dugaan Kekerasan Seksual 2017
-
Ayah Ungkap Kronologi Sebelum Bocah NS Dibawa ke RS dan Meninggal, Netizen Curigai Hal Ini
-
Usai Diinterogasi Polisi atas Meninggalnya Bocah NS, Ibu Tiri Nangis-Nangis Minta Maaf