Entertainment / Film
Kamis, 26 Februari 2026 | 20:00 WIB
Review Film Lift. (Instagram/trois.films)

Industri perfilman Indonesia baru saja kedatangan sebuah karya thriller psikologis unik bertajuk Lift

Di bawah arahan Randy Chans, film Lift mencoba keluar dari zona nyaman pasar lokal yang biasanya didominasi oleh horor supranatural. 

Tanpa kehadiran sosok hantu maupun pembunuh berantai, Lift mencoba mengeksplorasi ketakutan manusia di ruang sempit yang terisolasi dan suara misterius dari balik interkom.

Sayangnya premis apik dan akting Shareefa Daanish yang memukau disebut terbentur dengan naskah yang kurang menggigit membuat film Lift menuai kritik.

Padahal film Lift meraih dua penghargaan dalam ajang The North Film Festival, Barcelona 2026 untuk kategori Best Cinematography Feature dan Best Audience Award.

Nah, biar nggak makin penasaran simak ulasan lengkap review film Lift berikut ini.

1. Sinopsis dan Plot Utama

Review Film Lift.

Cerita bermula enam tahun setelah sebuah insiden tragis yang merenggut nyawa Gabriel, Direktur Utama PT Jamsa Land. 

Kini, perusahaan tersebut kembali dilanda teror saat Hansen (Verdi Solaiman), sang direktur baru, menghilang secara misterius. 

Baca Juga: Sinopsis Getih Ireng, Baru Menyusul Puncaki Daftar Terpopuler Netflix Hari Ini

Di tengah situasi yang kacau, Linda (Ismi Melinda), staf humas perusahaan, terjebak di dalam lift yang macet bersama seorang mantan jurnalis yang kini menjadi podcaster, Anton (Max Metino).

Ketegangan dimulai ketika suara asing lewat interkom mendikte gerakan mereka. 

Situasi kian genting saat Linda menyadari bahwa anaknya, Jonathan, disandera oleh sang peneror. 

Di luar lift, Doris (Shareefa Daanish), istri Hansen, turut terseret ke dalam pusaran masalah setelah menerima pesan misterius yang memaksanya datang ke kantor di tengah malam.

2. Naskah Ambisius Tapi Kehilangan Fokus

Review Film Lift.

Meski mengusung konsep one location thriller yang menjanjikan ketegangan intens seperti film Phone Booth, Lift justru terjebak dalam naskah yang terlalu rumit. 

Load More