Suara.com - Kematian putra Tamara Tyasmara dan DJ Angger Dimas, Raden Andante Khalif Pramudityo alias Dante masih menimbulkan banyak tanda tanya. Pihak pertama yang mengadukan kasus tenggelamnya Dante di kolam renang pun belum diketahui sampai sekarang.
Terkait hal itu, Dirkrimum Polda Metro Jaya Kombes Wira Satya Triputra menerangkan bahwa kasus kematian Dante diusut dengan laporan polisi model A. Mulanya, petugas Polsek Duren Sawit mendapat aduan bahwa ada orang tenggelam di kolam renang Taman Air Tirtamas Pondok Kelapa pada 27 Januari 2024.
"Dilaporkan ke polsek, ada orang tenggelam," ujar Wira Satya Triputra dalam jumpa pers di Mapolda Metro Jaya, Jakarta, Senin (12/2/2024).
Usai menerima aduan dari telepon, petugas Polsek Duren Sawit langsung bergerak ke TKP untuk mengumpulkan informasi seputar dugaan tenggelamnya Dante.
"Tim dari polsek kemudian langsung datang ke TKP dan mengumpulkan informasi," kata Wira Satya Triputra.
Setelah memastikan benar terjadi peristiwa Dante tenggelam di kolam renang, petugas Polsek Duren Sawit yang mengumpulkan informasi dari TKP langsung membuat laporan polisi. Sudah jadi kewajiban petugas kepolisian untuk membuat laporan setiap ada peristiwa.
"Laporan model A ini dibuat saat ada kejadian. Jadi, tim dari polsek memiliki kewajiban untuk membuat laporan model A," imbuh Wira Satya Triputra.
Hanya saja, petugas Polsek Duren Sawit juga tidak bisa memastikan siapa orang yang mengadukan peristiwa tenggelamnya Dante. Saat itu, mereka cuma menerima aduan lewat telepon dan langsung cepat-cepat bergerak ke TKP.
"Dari Polsek hanya terima telepon. Kan waktu itu belum diketahui juga, keluarga dari korban ini yang mana," ucap Wira Satya Triputra.
Baca Juga: Polisi Dalami Kemungkinan Ada Tersangka Lain di Kasus Kematian Anak Tamara Tyasmara, Siapa?
Yang pasti, Polsek Duren Sawit langsung memulai penyelidikan atas peristiwa tenggelamnya Dante usai laporan dibuat anggota mereka. Penyidik mengamankan rekaman CCTV yang saat itu diduga menampilkan detik-detik peristiwa.
Sampai pada 1 Februari 2024, Tamara Tyasmara mendatangi Polda Metro Jaya untuk berkonsultasi dengan penyidik soal kasus kematian Dante. Dari situ, tim Subdit Jatanras Polda Metro Jaya baru bergerak dengan mengambil alih penanganan kasus Dante dari Polsek Duren Sawit.
Kini, kasus kematian Dante sudah naik sidik. Polda Metro Jaya menemukan indikasi dugaan pembunuhan berencana terhadap Dante, setelah melihat rekaman CCTV saat bocah enam itu dibenamkan sebanyak 12 kali ke air oleh pendamping renangnya.
Diketahui setelahnya bahwa sosok yang mendampingi Dante berenang adalah kekasih Tamara Tyasmara, Yudha Arfandi. Tamara sering menitipkan Dante ke Yudha karena ia juga memiliki putri. Dante dan putri Yudha pun cukup akrab.
Namun di hari itu, entah setan apa yang merasuki jiwa Yudha Arfandi. Bukan cuma berusaha membenamkan, Yudha juga beberapa kali menghalangi upaya Dante menggapai tepian kolam renang agar kehabisan napas.
Yudha Arfandi kini harus mempertanggungjawabkan perbuatannya terhadap Dante, setelah ditangkap pada 9 Februari 2024. Ia dijadikan tersangka atas dugaan kelalaian, kekerasan terhadap anak hingga pembunuhan berencana dengan ancaman pidana mati.
Berita Terkait
-
Polisi Dalami Kemungkinan Ada Tersangka Lain di Kasus Kematian Anak Tamara Tyasmara, Siapa?
-
Jawab Tudingan Negatif Warganet, Tamara Tyasmara Unggah Foto Gendong Almarhum Dante yang Dibungkus Kain Kafan
-
Ahli Psikologi Forensik Pinta Polisi Tak Percaya Tipu Muslihat Yudha Arfandi: Pelaku Punya Kepentingan
-
Sahabat Buktikan Tamara Tyasmara Sedih Kehilangan Putranya, Tangisi Dante hingga Tak Sadarkan Diri
-
Dokter Forensik Beberkan Penyebab Lebam di Tubuh Dante
Terpopuler
- Dituding jadi Biang Kerok Laga Persija vs Persib Batal di Jakarta, GRIB Jaya Buka Suara
- 7 Bedak Tabur Terbaik untuk Kerutan dan Garis Halus Usia 50 Tahun ke Atas
- 7 HP Midrange RAM Besar Baterai 7000 mAh Paling Murah yang Layak Dilirik
- Promo Alfamart Hari Ini 7 Mei 2026, Body Care Fair Diskon hingga 40 Persen
- 5 Pilihan HP Android Kamera Stabil untuk Hasil Video Minim Jitter Mei 2026, Terbaik di Kelasnya
Pilihan
-
Suporter Persipura Rusuh, Momen Menegangkan Pemain Adhyaksa FC Dilempari Botol
-
Kronologi Haerul Saleh, Anggota BPK RI Eks Anggota DPR Meninggal saat Rumahnya Kebakaran
-
Tragis! Anggota IV BPK Haerul Saleh Tewas dalam Kebakaran di Tanjung Barat, Diduga Akibat Sisa Tiner
-
16 Korban Tewas Bus ALS Terbakar di Muratara Berhasil Dievakuasi, Jalinsum Masih Mencekam
-
'Celana Saya Juga Hancur', Cerita Saksi yang Kena Sisa Air Keras Saat Bantu Andrie Yunus
Terkini
-
Kiai Ashari Pati TSK Kasus Pelecehan Tak Punya Kamar Tetap, Diduga Jadi Strategi Dekati Santriwati
-
Resmi Cerai, Pinkan Mambo dan Anak Gosipin Arya Khan di Live TikTok
-
Selebgram Arjun Lantam Dihujat Usai Bikin Challenge Matikan Token Listrik Warga
-
Alyssa Daguise Melahirkan Anak Pertama dari Al Ghazali, Keluarga Ungkap Rasa Syukur
-
Ahmad Dhani Harap Anak Al Ghazali Lahir Hari Jumat Kliwon: Biar Sama Kayak Saya
-
Menuju Java Jazz Festival 2026 di NICE PIK Kini Lebih Mudah, Ada Shuttle dari Jakarta dan Sekitarnya
-
Review Teater Musikal Sayap Cinta: Perpaduan Akting, Nyanyian, dan Cinta Abadi Habibie Ainun
-
Lawan Arus Tren Horor, Agung Saputra Optimis Film Drama 'Jangan Buang Ibu' Laris Manis
-
Cuma di Jakarta, Penonton Konser Westlife Bisa Bawa Pulang Gelang LED Eksklusif
-
Dituduh eks Istri Andre Taulany Langgar Privasi, Pengacara ART: Foto Pagar Rumah Bukan Data Pribadi