Suara.com - Nikita Mirzani mengatakan bahwa mantan pacarnya, RI, diduga telah melakukan kekerasan secara fisik dan mental selama 6 bulan menjalin hubungan asmara.
Terkait hal itu, akhirnya Nikita Mirzani menjabarkan kronologi dugaan kekerasan fisik yang diduga dilakukan RI.
Perempuan yang sudah menikah 4 kali itu mengungkapkan bahwa insiden dimulai ketika ia mengakhiri hubungannya dengan RI.
"Tanggal 8 Februari gue digebukin sama dia, di Senopati. Sebabnya itu dia gue putusin di jam setengah 7 malem. Habis gue putusin, gua di-block semua nomor," tuturnya dalam siaran langsung Minggu (28/4/2024).
BACA JUGA: Diminta Balikan, Nikita Mirzani Malah Bongkar Diduga Aib Rizky Irmansyah Soal Gonta-ganti Cewek
BACA JUGA: Sebut Rizky Irmansyah Punya Sifat Arogan, Nikita Mirzani Khawatirkan Nasib Prabowo Subianto
Kemudian pada jam 10 malam, Nikita Mirzani mendapat video call kakak RI. Diperlihatkan bahwa mantan pacarnya sedang mabuk berat.
"Mabuk parah banget. Teriak-teriak di tempat usahanya teman gua. Wah, teriak dia, teriak nama gua, sambil mabuk, 'Aku benci Nikita Mirzani, aku benci dia!'" lanjutnya.
Nikita Mirzani pun meminta Irma membawa pulang adiknya. Tetapi kondisi semakin runyam, sehingga ia harus menjemput mantan pacarnya agar pulang.
Saat Nikita Mirzani tiba, RI masih berteriak-teriak di sofa seorang diri. Sementara Irma dan suaminya, Adnan, berada di bar.
Perempuan 38 tahun itu pun langsung menghampiri Rizky Irmansyah dan duduk di sebelahnya, tetapi di kursi berbeda.
"Dia lihat muka gue, gue langsung ditarik (kerah baju). Bajunya bunyi tuh, 'krek'. Robek say, baju Victoria Beckham gue," imbuhnya.
RI mendekatkan wajah Nikita Mirzani. Selesai berbicara, ia melepaskan genggamannya dan langsung berganti menjambak rambut dan memukulkan kepala Nikita Mirzani ke sandaran sofa.
"Langsung gua dijedotin ke sofa. Duag, duag. Penyiksaan itu terjadi hampir 30 menit. Tahu lu? Dan gua tidak melawan sama sekali. Gua cuma nangis, gemetar," tegasnya.
Irma sempat menarik tangan RI agar melepaskan jambakannya, tetapi nihil. Sementara Nikita Mirzani hanya dapat menangis dengan badan gemetaran.
Berita Terkait
-
Diminta Balikan, Nikita Mirzani Malah Bongkar Diduga Aib Rizky Irmansyah Soal Gonta-ganti Cewek
-
Sebut Rizky Irmansyah Punya Sifat Arogan, Nikita Mirzani Khawatirkan Nasib Prabowo Subianto
-
Enggan Ladeni Awak Media soal Polemik Fuji, Marissya Icha Dikritik Kelewat Arogan
-
Beda dari Anang, Denny Sumargo Tak Nyinyiri Tamu Podcast soal Nikah Muda
-
Sindir Rizky Irmansyah Lebih Pilih LC, Statmen Nikita Mirzani Tak Ada Istilah Selingkuh dalam Pacaran Kembali Viral
Terpopuler
- Mengenal Lisda Cancer, Perwira Tinggi Polri yang Pensiun Tak Lama Usai Jadi Brigjen
- Skenario Timnas Indonesia Jika Imbang atau Kalah dari Vietnam di Piala AFF 2026
- Sunscreen Apa yang Bagus untuk Menghilangkan Flek Hitam di Wajah? Ini 3 Rekomendasi sesuai Review
- Fortuna Sittard Ogah Jual Justin Hubner ke Klub Super League
- 4 Shio Beruntung Hari Ini 4 Agustus 2026: Macan hingga Babi Berpeluang Dapat Kabar Baik
Pilihan
-
Pagar Besi di Mal-mal, Benarkah untuk Antisipasi Plot Kerusuhan Agustus?
-
Desa Kecil, Mimpi Mendunia: Ketika Kolaborasi Mengubah Wajah Kemiren
-
Kejagung Geledah Rumah Eks Jampidsus Febrie yang Pernah Dijaga TNI
-
Kematian Sutrimo dan Rangkaian Kejanggalan yang Muncul dari Kampung Halaman
-
Pengintai Misterius dan CCTV Mendadak, Kejanggalan di Rumah Sutrimo
Terkini
-
Mosi Tidak Percaya! Jajaran Wakasek dan Guru SMPN di Subang Mundur Massal
-
Lolos ke Final Usai Singkirkan Persija, Lucho Keluhkan Lapangan Dipta yang Keras dan Kering
-
Singkirkan Arema FC, Persebaya Tantang Persib di Final Piala Presiden 2026
-
Apa Itu Registration Ban FIFA? Ini Penyebab Klub Sriwijaya FC Bisa Dilarang Daftar Pemain
-
Jejak Kasus Haji Halim Ali, Dari Pengusaha Besar hingga Ahli Waris Kembalikan Rp127 Miliar
-
Modus Penimbun Pertalite Terbongkar, Isi BBM Berulang Pakai Barcode Berbeda di SPBU
-
Geger Temuan Mayat Mutilasi dalam Karung Beras di Pancoran Mas Depok
-
Jelang HUT ke-81 RI, Masjid Indonesia Pertama di Kanada Barat Resmi Berdiri
-
Diduga Bawa Kabur Kamera Rp200 Juta, DJ Wanita dan Suaminya Dipolisikan di Bogor
-
5 Perubahan Contact Center di Era Generative AI, Tak Lagi Sekadar Layanan Pengaduan