Suara.com - Mantan pesinetron Aji Yusman kembali membuka donasi. Kali ini, donasi dibuka untuk biaya pengobatan anak bungsunya yang lahir prematur.
Anak bungsu Aji Yusman didiagnosa dokter terjangkit virus di pencernaannya. Hal itu membuat perut sang anak membengkak dan sakit luar biasa.
"Ada kelainan di pencernaan, jadi ada bakteri di perut, perlahan dipegang keras perutnya, lama-lama (perut) membesar," kata Aji Yusman dalam tayangan Rumpi TransTV, Selasa (5/3/2023).
"Jadi dari setengah 2 pagi sampai setengah 8 itu biasanya kayak menahan sakit, rewel," ujarnya lagi.
Aji Yusman tak menyangkal kondisi finansialnya belum stabil setelah sempat membuka donasi untuk anaknya yang meninggal di kandungan sang istri beberapa waktu lalu. Akhirnya, ia pun membuka donasi lagi untuk demi pengobatan si bungsu.
Namun, niatnya membuka donasi bukan karena ia menganggur. Hanya saja, biaya rumah sakit cukup tinggi, sehingga tabungannya tidak cukup.
"Jangan tolak ukurnya (buka donasi) kalau aku belum syuting, karena ada kerjaan lain yang aku nggak syuting, tapi memang dananya keburu habis," kata Aji Yusman.
Sayanangy, Aji Yusman dihujat netizen imbas kembali buka donasi. Alih-alih sakit hati, dia memilih menutup mata dan telinga karena yang terpenting anaknya bisa diobati.
"Banyak yang bilang, 'enak ya sakit tinggal open donasi', kalau boleh bicara, ayo kita tukar posisi, tiap open donasi efeknya ke saya tuh lebih banyak, direndahkan, dikucilkan tapi yang penting anak sembuh," ujarnya.
Sebagai informasi, sebelumnya Aji Yusman viral karena tak bisa menyelamatkan anaknya yang meninggal dalam kandungan sang istri. Hal tersebut terjadi karena dia tak punya biaya.
Diundang ke berbagai podcast dan acara televisi karena kisahnya, ia pun dituding menjual kesedihan. Aji Yusman dinilai sombong karena tak berusaha membuat fasilitas kesehatan BPJS dari pemerintah.
Berita Terkait
Terpopuler
- Guru Besar UII: Publik Tak Cukup Tuntut Maaf, Layak Layangkan Mosi Tidak Percaya pada Prabowo
- Sayembara Rp10 Juta Dedi Mulyadi Dikritik UGM, Dinilai Cermin Gagalnya Negara Jamin Keamanan
- Tak Terima Disita, Pemilik Emas dan Uang Sitaan Kejagung di Kasus Febrie Bakal Ajukan Praperadilan
- Serum Viva untuk Flek Hitam Warna Apa? Ini 2 Varian Terbaiknya
- 5 Rekomendasi Parfum Aroma Vanilla di Alfamart, Wangi Mewah Tahan Lama untuk Harian
Pilihan
-
Bayi 'Putri Duyung' Lahir di OKI, Apa Itu Sirenomelia yang Membuat Kakinya Menyatu?
-
Bukan Sekadar Urusan Nasi Uduk di Matraman, 'Waspada Skenario Kerusuhan Agustus 2026'
-
Penjaga Rumah Febrie Adriansyah Ditemukan Tewas, Mulut dan Hidung Berbusa
-
Febrie Adriansyah Resmi Ditahan Kejagung, Teriak Kriminalisasi Saat Digiring ke Mobil Tahanan
-
Takut Lumpuh, Hotman Paris Pilih Mundur Jadi Pengacara Febrie Usai Pijit di Bojong Gede Tak Mempan
Terkini
-
Bank Sumsel Babel Perkuat Pembiayaan UMKM, Dukung Target 100.000 Sultan Muda Sumsel
-
Intimidasi Satpam MRT Usai Terobos Lampu Merah, 3 Polisi Arogan Polda Jabar Di Patsus 21 Hari
-
Polres Tangsel Buka-bukaan Soal Kasat Narkoba dan 6 Anggotanya Diringkus Bareskrim Polri
-
Cegah Ledakan Sampah Saat Kemarau, DLH dan Damkar Tangsel Kolaborasi Semprot TPA Cipeucang
-
Hattrick Mewah Mitchell Baker Bawa Indonesia Bantai Kamboja 5-1 di Piala AFF 2026
-
Pendaki Gunung Dempo yang Bikin Geger karena Senapan Angin Berhasil Dievakuasi
-
Hasil Akhir: Awal Sempurna Piala AFF 2026, Timnas Indonesia Gasak Kamboja 5-1
-
Akademisi Binus: Dugaan Korupsi Eks Jampidsus Bernilai Besar, Penanganannya Tak Boleh Istimewa
-
Tren Belanja Parfum Berubah, Pengalaman Mencoba Aroma Kini Jadi Daya Tarik
-
Bukan Sekadar Cantik, Makeup Kini Dituntut Praktis dan Nyaman Dipakai Seharian