Suara.com - Iskandar Sitorus, Sekretaris DPP Indonesia Audit Watch sempat mengungkapkan ada 3 artis inisial A, S dan C yang terlibat dalam kasus korupsi timah suami Sandra Dewi, Harvey Moeis.
Iskandar Sitorus mengatakan artis inisial A yang diduga terlibat dalam kasus suami Sandra Dewi ini dulunya bagian dari keluarga yang cukup berpengaruh di Indonesia, tetapi sekarang sudah tidak.
"Kalau A ini perempuan, dulunya bagian dari keluarga berpengaruh," kata Iskandar Sitorus yang mengungkap keterlibatan artis dalam kasus korupsi timah Harvey Moeis, suami Sandra Dewi dalam Youtube Uya Kuya TV, Selasa (16/4/2024).
Namun, Iskandar Sitorus tidak bisa memastikan artis inisial A ini tak lagi menjadi bagian keluarga yang berpengaruh karena bercerai dengan suaminya atau lainnya.
"Jadi, sekarang dia bukan bagian dari keluarga berpengaruh itu? sudah cerai?" tanya Uya Kuya.
"Iya sudah tidak, tapi saya tidak tahu cerai atau tidak," ujar Iskandar.
Iskandar juga beranggapan artis A ini mungkin tidak terlibat secara masif dalam kasus korupsi timah Harvey Moeis yang merugikan negara sampai Rp 271 triliun.
BACA JUGA: Sandra Dewi Punya Penthouse di The Pakubuwono, Fasilitasnya Mewah Bak Hotel Bintang 5
Baca Juga: Sandra Dewi Punya Penthouse di The Pakubuwono, Fasilitasnya Mewah Bak Hotel Bintang 5
Sebab, Iskandar Sitorus menduga perempuan itu tak tahu asal kekaayaan yang dimiliki oleh suami beserta keluarganya.
"Mungkin dia tidak menyadari yang didapatkan dari keluarga itu atau suaminya. Mungkin juga dia tidak berlebih, layaknya seperti si SD," jelasnya.
Meski begitu, sekarang ini kekayaan yang dimiliki perempuan itu sudah di atas rata-rata. Bahkan, rumah tinggalnya pun sudah seluas lapangan bola.
"Kalau dihitung hari ini, di atas rata-rata kemampuannya. Karena tempat tinggalnya sudah sebesar lapangan bola kali ya," ujar Iskandar.
Sayangnya, Iskandar Sitorus tak tahu pasti artis inisial A ini masih aktif di dunia hiburan atau tidak.
Iskandar juga hanya terdiam ketika ditanya artis inisial A ini seorang penyanyi atau host. Ia hanya mengatakan perempuan tersebut adalah pesinetron.
Berita Terkait
-
Pilih Karier Ketimbang Sekolah, Lolly Mau Bikin Nikita Mirzani Bangga
-
Curhat Panjang, Lolly Minta Nikita Mirzani Setop Drama: Aku Capek, Mau Hidup Tenang
-
Terima Dampak Negatif dari Permusuhan, Lolly Masih Berusaha Baikan Lagi dengan Nikita Mirzani
-
Sandra Dewi Punya Penthouse di The Pakubuwono, Fasilitasnya Mewah Bak Hotel Bintang 5
-
Namanya Terseret Kasus Korupsi Rp 271 Triliun Harvey Moeis Cs, Ayu Dewi Berdoa Minta Dijauhkan dari Fitnah
Terpopuler
- Mengenal Lisda Cancer, Perwira Tinggi Polri yang Pensiun Tak Lama Usai Jadi Brigjen
- Skenario Timnas Indonesia Jika Imbang atau Kalah dari Vietnam di Piala AFF 2026
- Sunscreen Apa yang Bagus untuk Menghilangkan Flek Hitam di Wajah? Ini 3 Rekomendasi sesuai Review
- Fortuna Sittard Ogah Jual Justin Hubner ke Klub Super League
- 4 Shio Beruntung Hari Ini 4 Agustus 2026: Macan hingga Babi Berpeluang Dapat Kabar Baik
Pilihan
-
Pagar Besi di Mal-mal, Benarkah untuk Antisipasi Plot Kerusuhan Agustus?
-
Desa Kecil, Mimpi Mendunia: Ketika Kolaborasi Mengubah Wajah Kemiren
-
Kejagung Geledah Rumah Eks Jampidsus Febrie yang Pernah Dijaga TNI
-
Kematian Sutrimo dan Rangkaian Kejanggalan yang Muncul dari Kampung Halaman
-
Pengintai Misterius dan CCTV Mendadak, Kejanggalan di Rumah Sutrimo
Terkini
-
Mosi Tidak Percaya! Jajaran Wakasek dan Guru SMPN di Subang Mundur Massal
-
Lolos ke Final Usai Singkirkan Persija, Lucho Keluhkan Lapangan Dipta yang Keras dan Kering
-
Singkirkan Arema FC, Persebaya Tantang Persib di Final Piala Presiden 2026
-
Apa Itu Registration Ban FIFA? Ini Penyebab Klub Sriwijaya FC Bisa Dilarang Daftar Pemain
-
Jejak Kasus Haji Halim Ali, Dari Pengusaha Besar hingga Ahli Waris Kembalikan Rp127 Miliar
-
Modus Penimbun Pertalite Terbongkar, Isi BBM Berulang Pakai Barcode Berbeda di SPBU
-
Geger Temuan Mayat Mutilasi dalam Karung Beras di Pancoran Mas Depok
-
Jelang HUT ke-81 RI, Masjid Indonesia Pertama di Kanada Barat Resmi Berdiri
-
Diduga Bawa Kabur Kamera Rp200 Juta, DJ Wanita dan Suaminya Dipolisikan di Bogor
-
5 Perubahan Contact Center di Era Generative AI, Tak Lagi Sekadar Layanan Pengaduan