Entertainment / Gosip
Kamis, 28 Mei 2026 | 14:09 WIB
Ilustrasi Sound Horeg [AI Imagen 4]
Baca 10 detik
  • Getaran suara ekstrem dari sound horeg saat malam takbir Idul Adha 2026 menyebabkan kerusakan fisik bangunan di Jepara.
  • Dampak getaran tersebut mengakibatkan plafon rumah warga ambruk serta kaca jendela pecah berserakan di lokasi kejadian.
  • Peristiwa yang viral di media sosial ini memicu tuntutan masyarakat agar pemerintah menegakkan aturan terhadap penggunaan sound horeg.

Suara.com - Momen perayaan Idul Adha 2026 yang seharusnya berlangsung penuh suka cita justru diwarnai insiden yang merugikan warga.

Kali ini, fenomena sound horeg kembali menjadi sorotan setelah diduga menyebabkan kerusakan pada rumah warga di Jepara.

Peristiwa tersebut viral di media sosial usai sejumlah video memperlihatkan kondisi rumah yang rusak akibat getaran keras dari sound system berukuran besar yang digunakan saat takbir keliling.

Dalam video yang diunggah akun Lambe Turah, terlihat suasana malam takbiran diwarnai dentuman suara keras dari sound horeg yang dibawa berkeliling.

Bukannya hanya menghadirkan hiburan, suara dan getaran yang dihasilkan justru berdampak buruk bagi warga sekitar. Salah satu rumah dilaporkan mengalami kerusakan cukup parah setelah dilewati rombongan takbir keliling tersebut.

Beberapa rekaman video memperlihatkan kondisi plafon bagian depan rumah warga yang ambruk akibat getaran kuat. Tidak hanya itu, kaca jendela rumah juga terlihat pecah berserakan di lantai.

Reruntuhan material bangunan tampak memenuhi bagian depan rumah hingga membuat suasana terlihat memprihatinkan. Warga yang merekam kejadian tersebut terdengar panik sekaligus kesal melihat kerusakan yang terjadi.

“Rusak kabeh,” ujar seseorang dalam video yang beredar sambil memperlihatkan kondisi rumah yang hancur di beberapa bagian. 

Fenomena sound horeg memang belakangan sering menuai kontroversi di berbagai daerah. Penggunaan sound system dengan volume ekstrem dianggap mengganggu kenyamanan warga, bahkan dinilai membahayakan lingkungan sekitar.

Baca Juga: Reizuka Ari Viral Usai Promosi Minum Banyak Suplemen, Gaji Rp500 Juta Sebulan dari Affiliate Disorot

Namun, kejadian di Jepara ini menjadi salah satu contoh yang paling disorot karena dampaknya sampai menyebabkan kerusakan fisik pada bangunan rumah warga.

Tak butuh waktu lama, video tersebut langsung ramai diperbincangkan netizen di media sosial. Banyak warganet meluapkan amarah dan kekesalannya terhadap penggunaan sound horeg yang dianggap sudah kelewat batas.

“Suruh ganti rugi kira-kira mau gak mereka? Apa pura-pura budeg,” tulis salah satu netizen di kolom komentar.

“Sampai sekarang masih menjadi pertanyaan apa yang bisa dinikmati dari sound horeg,” tulis pengguna lainnya.

“Malam takbir malah pada jogetan, naudzubillah miris. Minta pertanggungjawaban rumah sampai puluhan juta rugi. Sound horeg udah dilarang, aku di Jepara malu,” tulis netizen lainnya dengan nada kecewa.

Peristiwa ini kembali memunculkan perdebatan soal penggunaan sound horeg dalam berbagai acara masyarakat. Banyak warga berharap ada aturan yang lebih tegas agar kejadian serupa tidak terulang kembali.

Selain mengganggu kenyamanan, penggunaan sound dengan volume ekstrem dinilai bisa membahayakan keselamatan dan merugikan masyarakat sekitar. 

Load More