Suara.com - Maisha Kanna kembali merilis karya musik terbaru dalam sebuah lagu berjudul "Jungkir Balik". Sesuai judulnya, lagu ini menceritakan seseorang yang bersikap bertentangan dengan dirinya, demi untuk mencuri perhatian seseorang yang disukainya.
Maisha Kanna merupakan salah satu talenta muda yang cukup menarik di dunia entertainment. Tidak saja pada musik, remaja kelahiran 9 Juni 2007 ini juga memiliki bakat besar di dunia seni peran.
Maisha Kanna memulai kariernya di dunia akting di usia 11 tahun pada 2018 lewat film Kulari ke Pantai (2018) dan 2 Garis Biru (2019).
Sebelum di film, Maisha juga ikut dalam teater musikal Petualangan Sherina pada 2017 yang mengantarnya kepada penghargaan Anugerah Musik Indonesia pertamanya bersama Jakarta Movement of Inspiration dan Annisa Haryanti di AMI 2018 untuk kategori Duo/Grup/Grup Vokal/Kolaborasi Anak-Anak Terbaik.
Di film Kulari ke Pantai sendiri, Maisha Kanna ikut menyanyikan dua soundtrack berjudul "Ibuku Cantik" dan "Selamat Pagi" featuring RAN. Setelah itu beragam musik pun Maisha Kanna coba hingga kemudian kembali menyanyikan soundtrack dari film Yang Tak Tergantikan. Pada film itu, Maisha Kanna menyanyikan dua lagu, berjudul "Yang Tak Tergantikan" dan "Rotasi Rindu".
Di 2024, di usianya yang hampir 17 tahun ini, Maisha Kanna merilis lagu "Jungkir Balik". Meski usia Maisha baru 17, tetapi musik dalam lagu ini terdengar cukup serius. Meski lirik yang dipilih terasa sangat milenial.
"Lagu Jungkir Balik sendiri, aku buat untuk memperlihatkan perasaan seseorang yang berusaha keras menarik perhatian orang yang disukai. Sayangnya, semua usahanya terasa sia-sia. Sampai satu titik, di mana dia mempertanyakan dirinya sendiri. Apakah ada yang salah dengan aku. Apakah memang caranya yang salah. Fase itu lah yang ingin aku tangkap dan sampaikan melalui lagu Jungkir Balik ini," ujar Maisha Kanna, dalam keterangan resminya.
"Jungkir Balik" dibalut dalam genre pop manis dengan tempo beat yang lambat. Sementara vokal Maisha Kanna terasa begitu matang.
"Jungkir Balik" resmi dirilis di seluruh platform digital sejak 1 Maret 2024.
Baca Juga: Joyland Festival Bali Hari Pertama, Diwarnai Hujan dan Angin Kencang
Berita Terkait
-
Joyland Festival Bali Hari Pertama, Diwarnai Hujan dan Angin Kencang
-
Bikin Baper, Andmesh Kamaleng Rilis Music Video Pelukis Pilu
-
Stand Here Alone dan Dwarsa Jadi Pembuka Supermusic Superstar Intimate Session 2024 di Jakarta
-
Menyimak Album Better Than That dari Duo Unik Asal Bali, Sundowners
-
Y2mate Jadi Solusi Mudah untuk Mengunduh Video dan Musik dari YouTube
Terpopuler
- Lipstik Warna Apa yang Cocok di Usia 50-an? Ini 5 Pilihan agar Terlihat Fresh dan Lebih Muda
- 5 Rekomendasi Sampo Kemiri Penghitam Rambut dan Penghilang Uban, Mulai Rp10 Ribuan
- 5 Sampo Uban Sachet Bikin Rambut Hitam Praktis dan Harga Terjangkau
- 5 Rekomendasi Sepatu Adidas untuk Lari selain Adizero, Harga Lebih Terjangkau!
- 5 Cat Rambut yang Tahan Lama untuk Tutupi Uban, Harga Mulai Rp17 Ribuan
Pilihan
-
Untuk Pengingat! Ini Daftar Korban Tewas Persib vs Persija: Tak Ada Bola Seharga Nyawa
-
Kriminalisasi Rasa Tersinggung: Mengadili Komedi 'Mens Rea' Pandji Pragiwaksono
-
Duduk Perkara Ribut Diego Simeone dengan Vinicius Jr di Laga Derby Madrid
-
5 HP Xiaomi RAM 8GB Paling Murah Januari 2026, Harga Mulai Rp2 Jutaan
-
Rupiah Terkapar di Level Rp16.819: Kepercayaan Konsumen Lesu, Fundamental Ekonomi Jadi Beban
Terkini
-
Profil Roby Tremonti, Aktor Terseret Dugaan Child Grooming di Buku Aurelie Moeremans
-
Indro Warkop Bandingkan Kasus Pandji Pragiwaksono dengan Era Kritik Warkop DKI
-
Jennie Blackpink Borong Piala, Ini Daftar Lengkap Pemenang Golden Disc Awards 2026
-
Tommy Soeharto dan Tata Cahyani Kompak Dampingi, Ini Deretan Potret Siraman Darma Mangkuluhur
-
Sosok Puteri Modiyanti yang Curi Perhatian di Acara Siraman Darma Mangkuluhur
-
Dituduh Lakukan KDRT pada Jule, Na Daehoon Tegas Membantah: Saya Tak Pernah Lakukan Hal Memalukan
-
Usai Pengakuan Grooming Aurelie Moeremans, Roby Tremonti Mendadak Singgung Jerat Hukum Tokoh Fiktif
-
Bunga Zainal Geram Lihat Inara Rusli, Datang ke Podcast Tapi Tak Ada Penyesalan atas Kasus Poligami
-
Pandji Pragiwaksono Ungkap Alasan Anies Baswedan Tak Dibahas di Mens Rea
-
Beredar Chat Jule Ngaku Korban KDRT Na Daehoon, Tapi Kok Dapat Hak Asuh?