Suara.com - Sejak kasus pembunuhan Vina Cirebon 2016 lalu jadi sorotan kembali, sosok Linda sebagai sahabat korban yang sempat kesurupan setelah tragedi tersebut pun mulai dicari publik.
Publik berharap Linda sebagai sahabat bisa mengungkapkan ciri-ciri 3 pelaku dalam kasus pembunuhan Vina Cirebon yang masih menjadi buronan. Khususnya, Egi alias Pegi alias Perong yang diduga menjadi otak dalam kasus tersebut.
Setelah namanya ramai disebut publik, beredar chat dari sosok yang mengaku Linda buka suara terkait alasannya menghilang bertahun-tahun setelah kasus pembunuhan Vina Cirebon.
Orang diduga Linda tersebut mengaku sengaja menghilang selama 8 tahun dari media sosial karena nyawanya dalam kondisi terancam dan banyak yang menerornya di Facebook.
"Kak saya hilang 8 tahun karena nyawa saya terancam, saya diteror di Facebook. Dulu kan jamannya Facebook ya belum ada TikTok," ujar orang yang diduga Linda dalam sebuah pesan dilansir dari TikTok @nuansa.luna, Sabtu (18/5/2024).
BACA JUGA: Alasan Keluarga Mau Peristiwa Kematian Vina Dijadikan Film, Bukan Karena Uang
BACA JUGA: Pelaku Kasus Pembunuhan Vina Cirebon Ngaku Jadi Korban Salah Tangkap dan Tak Kenal Egi
Kala itu, orang diduga Linda ini juga mengatakan dirinya sampai diungsikan ke luar pula selama 2 tahun untuk melindungi diri sendiri dan berani pulang setelah kasus pembunuhan Vina Cirebon mereda.
Selama 2 tahun itu, orang mengaku Linda ini takut pulang karena salah satu pelaku adalah tetangganya dan dirinya pun turut menjadi inceran anak geng motor.
"Saya sampai diungsikan ke luar pulau sama keluarga saya kak selama 2 tahun. Setelah kasus tenggelam baru saya berani pulang. Geng motor Cirebon itu membabi buta kak," ujarnya.
Orang diduga Linda ini juga mengaku hanya mengenal Vina selama 1 tahun dan hubungan mereka tidak sedekat yang digambarkan dalam film "Vina: Sebelum 7 Hari".
Meski begitu, orang diduga Linda ini mengatakan tetap berusaha datang ke pemakaman Vina tetapi tak pernah sampai rumah, karena selalu kesurupan selama 3 hari.
"Kalau orang nanya kenapa Linda nggak datang ke pemakaman atau ke rumah Vina. Jawabannya saya datang cuman baru sampai gang saya kerasukan. Jadi, dibawa pulang pacar saya, pas itu sampai kerasukan selama 3 hari," ujarnya.
Awalnya, orang diduga Linda itu mengatakan keluarga sempat enggan memberi tahu kondisinya kepada keluarga Vina. Namun, keluarga Linda akhirnya berubah pikiran dan memberi tahu penyebab kematian Vina ketika Linda kesurupan.
"Mamah dan om saya pikir udah lah bantu aja kasihan juga keluarga Vina dan si Vina ini nggak pergi-pergi dari baddan aku sebelum ketemu orangtuanya. Akhirnya ditelepon dan datanglah tuh kakaknya, eh direkam suara saya," jelasnya.
Kala itu, Linda pun tak tahu keluarga Vina merekam suaranya ketika kerasukan yang akhirnya jadi viral, padahal seharunya hanya menjadi bukti di pengadilan.
Karena itu, Linda mengaku dirinya pun termasuk korban yang tidak sampai ikut dibunuh, karena sebenarnya sering diintimidasi usai membongkar kasus pembunuhan Vina Cirebon tersebut.
Berita Terkait
-
Ruben Onsu Dilarikan ke Rumah Sakit, Sarwendah Kirim Pesan Ini ke Betrand Peto
-
Pelaku Kasus Pembunuhan Vina Cirebon Ngaku Jadi Korban Salah Tangkap dan Tak Kenal Egi
-
Detik-detik Ruben Onsu Dilarikan ke Rumah Sakit, Tubuhnya Dipenuhi Alat Medis
-
Beda dari Ria Ricis, Begini Reaksi Kakak Ipar Mahalini Lihat Suami Mesra dengan Adik Kandung
-
Bongkar Kejanggalan Kasus Vina Cirebon, Hotman Paris: Kok Orangtuanya Enggak Diperiksa?
Terpopuler
- Putusan MK soal Kuota Internet Hangus Ubah Peta Bisnis Operator, Pakar: Paket Data Bakal Berubah
- Melayat ke Yogya, Susi Pudjiastuti Kenang Sosok Nasirun
- Fortuna Sittard Ogah Jual Justin Hubner ke Klub Super League
- Kado Kemerdekaan: Pemutihan Pajak Kendaraan di Agustus 2026, Buruh dan Ojol Dapat Diskon Khusus
- Prabowo Singgung Nuklir Iran, Badan Atom Internasional Ungkap Faktanya
Pilihan
-
Desa Kecil, Mimpi Mendunia: Ketika Kolaborasi Mengubah Wajah Kemiren
-
Kejagung Geledah Rumah Eks Jampidsus Febrie yang Pernah Dijaga TNI
-
Kematian Sutrimo dan Rangkaian Kejanggalan yang Muncul dari Kampung Halaman
-
Pengintai Misterius dan CCTV Mendadak, Kejanggalan di Rumah Sutrimo
-
Banyak Air Galon Isi Ulang di Bangka Barat Belum Diuji, Amankah Dikonsumsi Setiap Hari?
Terkini
-
Dipukul Balok Kayu, Wanita di Palembang Gagalkan Aksi Begal hingga Pelaku Ditangkap
-
Dua Kata Tijjani Reijnders Usai Timnas Indonesia Dibantai Vietnam 0-3
-
Ingin Rumah Terasa Lebih Elegan? Tren Interior Kini Mengandalkan Permainan Cahaya dari Keramik
-
Haykal Ungkap Hal yang Bikin Tak Nyaman di Palembang, Pengemis hingga Sungai Jadi Sorotan
-
Kreativitas Generasi Muda Indonesia Berbuah Manis, Ribuan Pelajar Sukses Bangun Bisnis
-
Klasemen Piala AFF 2026 Usai Timnas Indonesia Digebuk Vietnam: Wajib Menang di Singapura
-
Mengapa Direktur Bus ALS Jadi Tersangka? Polisi Periksa 50 Saksi sebelum Naikkan Kasus ke Penyidikan
-
Polda Metro Jaya Siap Ladeni 'Serangan' Praperadilan Keempat Roy Suryo
-
Ada Anomali dalam Kebakaran BYD Seal di Cikampek, Investigasi Masih Berlangsung
-
30 Juta Cowok di China Jomblo, Mak Comblang Jadi Ladang Bisnis Cuan