Entertainment / Film
Kamis, 26 Februari 2026 | 20:20 WIB
Petikan trailer film The Message [IMDb\
Baca 10 detik
  • Film sejarah luar negeri menjadi pilihan edukatif untuk mengisi waktu Ramadan dengan nilai spiritual.
  • Keempat rekomendasi tersebut menawarkan riset sejarah yang mendalam dengan skala produksi yang megah.
  • Narasi film fokus pada teladan karakter pemimpin Islam yang bijaksana, adil, dan teguh dalam perjuangan.

Suara.com - Bulan Ramadan bukan hanya menjadi momentum untuk meningkatkan ibadah, tetapi juga waktu yang tepat untuk merefleksikan kembali sejarah dan nilai-nilai spiritual melalui karya sinematik.

Menonton film bertema sejarah Islam atau perjuangan moral dapat menjadi sarana "ngabuburit" yang edukatif sekaligus menghibur.

Produksi mancanegara seringkali menawarkan skala produksi yang megah, riset sejarah yang mendalam, serta sinematografi yang memukau.

Berikut adalah empat rekomendasi film dan serial klasik produksi luar negeri yang sangat relevan dan cocok dinikmati selama bulan suci Ramadan.

1. Kingdom of Heaven (2005)

Jika kamu menyukai film dengan skala kolosal dan narasi sejarah yang kuat, Kingdom of Heaven garapan sutradara Ridley Scott adalah pilihan utama. Film epik sejarah produksi Amerika Serikat ini mengambil latar belakang Perang Salib pada abad ke-12 yang sangat krusial dalam sejarah dunia.

Film ini mengisahkan perjalanan Balian (Orlando Bloom), seorang pandai besi Prancis yang pergi ke Yerusalem untuk mencari pengampunan dosa.

Dalam perjalanannya, ia tidak hanya menjadi seorang ksatria yang terampil, tetapi juga menjadi tokoh kunci yang membela kota suci Yerusalem dari kepungan pasukan Muslim yang dipimpin oleh panglima besar Salahuddin Al-Ayyubi.

Menariknya, film ini tidak sekadar menyuguhkan adegan pertempuran yang megah. Kingdom of Heaven mengangkat tema yang sangat mendalam mengenai toleransi, iman, dan politik perang.

Baca Juga: Jangan Jadi Korban! Satgas Pangan Temukan Susu Kedaluwarsa dan Mie Boraks di Jawa Barat

Salahuddin digambarkan sebagai sosok pemimpin yang bijaksana dan penuh kehormatan, yang membuat film ini mendapat apresiasi luas di dunia Muslim karena penggambaran karakternya yang sangat manusiawi dan jauh dari stigma negatif.

2. The Message (Ar Risalah) (1976)

The Message, atau yang juga dikenal dengan judul Ar Risalah, dianggap sebagai salah satu film paling ikonik tentang sejarah Islam yang pernah dibuat.

Disutradarai oleh Moustapha Akkad, drama epik sejarah ini menceritakan perjalanan awal dakwah Nabi Muhammad SAW dalam menyebarkan Islam.

Film ini tergolong unik karena proses produksinya didanai secara kolektif oleh berbagai negara, mulai dari Libya, Maroko, Kuwait, Arab Saudi, hingga Amerika Serikat.

The Message menyoroti perjuangan di Makkah, momen turunnya wahyu pertama, proses hijrah ke Madinah, hingga kemenangan besar Islam.

Karena adanya larangan dalam hukum Islam untuk memvisualisasikan wajah Nabi Muhammad SAW, film ini dengan cerdas mengambil perspektif dari para sahabat, terutama Hamzah bin Abdul Muthalib yang diperankan oleh aktor legendaris Anthony Quinn.

Film ini menjadi tontonan wajib saat Ramadan karena mampu membangkitkan rasa haru dan kekaguman atas keteguhan para pejuang Islam terdahulu.

3. Lion of the Desert (1980)

Masih dari sutradara yang sama dengan The Message, film Lion of the Desert merupakan produksi Libya yang mengangkat kisah nyata perjuangan epik Omar Mukhtar.

Ia adalah seorang guru sekolah di Libya yang bertransformasi menjadi pemimpin gerilya yang tangguh.

Berlatar tahun 1929-1931, film ini menggambarkan perjuangan rakyat Libya melawan penjajahan fasis Italia di bawah komando diktator Benito Mussolini.

Sebagai seorang pemimpin yang sudah berusia lanjut namun memiliki fisik dan mental yang kuat, Omar Mukhtar memperlihatkan bagaimana akhlak Islam diterapkan dalam strategi pertahanan dan peperangan.

Film ini menyoroti keberanian, strategi pertahanan Libya melawan pasukan modern Italia yang dilengkapi senjata canggih, hingga momen tragis penangkapan dan eksekusi Omar Mukhtar.

Bagi penonton di Indonesia, film ini memberikan inspirasi mengenai arti sebuah kedaulatan dan prinsip yang tidak goyah meski di bawah tekanan kolonialisme.

4. Omar (2012)

Berbeda dengan tiga rekomendasi sebelumnya yang merupakan film layar lebar, Omar adalah sebuah serial mini televisi Arab yang memiliki kualitas produksi setara film bioskop. Serial ini disutradarai oleh Hatem Ali dan diproduksi serta disiarkan oleh MBC1.

Keunggulan utama dari serial Omar adalah tingkat akurasinya yang sangat tinggi. Serial ini berdasarkan seperti 98% kehidupan Umar bin Khattab, khalifah kedua yang dikenal dengan julukan Al-Faruq (pembeda antara yang hak dan batil). Karakter Omar diperankan dengan sangat apik oleh aktor Assad Khalifa.

Serial ini menjadi fenomena saat pertama kali dirilis dan telah disiarkan secara luas di berbagai negara, mulai dari MBC1, Qatar TV di Qatar, ATV di Turki, hingga masuk ke layar kaca Indonesia melalui stasiun televisi MNCTV, GTV, dan iNews.

Menonton serial ini selama Ramadan akan memberikan gambaran yang sangat mendetail mengenai kepemimpinan, keadilan, dan ketegasan Umar bin Khattab dalam membangun fondasi peradaban Islam yang kuat.

Load More