Suara.com - Sejumlah artis meramaikan pesta demokrasi dengan menjadi caleg DPR RI pada Pemilu 2024. Sayangnya tak semua berhasil lolos ke Senayan.
Berdasarkan aturan, partai politik harus memperoleh suara 4 persen dari jumlah suara sah secara nasional untuk mendapatkan jatah kursi anggota DPR.
Dari sata hasil real count, partai-partai yang mengusung beberapa caleg artis seperti Perindo (Partai Persatuan Indonesia) dan PSI (Partai Solidaritas Indonesia) tak mencapai batasan minimal suara yang ditentukan.
Oleh karena itu, sejumlah artis harus menerima kenyataan bahwa mereka kemungkinan besar tak berhasil menjadi anggota DPR karena suara partai yang kurang.
Menariknya, beberapa artis mendapatkan suara cukup banyak di dapil tempat mereka bersaing di Pemilu tahun ini.
Lantas siapa saja artis yang terancam tak lolos ke Senayan karena suara partai melempem? Yuk intip!
1. Nyaleg modal nekat dan hanya ingin gaji, Aldi Taher terancam gagal jadi anggota dewan karena suara yang didapat Perindo tak mencapai 4 persen.
2. Begitu pula dengan Arnold Poernomo yang juga diusung oleh Perindo menjadi caleg DPR RI dapil Jawa Timur I.
3. Beda nasib dengan Verrell Bramasta, Venna Melinda yang menjadi caleg dari Perindo kemungkinan besar tak bisa mendampingi sang anak ke Senayan.
Baca Juga: Andre Taulany Habis Rp700 Juta saat Pencalonan tapi Kalah, Dede Sunandar Ketar-ketir
4. Nyaleg di dapil DKI Jakarta I, Ustaz Yusuf Mansur yang diusung Perindo hanya gigit jari melihat beberapa artis dapat jatah kursi DPR.
5. Habis miliaran rupiah, Vicky Prasetyo dari Perindo tampaknya harus memendam impiannya untuk bisa menjadi anggota dewan di Senayan.
6. Meski dapat lebih dari 14 ribu suara, Giring Ganesha terancam gagal ke Senayan karena suara yang diperoleh partainya, PSI tak mencapai 4 persen.
7. Nasib Giring kemungkinan besar juga dialami Helmy Yahya yang juga mencalonkan diri sebagai caleg DPR RI dari PSI.
8. Terancam gagal ke Senayan, Badai eks Kerispatih maju mendaftarkan diri sebagai caleg DPR RI dari PSI yang diketuai oleh Kaesang Pangarep.
9. Farhat Abbas menambah daftar artis yang terancam tak lolos ke Senayan karena partai pengusungnya, Partai Kebangkitan Nusantara (PKN) hanya mendapat 0,47 persen suara.
Itu dia deretan artis yang terancam tak lolos ke Senayan karena suara partai melempem. Bagaimana menurut kalian?
Kontributor : Chusnul Chotimah
Berita Terkait
-
Andre Taulany Habis Rp700 Juta saat Pencalonan tapi Kalah, Dede Sunandar Ketar-ketir
-
Vicky Prasetyo Raih Suara Tertinggi, Warganet: Heran Sama yang Milih
-
Modal Miliaran Rupiah dan Dapat Banyak Suara, Ini Sebab Vicky Prasetyo Tetap Berpeluang Gagal ke Senayan
-
8 Adu Gaya Artis Caleg saat Kampanye, Cara Berpakaiannya Jadi Sorotan
-
6 Artis Kompak Nyaleg bareng Keluarga, Venna Melinda Beda Partai dengan Verrell Bramasta
Terpopuler
- Mengenal Lisda Cancer, Perwira Tinggi Polri yang Pensiun Tak Lama Usai Jadi Brigjen
- Skenario Timnas Indonesia Jika Imbang atau Kalah dari Vietnam di Piala AFF 2026
- Sunscreen Apa yang Bagus untuk Menghilangkan Flek Hitam di Wajah? Ini 3 Rekomendasi sesuai Review
- Fortuna Sittard Ogah Jual Justin Hubner ke Klub Super League
- 4 Shio Beruntung Hari Ini 4 Agustus 2026: Macan hingga Babi Berpeluang Dapat Kabar Baik
Pilihan
-
Pagar Besi di Mal-mal, Benarkah untuk Antisipasi Plot Kerusuhan Agustus?
-
Desa Kecil, Mimpi Mendunia: Ketika Kolaborasi Mengubah Wajah Kemiren
-
Kejagung Geledah Rumah Eks Jampidsus Febrie yang Pernah Dijaga TNI
-
Kematian Sutrimo dan Rangkaian Kejanggalan yang Muncul dari Kampung Halaman
-
Pengintai Misterius dan CCTV Mendadak, Kejanggalan di Rumah Sutrimo
Terkini
-
Mosi Tidak Percaya! Jajaran Wakasek dan Guru SMPN di Subang Mundur Massal
-
Lolos ke Final Usai Singkirkan Persija, Lucho Keluhkan Lapangan Dipta yang Keras dan Kering
-
Singkirkan Arema FC, Persebaya Tantang Persib di Final Piala Presiden 2026
-
Apa Itu Registration Ban FIFA? Ini Penyebab Klub Sriwijaya FC Bisa Dilarang Daftar Pemain
-
Jejak Kasus Haji Halim Ali, Dari Pengusaha Besar hingga Ahli Waris Kembalikan Rp127 Miliar
-
Modus Penimbun Pertalite Terbongkar, Isi BBM Berulang Pakai Barcode Berbeda di SPBU
-
Geger Temuan Mayat Mutilasi dalam Karung Beras di Pancoran Mas Depok
-
Jelang HUT ke-81 RI, Masjid Indonesia Pertama di Kanada Barat Resmi Berdiri
-
Diduga Bawa Kabur Kamera Rp200 Juta, DJ Wanita dan Suaminya Dipolisikan di Bogor
-
5 Perubahan Contact Center di Era Generative AI, Tak Lagi Sekadar Layanan Pengaduan