Suara.com - Duka menyelimuti dunia sastra Indonesia, sang Penyair, Joko Pinurbo baru saja kembali ke pangkuan Sang Maha Pencipta.
Joko Pinurbo meninggal dunia di Rumah Sakit Panti Rapih, Yogyakarta pada Sabtu (27/4/2024). Jenazah kemudian disemayamkan di PUKY Sonosewu dan akan dimakamkan keesokan harinya, Minggu (28/4/2024).
Kabar Joko Pinurbo meninggal dunia juga disampaikan pengamat musik, Adib Hidayat melalui cuitan di Twitter. Tak banyak kata yang diucap atas duka mendalam yang dirasakan.
"Berduka cita atas wafatnya penyair Joko Pinurbo," demikian cuitan Adib Hidayat.
BACA JUGA: Reaksi Fuji Diramal Hard Gumay Bakal Menikah dengan Mayor Teddy
BACA JUGA: 8 Potret Masjid Ivan Gunawan di Uganda, Diresmikan Setelah 2 Tahun Dibangun
Selain Adib Hidayat sejumlah orang yang menyayangi Joko Pinurbo pun mengucapkan salam perpisahan. Salah satunya hadir dari Goenawan Mohamad.
"Tuhan yang merdu, terimalah kicau burung dalam kepalaku” // Djoko Pinurbo, penyair utama kita, meninggal pagi ini di Yogya dalam usia 62," kata Goenawan Mohamad.
"Puisinya yang tenang dan sederhana, tak mudah dilupakan. RIP," imbuh penyair sekaligus pendiri majalah Tempo ini.
Baca Juga: Keseimbangan Antara Naluri Alamiah dan Nilai Ketuhanan dalam Antologi Puisi 'Penyair Jalang'
Sebagai informasi, Joko Pinurbo yang juga dikenal dengan nama Jokpin merupakan penyair ternama di Indonesia.
Atas pencapaiannya, Jokpin telah memperoleh berbagai penghargaan: Penghargaan Buku Puisi Dewan Kesenian Jakarta (2001), Sih Award (2001), Hadiah Sastra Lontar (2001), Tokoh Sastra Pilihan Tempo (2001, 2012), Penghargaan Sastra Badan Bahasa (2002, 2014), Kusala Sastra Khatulistiwa (2005, 2015), dan South East Asian (SEA) Write Award (2014).
Salah satu tulisan yang banyak dikutip orang-orang, hadir dari karya Joko Pinurbo di buku kumpulan puisi “Perjamuan Khong Guan” (2020)
Tuhan, ponsel saya rusak dibanting gempa.
Nomor-nomor kontak saya hilang semua.
Satu-satunya yang tersisa ialah nomorMu.
Berita Terkait
-
Keseimbangan Antara Naluri Alamiah dan Nilai Ketuhanan dalam Antologi Puisi 'Penyair Jalang'
-
Memaknai Manis dan Pahitnya Hidup dari Buku Puisi 'Surat Kopi'
-
Ulasan Kumpulan Puisi 'Buku Latihan Tidur', Karya Joko Pinurbo
-
Ulasan Buku Perjamuan Khong Guan, Sindiran Satir dari Toples Biskuit Kaleng
-
Review Buku 'Bertarung dalam Sarung', Manusia Belang dan Kematian Penyair
Terpopuler
- Intip Kekayaan Ida Hamidah, Pimpinan Samsat Soetta yang Dicopot Dedi Mulyadi gara-gara Pajak
- Dicopot Dedi Mulyadi Gegara KTP, Segini Fantastisnya Gaji Kepala Samsat Soekarno-Hatta!
- 6 HP Snapdragon Paling Murah RAM 8 GB untuk Investasi Gadget Jangka Panjang
- HP Xiaomi yang Bagus Tipe Apa? Ini 7 Rekomendasinya di 2026
- Sabun Cuci Muka Apa yang Bagus untuk Atasi Kulit Kusam? Ini 5 Pilihan agar Wajah Cerah
Pilihan
-
Balas Rhoma Irama, LMKN Jelaskan Akar Masalah Royalti Musik Dangdut Jadi Rp25 Juta
-
Buat Kaum dengan Upah Pas-pasan, Nabung dan Investasi Adalah Kemewahan
-
Resmi! Liliek Prisbawono Jadi Hakim MK Gantikan Anwar Usman
-
Apartemen Bassura Jadi Markas Vape Narkoba, Wanita Berinisial E Diciduk Bersama Ribuan Barang Bukti!
-
Mendadak Jakarta Blackout Massal: Sempat Dikira Peringatan Hari Bumi, MRT Terganggu
Terkini
-
Sinopsis The House of the Spirits, Kisah 3 Wanita Tangguh di Keluarga Patriarki
-
Publik Bosan Dengar Klarifikasi Rizky Billar Dituding Pria 'Mokondo' sampai Pamer Honor Sinetron
-
Review Tiba-Tiba Setan: Ratu Felisha Kayaknya Wajib Main Film Komedi Lagi
-
Teuku Rassya Jalani Peusijuek Jelang Nikah, Tamara Bleszynski Tak Terlihat Hadir
-
Reuni di Film Tiba-Tiba Setan, Oki Rengga Ungkap Jasa Besar Lolox di Industri Hiburan
-
Steven Wongso Samakan Penjual Martabak dengan Pengedar Narkoba, Nicky Tirta Emosi
-
Bikin Nostalgia! Konser Tribute Daft Punk Terbesar Siap Guncang Jakarta Akhir April
-
Eric Morotti Drummer Suffocation Cabut dari Band, Capek Kerja Bareng Pecandu Narkoba
-
Reaksi Aisha Saat Tahu Punya Kakak Ressa, Denada Siapkan Pertemuan di Singapura
-
Siswi Korban Bully Diminta Uang Damai Rp200 Juta, Orangtua Pelaku Diduga Anggota DPRD Bekasi